Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

‘Kenapa Saya?’ Ini Curhat Isack Hadjar Usai Resmi Jadi Rekan Max Verstappen di Red Bull F1

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 5 Februari 2026 | 17:15 WIB
Isack Hadjar ungkap ibunya tahu promosi ke Red Bull lebih dulu.
Isack Hadjar ungkap ibunya tahu promosi ke Red Bull lebih dulu.

RADARBANYUWANGI.ID - Pembalap muda Prancis, Isack Hadjar, mengungkap kisah unik di balik promosi besarnya ke tim Red Bull Racing untuk musim Formula 1 tahun 2026.

Menariknya, kabar tersebut justru lebih dulu diketahui oleh sang ibu sebelum Hadjar sendiri menerima konfirmasi resmi dari tim.

Setelah menjalani musim debut bersama Racing Bulls, Red Bull mengumumkan menjelang seri penutup Formula 1 2025 di Abu Dhabi bahwa Hadjar akan naik kelas ke tim utama pada 2026.

Ia akan menggantikan Yuki Tsunoda dan menjadi rekan setim Max Verstappen.

Dalam podcast Talking Bull milik Red Bull, Hadjar menceritakan momen saat ia pertama kali mengetahui kabar tersebut.

Ia mengaku langsung menelepon ibunya, namun terkejut karena sang ibu ternyata sudah mengetahui informasi tersebut lebih dulu.

Menurut Hadjar, ibunya menerima panggilan telepon dari pihak Red Bull sebelum dirinya dihubungi.

Hal ini terjadi karena sang ibu juga berperan sebagai manajernya, sehingga memiliki akses informasi yang lebih cepat.

Hadjar pun mengonfirmasi bahwa ibunya sebenarnya berharap ia mendengar kabar tersebut langsung dari tim terlebih dahulu.

Meski promosi itu telah ia ketahui sejak beberapa waktu lalu, pembalap berusia 21 tahun tersebut mengakui masih kerap merasa tidak percaya.

Ia mengenang perjalanan panjang dari dunia gokart hingga kini berada di salah satu tim paling prestisius di Formula 1.

Hadjar menilai bahwa meskipun kemampuan adalah syarat utama, keberhasilan di dunia balap tidak hanya ditentukan oleh bakat semata.

Ia menyebut keberuntungan dan keselarasan berbagai faktor juga berperan besar dalam membuka jalan menuju tim papan atas seperti Red Bull.

Selain itu, Hadjar turut menyinggung hasil akhirnya di klasemen pembalap musim 2025, di mana ia finis di posisi ke-12.

Meski sempat merasa kecewa, ia menyadari bahwa posisi tersebut tidak memengaruhi masa depannya.

Ia menegaskan bahwa target utama untuk mendapatkan promosi telah tercapai.

Baik finis di posisi ketujuh maupun ke-12, hasil tersebut tidak akan mengubah musim 2026 maupun arah kariernya ke depan.

Dengan demikian, Hadjar mengaku dapat menerima hasil tersebut dengan lapang dada.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#formula 1 #isack hadjar #red bull #f1