Kedua tim datang dengan ambisi besar: AZ ingin menebus kegagalan di final musim lalu, sementara Twente bertekad melangkah lebih jauh setelah beberapa kekecewaan di kompetisi piala.
Musim lalu, AZ tampil hingga partai puncak namun harus puas sebagai runner-up, sedangkan Twente tersingkir di babak 16 besar.
Menariknya, kedua klub sama-sama dikalahkan oleh Go Ahead Eagles, yang akhirnya keluar sebagai juara, sebuah fakta yang menambah motivasi ekstra dalam kampanye piala kali ini.
AZ Alkmaar: Potensi Besar, Konsistensi Jadi Masalah
AZ memasuki laga perempat final ini dalam fase transisi. Manajemen klub baru saja melakukan pergantian pelatih, meski pendahulunya sempat mencatatkan kemenangan bersejarah 6-0 atas Ajax di babak sebelumnya, salah satu hasil paling telak sepanjang sejarah klub.
Meski kemenangan tersebut memastikan tiket perempat final, AZ gagal menjaga momentum.
Dalam beberapa pekan terakhir, performa De Kaasboeren naik turun, kalah 1-3 dari PEC Zwolle, imbang 1-1 kontra Excelsior, menang tipis 1-0 atas Telstar, lalu kembali tumbang 1-3 dari NEC Nijmegen setelah kebobolan dua gol cepat di 15 menit awal.
Pelatih anyar Lee-Roy Echteld, yang sudah memimpin tiga laga, menegaskan bahwa perjalanan di KNVB Beker sangat krusial untuk menyelamatkan musim AZ dan membuka peluang meraih trofi.
Ini akan menjadi pertemuan kesembilan AZ dan Twente di ajang KNVB Beker. Pertemuan terakhir terjadi pada Januari 2022, ketika AZ menang 2-1 di kandang Twente dalam laga tanpa penonton akibat pembatasan pandemi.
FC Twente: Konsisten, Sulit Dikalahkan
FC Twente datang ke Alkmaar dengan catatan impresif, tak terkalahkan dalam 14 laga terakhir di semua kompetisi, meski rentetan hasil imbang belakangan sedikit memperlambat laju mereka.
Pada laga terakhir, Twente harus puas bermain 2-2 melawan NAC Breda setelah sempat unggul dua gol melalui Mats Rots dan Ricky van Wolfswinkel.
Di KNVB Beker, perjalanan Twente jauh lebih meyakinkan. Mereka menyingkirkan FC Utrecht dengan skor 2-1 di Stadion Galgenwaard pada babak sebelumnya, menunjukkan mental tangguh di fase gugur.
Di Eredivisie, Twente menutup tahun 2025 dengan hasil imbang melawan Feyenoord dan mengawali tahun baru dengan beberapa hasil seri. Kemenangan derby 2-0 atas Heracles sempat memutus tren tersebut, sebelum kembali diikuti hasil imbang.
Pelatih John van den Brom mengakui keterbatasan kedalaman skuad akibat jadwal padat, namun performa tandang Twente yang solid musim ini menjadi modal penting jelang laga ini.
Performa Terakhir
AZ Alkmaar (KNVB Beker): Menang
AZ Alkmaar (Semua Kompetisi): Kalah-Menang-Kalah-Seri-Menang-Kalah
FC Twente (KNVB Beker): Menang-Menang
FC Twente (Semua Kompetisi): Seri-Seri-Menang-Menang-Seri-Seri
Kabar Tim AZ Alkmaar
AZ menghadapi daftar cedera cukup panjang. Jordy Clasie masih menepi akibat cedera pergelangan kaki yang berkepanjangan, sementara Sven Mijnans juga absen. Denso Kasius dan Mexx Meerdink belum pulih dari cedera pergelangan kaki dan ligamen.
Kabar Tim FC Twente
Twente juga tidak datang dengan kekuatan penuh. Dua bek berpengalaman, Mees Hilgers dan Robin Propper, dipastikan absen. Taylor Booth juga masih cedera, sementara Ramiz Zerrouki diragukan tampil dan harus menjalani tes kebugaran terakhir setelah ditarik keluar saat melawan NAC Breda.
Perkiraan Susunan Pemain
AZ Alkmaar: Zoet; De Wit, Goes, Maikuma, Penetra; Koopmeiners, Boogaard, Sin; Jensen, Daal, Parrott
FC Twente: Unnerstall; M. Rots, Nijstad, Lemkin, Van Rooij; Van den Belt, Kjolo, Verschueren; Orjasaeter, D. Rots; Van Wolfswinkel
Prediksi Skor: AZ Alkmaar 2-1 FC Twente (AZ menang lewat perpanjangan waktu)
AZ hanya meraih satu kemenangan dari empat laga liga terakhir, namun kemenangan telak atas Ajax di ajang piala menegaskan potensi besar mereka. Di sisi lain, rekor tak terkalahkan Twente menunjukkan bahwa tim tamu tidak akan mudah ditundukkan.
Laga diprediksi berjalan ketat dan berimbang selama 90 menit. Namun, dengan dukungan publik AFAS Stadion, AZ Alkmaar diyakini mampu bangkit di momen krusial dan mengamankan tiket ke semifinal KNVB Beker. (*)
Editor : Niklaas Andries