Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Singkirkan Chelsea! Gol Kai Havertz Antar Arsenal ke Final Carabao Cup Pertama dalam Enam Tahun

Niklaas Andries • Rabu, 4 Februari 2026 | 07:01 WIB

FINAL: Arsenal melangkah ke Final Carabao Cup usai menundukkan Chelsea
FINAL: Arsenal melangkah ke Final Carabao Cup usai menundukkan Chelsea
RADARBANYUWANGI.ID - Arsenal akhirnya memastikan tempat di final Carabao Cup untuk pertama kalinya dalam enam tahun setelah menaklukkan Chelsea dengan skor tipis 1-0 pada leg kedua semifinal di Emirates Stadium, Rabu (4/2) dini hari.

Kemenangan ini membuat The Gunners melaju dengan keunggulan agregat 4-2. Pahlawan kemenangan Arsenal adalah Kai Havertz, mantan penyerang Chelsea, yang mencetak gol penentu pada masa tambahan babak kedua.

Havertz dengan tenang mengecoh kiper Robert Sanchez sebelum menceploskan bola ke gawang, sekaligus mengunci langkah Arsenal menuju Wembley Stadium bulan depan.

Chelsea sempat tampil disiplin dan mampu meredam agresivitas tuan rumah hampir sepanjang laga. Kekalahan pada leg pertama di Stamford Bridge membuat The Blues fokus bertahan dan berupaya mencuri gol penyeimbang agregat.

Namun, pasukan Liam Rosenior gagal menciptakan ancaman berarti dalam laga yang minim peluang bersih hingga gol telat Havertz memecah kebuntuan.

Musim ini kian terasa spesial bagi Arsenal. Di final Carabao Cup pada 22 Maret, tim asuhan Mikel Arteta akan menghadapi pemenang semifinal lain antara Manchester City dan Newcastle United, dengan City sementara unggul 2-0 jelang leg kedua.

Arsenal mengincar gelar Piala Liga Inggris ketiga mereka setelah sukses pada 1987 dan 1993. Klub London Utara itu juga tercatat enam kali menjadi runner-up, terakhir kali kalah dari Manchester City pada 2018.

The Gunners belum mengangkat trofi mayor sejak menjuarai Piala FA 2020, yang juga menjadi musim debut Arteta sebagai manajer. Namun, performa mereka musim ini terbilang luar biasa.

Arsenal memimpin klasemen Premier League dengan keunggulan enam poin dalam perburuan gelar liga pertama sejak 2004, serta finis sebagai pemuncak klasemen Liga Champions setelah delapan kemenangan beruntun.

Tak hanya itu, Arsenal juga telah melangkah ke putaran keempat Piala FA, menegaskan konsistensi mereka di semua kompetisi.

Berbeda dengan laga leg pertama yang sarat gol, duel penentuan di Emirates berlangsung lebih ketat. Rosenior menerapkan formasi lima bek untuk meredam ancaman Arsenal, strategi yang cukup efektif. Peluang terbaik babak pertama datang dari Piero Hincapié, yang memaksa Sánchez melakukan penyelamatan dari luar kotak penalti.

Arsenal yang dikenal tajam melalui situasi bola mati kali ini kesulitan mengembangkan permainan. Chelsea dengan cermat menempatkan tiga pemain di area depan setiap kali menghadapi sepak pojok, membuat The Gunners kehilangan keunggulan set-piece mereka.

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan meningkat. Chelsea memasukkan Cole Palmer dan Estevao demi mengejar gol penyeimbang, namun sejumlah percobaan dari jarak jauh Marc Cucurella dan Enzo Fernández belum membuahkan hasil.

Arsenal sempat menunjukkan tanda-tanda gugup, hingga Declan Rice terlihat meminta rekan setim, bahkan suporter, untuk tetap tenang. Peluang emas sempat hadir lewat sundulan Gabriel, tetapi masih mampu digagalkan Cucurella.

Chelsea terus menekan hingga menit-menit akhir, namun tak pernah benar-benar tampak mampu memaksakan perpanjangan waktu. Justru Arsenal yang memastikan kemenangan ketika Havertz memaksimalkan umpan Rice dengan penyelesaian dingin di penghujung laga.

Gol tersebut menegaskan bahwa musim gemilang Arsenal terus melaju, dengan satu kaki kini sudah menapaki panggung final di Wembley. (*)

Editor : Niklaas Andries
#arsenal #chelsea #final carabao cup