Bellingham harus ditarik keluar hanya 10 menit setelah kick-off, usai mengalami masalah pada hamstring kiri. Sang gelandang internasional Inggris terlihat terpukul secara emosional saat meninggalkan lapangan dan digantikan oleh Brahim Díaz.
Jalannya Pertandingan: Gol Cepat, Kartu Merah, dan Drama Injury Time
Real Madrid sempat unggul lebih dulu melalui Vinicius Junior, sebelum Jorge de Frutos menyamakan kedudukan untuk Rayo Vallecano. Laga semakin panas setelah tim tamu harus bermain dengan sembilan pemain, menyusul dua kartu merah yang mereka terima.
Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Kylian Mbappe tampil sebagai penentu. Bintang Prancis itu mencetak gol kemenangan melalui tendangan penalti pada menit ke-100, memastikan tiga poin penting bagi Madrid di Santiago Bernabeu.
Arbeloa: Kehilangan Penting, Tapi Skuad Kami Kuat
Dalam konferensi pers usai laga, Arbeloa mengaku belum bisa memastikan tingkat keparahan cedera Bellingham.
“Kami belum tahu kondisi Jude secara pasti,” ujar Arbeloa.
“Dia selalu memberikan usaha luar biasa di setiap pertandingan. Ini kehilangan besar, tetapi kami memiliki skuad yang sangat berkualitas.”
Menurut laporan, Bellingham akan segera menjalani pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui sejauh mana cedera tersebut.
Kekhawatiran untuk Timnas Inggris
Cedera ini berpotensi menjadi masalah serius bagi pelatih Inggris, Thomas Tuchel, menjelang laga uji coba di Wembley melawan Uruguay dan Jepang bulan depan.
Musim ini sendiri, Bellingham sudah beberapa kali terganggu cedera, termasuk absen di awal musim akibat operasi bahu pada musim panas lalu.
Sorakan Suporter dan Tekanan di Bernabeu
Atmosfer Bernabeu terbilang panas sejak sebelum laga dimulai. Sejumlah pemain, termasuk Bellingham dan Vinícius, sempat mendapat siulan dari sebagian suporter saat nama mereka diumumkan, menyusul kekalahan Madrid dari Benfica di Liga Champions.
Menanggapi hal tersebut, Arbeloa bersikap tenang.
“Saya menghormati publik Bernabeu dan akan selalu meminta dukungan mereka,” katanya.
Tambahan Waktu Panjang dan Pembelaan Arbeloa
Arbeloa juga membantah anggapan bahwa Real Madrid diuntungkan oleh tambahan waktu sembilan menit, yang akhirnya berujung pada penalti kemenangan.
“Tambahan waktunya bisa saja lebih lama. Setiap kali tim tamu melakukan tendangan gawang di sini, selalu memakan waktu,” ujarnya.
Evaluasi Awal Era Arbeloa
Meski menang, Arbeloa mengakui timnya masih membutuhkan konsistensi di awal masa kepemimpinannya.
“Saya bukan Gandalf si Putih,” ucapnya berseloroh.
“Yang saya dapatkan sekarang adalah apa yang saya minta dari para pemain: komitmen dan kerja keras.” (*)
Editor : Niklaas Andries