RADARBANYUWANGI.ID - Manchester City akan menjamu Newcastle United di Etihad Stadium, Kamis (5/2) dini hari pada leg kedua semifinal Piala Liga Inggris (EFL Cup). Newcastle datang dengan beban berat setelah kalah 0-2 pada leg pertama, sementara City berada di posisi ideal untuk melangkah ke final.
Pemenang duel sesama klub Premier League ini akan menghadapi Arsenal atau Chelsea di partai puncak yang dijadwalkan berlangsung di Wembley Stadium pada 22 Maret.
City di Atas Angin Meski Performa Tak Stabil
Manchester City berada di jalur kuat menuju final domestik ke-23 di era Pep Guardiola, berkat kemenangan meyakinkan di St James’ Park tiga pekan lalu lewat gol Antoine Semenyo dan Rayan Cherki.
Sepanjang sejarah, City hanya sekali gagal lolos ke final Piala Liga setelah memenangi leg pertama semifinal, yakni saat disingkirkan Manchester United pada musim 2009-2010.
Kini, The Citizens mengincar trofi Piala Liga pertama sejak musim 2020-2021, dengan koleksi delapan gelar, hanya kalah dari Liverpool dengan 10 kali.
Namun demikian, performa City belakangan sedikit menurun. Sejak menang di leg pertama, mereka mencatat dua kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan, termasuk hasil seri 2-2 melawan Tottenham di Premier League akhir pekan lalu.
Laga tersebut menjadi alarm bagi Guardiola, mengingat City gagal menang meski sempat unggul dua gol, sesuatu yang terakhir terjadi pada April 2018.
Etihad Masih Jadi Benteng Kokoh
Meski inkonsisten, City tetap sangat dominan di kandang. Mereka memenangi 14 dari 18 laga kandang di semua kompetisi musim ini, serta mencatat 11 kemenangan beruntun atas Newcastle di Etihad dengan agregat mencolok 37-3, termasuk kemenangan liga 4-0 pada Februari 2025.
Newcastle Bertaruh Segalanya
Newcastle mengawali upaya mempertahankan gelar Piala Liga dengan impresif, namun kekalahan di leg pertama mengakhiri 10 kemenangan beruntun mereka di kompetisi ini.
Meski kebobolan gol kedua di menit akhir leg pertama dianggap sebagai pukulan telak, Eddie Howe menegaskan timnya belum menyerah.
The Magpies mencoba mengulang sejarah langka: hanya satu tim yang pernah membalikkan defisit dua gol di semifinal Piala Liga, Aston Villa musim 1993-1994.
Namun tantangan Newcastle sangat besar. Mereka kalah dalam 17 dari 18 kunjungan terakhir ke markas City, dan hanya sekali menang di Etihad dalam 22 tahun terakhir, ironisnya juga terjadi di Piala Liga pada 2014.
Kabar Tim Manchester City
Baca Juga: Kejari Banyuwangi Tegaskan Tak Ada Penangguhan Penahanan Kasus Penggelapan Pajak Rp 16,2 Miliar
Ruben Dias kembali berlatih, tetapi belum siap tampil. Absen di laga ini Jeremy Doku, Josko Gvardiol, John Stones, Mateo Kovacic, Savinho. Guardiola berpotensi merotasi kiper, memberi kesempatan pada James Trafford. Rayan Cherki berpeluang mencetak gol di laga Piala Liga keempat beruntun
Perkiraan Susunan Pemain Manchester City: Trafford; Nunes, Khusanov, Guehi, Ait-Nouri; Rodri, O’Reilly; Cherki, Bernardo; Semenyo, Haaland
Kabar Tim Newcastle United
Bruno Guimaraes, Sven Botman, Lewis Miley diragukan tampil. Absen di laga ini Joelinton, Livramento, Fabian Schar, Emil Krafth. Sandro Tonali diprediksi menjadi poros utama lini tengah. Newcastle butuh pendekatan menyerang sejak awal laga
Perkiraan Susunan Pemain Newcastle: Pope; Trippier, Thiaw, Burn, Hall; Guimaraes, Tonali, Ramsey; Barnes, Wissa, Gordon
Prediksi Skor: Manchester City 2-1 Newcastle United
Newcastle tak punya pilihan selain bermain menyerang untuk mengejar defisit. Namun kualitas, pengalaman, dan dominasi kandang Manchester City diprediksi cukup untuk memastikan langkah mereka ke final Piala Liga Inggris di Wembley. (*)
Editor : Niklaas Andries