Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Musim Kedua di F1, Kimi Antonelli Siap Tantang George Russell di Mercedes

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 4 Februari 2026 | 00:15 WIB
Kimi Antonelli menargetkan perebutan gelar juara dunia F1.
Kimi Antonelli menargetkan perebutan gelar juara dunia F1.

RADARBANYUWANGI.ID - Pembalap muda Mercedes, Kimi Antonelli, secara terbuka menyatakan ambisinya untuk bertarung memperebutkan gelar Juara Dunia Formula 1 seiring persiapannya menghadapi musim kedua di ajang balap paling bergengsi tersebut.

Pembalap asal Italia itu mengaku sangat menantikan musim baru, terutama kesempatan bersaing langsung dengan rekan setimnya, George Russell.

Pernyataan tersebut disampaikan Antonelli usai mengikuti Barcelona Shakedown, sebelum menghadiri acara peluncuran resmi tim Mercedes, mengutip F1.com.

Agenda ini digelar lebih dari sepekan sebelum mobil terbaru Mercedes kembali turun lintasan dalam sesi uji coba pramusim resmi di Bahrain.

Meski karier Formula 1-nya masih tergolong muda, Antonelli tidak ragu menetapkan target tinggi.

Menurutnya, tujuan utama seorang pembalap adalah menang dan menjadi yang terbaik di lintasan.

Ia juga menyadari bahwa George Russell merupakan tolok ukur kuat di grid Formula 1 saat ini.

Russell dinilai telah matang dan siap bersaing dalam perebutan gelar juara dunia.

Namun, alih-alih merasa tertekan, Antonelli justru menganggap persaingan internal tersebut sebagai tantangan yang menyenangkan dan memotivasi.

Antonelli telah merasakan pengalaman pertamanya mengendarai Mercedes W17, mobil yang dikembangkan berdasarkan regulasi terbaru Formula 1 2026.

Ia memberikan respons positif terhadap performa awal mobil tersebut.

Menurutnya, W17 terasa lebih baik dari perkiraan awal dan memberikan sensasi berkendara yang menyenangkan.

Dimensi mobil yang lebih kecil membuatnya terasa lebih lincah, terutama saat bermanuver di tikungan lambat dan perubahan arah.

Selain itu, hilangnya masalah bouncing menjadi nilai tambah signifikan karena memberikan fleksibilitas lebih dalam pengaturan ketinggian mobil dan setelan teknis.

Ruang eksplorasi set-up yang lebih luas juga dinilai Antonelli sebagai aspek menarik, karena memungkinkan pembalap memahami kompromi terbaik untuk performa optimal di lintasan.

Antonelli menilai regulasi baru Formula 1 dapat menjadi peluang besar bagi pembalap yang mampu beradaptasi dengan cepat.

Namun, ia tetap menekankan bahwa pengalaman tetap memainkan peran penting dalam menjalani setiap akhir pekan balapan.

Setelah menyelesaikan musim pertamanya di Formula 1, Antonelli mengaku telah banyak belajar.

Ia melakukan refleksi mendalam terhadap penampilan musim lalu, menganalisis akhir pekan yang berjalan baik maupun buruk, serta memahami faktor-faktor yang memengaruhinya.

Untuk musim ini, ia berkomitmen mempertahankan pendekatan yang terbukti efektif, sembari mengubah strategi yang dirasa kurang sesuai agar dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik secara mental dan teknis.

Prinsipal tim Mercedes, Toto Wolff, turut memberikan pandangannya terkait perkembangan Antonelli.

Ia menegaskan bahwa kecepatan dan kemampuan balap Antonelli tidak diragukan, serta yakin musim kedua akan menjadi langkah maju bagi sang pembalap muda.

Meski demikian, Wolff mengingatkan agar ekspektasi tetap realistis.

Menurutnya, Antonelli belum bisa dibandingkan secara konsisten dengan George Russell yang telah lama berkiprah di Formula 1 dan menjadi salah satu pembalap terbaik di grid.

Namun, Wolff optimistis bahwa publik akan melihat peningkatan signifikan dari Antonelli seiring bertambahnya pengalaman dan pemahamannya terhadap dunia Formula 1.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#formula 1 #mercedes #George Russell #kimi antonelli #f1