Dua tim dengan kondisi yang kontras akan bertemu dalam duel piala ini. Pemenang laga akan berhadapan dengan Napoli atau Como di babak empat besar.
Inter Kian Menggila, Pegang Kendali Serie A
Tak terkalahkan dalam 11 pertandingan Serie A, Inter Milan tampil semakin tajam dan stabil dalam beberapa pekan terakhir. Skuad asuhan Cristian Chivu terus memperlebar jarak di puncak klasemen ketika para pesaing utama terpeleset.
Pekan lalu, Inter mengamankan kemenangan meyakinkan atas Cremonese berkat gol babak pertama dari sang kapten Lautaro Martinez dan gelandang yang kian berpengaruh, Piotr Zielinski.
Hasil tersebut menandai tiga kemenangan beruntun di semua kompetisi, sekaligus menegaskan ambisi Inter menebus kekecewaan musim lalu.
Sebelumnya, Nerazzurri juga melibas Pisa 6-2 dan menaklukkan Borussia Dortmund 2-0, kemenangan yang memastikan posisi unggulan bagus di babak playoff Liga Champions, di mana mereka akan menghadapi wakil Norwegia, Bodo/Glimt.
Sebelum kembali ke persaingan Scudetto dengan bertandang ke markas Sassuolo akhir pekan nanti, Inter harus lebih dulu menyelesaikan tugas di Coppa Italia.
Coppa Italia: Ajang Favorit Inter
Sebagai sembilan kali juara Coppa Italia, terakhir pada 2023, Inter punya rekam jejak kuat di kompetisi ini. Meski tersingkir oleh AC Milan di semifinal musim lalu, mereka menunjukkan keseriusan sejak awal musim dengan menghajar Venezia 5-1 di babak 16 besar.
Torino menjadi lawan yang sangat ideal bagi Inter. Nerazzurri memenangkan 12 dari 13 pertemuan liga terakhir kontra Torino, termasuk tujuh kemenangan beruntun dengan agregat mencolok 17-2.
Sejak kalah telak 0-5 pada Agustus lalu, Torino juga tak pernah menang dalam 19 lawatan liga ke San Siro, termasuk saat menghadapi AC Milan.
Torino Datang dengan Modal Kejutan
Di atas kertas, peluang Torino sangat tipis. Namun, mereka sempat membuat kejutan dengan menyingkirkan AS Roma secara dramatis di babak sebelumnya di Stadio Olimpico.
Setelah mengalahkan Modena dan Pisa, Torino melaju berkat dua gol Che Adams dan satu gol telat Emirhan Ilkhan. Meski demikian, performa domestik mereka sedang menurun tajam.
Empat kekalahan beruntun di Serie A sempat membuat posisi pelatih Marco Baroni berada di ujung tanduk.
Kekalahan telak 0-6 dari Como bahkan memicu kekhawatiran ancaman degradasi. Beruntung, gol Adams ke gawang Lecce akhir pekan lalu membawa Torino menjauh sembilan poin dari zona merah.
Namun, menghadapi lini serang paling produktif di Italia jelas menjadi tantangan yang jauh lebih berat.
Performa Terkini
Inter Milan (Coppa Italia): Menang
Inter Milan (Semua Kompetisi): Menang-Menang-Kalah-Menang-Menang-Menang
Torino (Coppa Italia): Menang-Menang-Menang
Torino (Semua Kompetisi): Kalah-Kalah-Menang-Kalah-Kalah-Menang
Kabar Tim Inter Milan
Dengan jadwal padat Februari, Chivu diperkirakan melakukan rotasi. Stefan de Vrij dan kiper cadangan Josep Martinez berpeluang tampil sejak awal.
Inter masih kehilangan Denzel Dumfries, Hakan Calhanoglu, dan Nicolo Barella, sementara Carlos Augusto berpeluang kembali setelah absen saat melawan Cremonese.
Meski memimpin daftar top skor Serie A dengan 13 gol, Lautaro Martinez kemungkinan diistirahatkan. Marcus Thuram atau Ange-Yoan Bonny bisa menjadi starter.
Kabar Tim Torino
Baca Juga: Mitsubishi New Pajero Sport 2026 Perkuat Dominasi Medium SUV, Tangguh di Berbagai Medan Sumatera
Torino juga akan merotasi pemain. Baroni memastikan tidak akan mengambil risiko terhadap pemain yang belum fit, sehingga Ivan Ilic, Gvidas Gineitis, Zakaria Aboukhlal, Adam Masina, dan Ardian Ismajli dipastikan absen.
Dengan Giovanni Simeone masih bermasalah pada paha, lini depan akan diperebutkan oleh Duvan Zapata, Alieu Njie, Che Adams, dan Sandro Kulenovic. Dua rekrutan anyar, Matteo Prati dan Luca Marianucci, baru saja melakoni debut akhir pekan lalu.
Perkiraan Susunan Pemain
Inter Milan: Martinez; Bisseck, De Vrij, Acerbi; Diouf, Sucic, Zielinski, Mkhitaryan, Dimarco; Thuram, Esposito
Torino: Paleari; Marianucci, Maripan, Coco; Pedersen, Vlasic, Ilkhan, Prati, Obrador; Adams, Kulenovic
Prediksi Skor: Inter Milan 3-0 Torino
Inter memiliki rekor sempurna saat menghadapi tim papan bawah Serie A, dengan torehan 33 gol dan hanya kebobolan enam kali. Meski melakukan rotasi, kekuatan Inter di San Siro diprediksi terlalu tangguh bagi Torino, yang kembali berpotensi pulang dengan tangan hampa. (*)
Editor : Niklaas Andries