RADARBANYUWANGI.ID - Tim Racing Bulls menyelesaikan rangkaian Barcelona Shakedown dengan hasil yang dinilai sangat produktif.
Dilaporkan F1.com, selama tiga hari pengujian di Circuit de Barcelona-Catalunya, tim berhasil mengumpulkan data penting terkait mobil Formula 1 generasi 2026 yang mengusung regulasi dan unit daya terbaru.
Pengujian dimulai pada Senin dengan Liam Lawson sebagai pembalap utama yang menjalani sesi penuh.
Rabu (28/1/2026) menjadi giliran pembalap rookie Arvid Lindblad untuk mencatatkan jarak tempuh signifikan, sebelum keduanya berbagi waktu lintasan pada hari terakhir, Kamis (29/1/2026).
Program ini menjadi persiapan krusial sebelum Racing Bulls melanjutkan agenda ke tes pramusim resmi di Bahrain.
Adaptasi Awal Mobil F1 2026
Liam Lawson menilai pengujian di Barcelona sebagai pengalaman yang positif sekaligus menantang.
Mobil 2026 memiliki karakter yang sangat berbeda dibanding generasi sebelumnya, terutama dari sisi aerodinamika dan manajemen energi.
Menurut Lawson, tingkat downforce yang lebih rendah membuat mobil lebih sulit dikendalikan, sementara tenaga dari sistem baterai terasa sangat besar saat dikerahkan penuh.
Tantangan utama terletak pada pengelolaan energi yang kini menjadi aspek baru dalam cara mengemudi.
Meski demikian, Lawson menegaskan bahwa pengujian berjalan lancar dari sisi reliabilitas.
Ia menilai posisi tim masih sulit dibandingkan dengan kompetitor lain, namun fokus Racing Bulls tetap pada pengembangan internal demi kesiapan maksimal menuju balapan pembuka musim di Melbourne.
Debut Impresif Arvid Lindblad
Bagi Arvid Lindblad, Barcelona Shakedown menjadi momen penting dalam perjalanan kariernya.
Ia menyebut kesempatan mengendarai mobil Formula 1 sebagai pengalaman yang sangat berharga sekaligus awal nyata musim 2026.
Lindblad mengungkapkan bahwa fokus utama tim adalah membangun jarak tempuh dan konsistensi untuk memahami karakter mobil secara menyeluruh.
Perbedaan signifikan dibanding musim sebelumnya menuntut pendekatan baru, baik dari sisi teknik mengemudi maupun pengaturan kendaraan.
Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari tim dan menantikan kelanjutan pengembangan melalui simulator sebelum tes Bahrain, yang diyakini akan memberikan tantangan berbeda.
Evaluasi Positif dari Manajemen Tim
Team Principal Racing Bulls, Alan Permane, menyampaikan kepuasan atas hasil pengujian selama tiga hari.
Ia menilai tim langsung bekerja efektif sejak awal, dengan mobil dan unit daya baru menunjukkan performa yang sangat andal tanpa gangguan berarti.
Permane menyoroti pentingnya proses pembelajaran terhadap manajemen energi, yang menjadi ciri utama generasi power unit terbaru.
Berbagai pengujian dilakukan pada beragam beban bahan bakar dan mode mesin untuk memahami potensi maksimal mobil.
Ia juga memuji kerja sama antara Lawson dan Lindblad yang dinilai sudah terjalin dengan baik.
Kolaborasi keduanya dianggap sebagai fondasi kuat untuk menghadapi musim 2026.
Fokus Menuju Tes Pramusim Bahrain
Dengan seluruh target shakedown tercapai, Racing Bulls kini mengalihkan perhatian ke tes pramusim resmi di Bahrain.
Permane menegaskan bahwa hasil di Barcelona menjadi bukti awal hubungan teknis yang menjanjikan antara tim dan Red Bull Ford Powertrains.
Tes Bahrain akan menjadi tahap lanjutan yang menentukan, mengingat karakter sirkuit dan kondisi lintasan yang sangat berbeda dibanding Barcelona.
Racing Bulls berharap data yang telah dikumpulkan mampu menjadi bekal penting untuk menghadapi musim Formula 1 2026 dengan lebih kompetitif.
Editor : Lugas Rumpakaadi