RADARBANYUWANGI.ID - Yamaha menunjukkan ambisi besar jelang MotoGP musim terbaru dengan menghadirkan mesin V4 generasi anyar.
Pabrikan asal Jepang itu secara terbuka menargetkan performa mesin V4 harus lebih kompetitif dibandingkan konfigurasi inline 4 yang mereka gunakan selama bertahun-tahun.
Langkah berani ini mulai diuji dalam sesi tes shakedown MotoGP di Sirkuit Sepang, Malaysia.
Tes shakedown merupakan sesi uji coba awal yang digelar sebelum tes resmi pramusim dimulai.
Sesi ini dimanfaatkan tim dan pebalap untuk beradaptasi dengan paket motor terbaru, termasuk mesin, sasis, dan karakter elektronik yang masih dalam tahap pengembangan.
Di garasi tim pabrikan Yamaha, Fabio Quartararo harus puas menutup sesi di posisi ketiga.
Juara dunia MotoGP 2021 itu mencatatkan waktu 1 menit 57,690 detik, tertinggal sekitar setengah detik dari pebalap tercepat.
Catatan ini menimbulkan sedikit ganjalan bagi Quartararo. Pasalnya, pada tes Sepang tahun lalu, ia mampu mencetak waktu lebih cepat di angka 1 menit 57,195 detik.
Perbedaan karakter mesin V4 yang signifikan dibandingkan inline 4 membuat Quartararo tampaknya masih membutuhkan waktu untuk menemukan “sihir” yang selama ini menjadi kekuatannya.
Kondisi serupa juga dialami Alex Rins.
Pebalap Spanyol itu terlihat masih fokus pada proses adaptasi dengan mencatatkan waktu terbaik 1 menit 58,180 detik.
Rins belum menunjukkan upaya maksimal, menandakan Yamaha masih memprioritaskan pemahaman karakter motor ketimbang mengejar waktu tercepat.
Perhatian juga tertuju pada debutan sensasional Yamaha, Toprak Razgatlioglu.
Pebalap berjuluk “El Turco” itu perlahan mulai memahami kerasnya persaingan kelas utama MotoGP.
Dengan waktu 1 menit 58,465 detik, Toprak menunjukkan progres yang menjanjikan meski masih dalam tahap awal adaptasi.
Jack Miller dari tim Pramac Yamaha mencatatkan waktu terbaik 1 menit 57,908 detik.
Jika dibandingkan dengan tes Sepang tahun lalu saat masih menggunakan mesin inline 4, catatan ini memang belum lebih baik.
Saat itu, Miller mampu membukukan 1 menit 57,452 detik.
Namun, jika dibandingkan dengan sesi kualifikasi MotoGP Malaysia 2025, Miller justru lebih cepat 0,041 detik.
Meski selisihnya tipis, hal ini menjadi sinyal positif bahwa mesin V4 Yamaha mulai menunjukkan potensi dalam kondisi balap yang sesungguhnya, walau masih butuh pengembangan lebih lanjut untuk menyamai rekor tes pribadinya.
Di sisi lain, Honda tampil sebagai pabrikan tercepat dalam sesi shakedown kali ini.
Aleix Espargaro sukses mengantarkan motor Honda ke posisi teratas dengan catatan waktu 1 menit 57,173 detik, sekaligus menjadi tolok ukur awal bagi rival-rivalnya.
Editor : Lugas Rumpakaadi