RADARBANYUWANGI.ID - Tes Shakedown Sepang menjadi agenda resmi pertama MotoGP musim 2026 sekaligus pembuka rangkaian pengujian pramusim.
Digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, tes ini memberikan gambaran awal mengenai peta kekuatan tim dan pabrikan menjelang musim kompetisi yang diprediksi kembali memecahkan rekor.
Dilaporkan MotoGP.com, sesuai regulasi, Tes Shakedown hanya diikuti oleh pembalap penguji, rookie, serta pabrikan dengan status konsesi peringkat D yang saat ini ditempati Yamaha.
Namun demikian, hasil yang tercatat justru menghadirkan sejumlah kejutan besar.
Aleix Espargaro Antar Honda ke Posisi Teratas
Pada hari terakhir pengujian, Sabtu (31/1/2026), Aleix Espargaro tampil impresif dengan membawa Honda mencatat waktu tercepat.
Rider bernomor 41 tersebut menorehkan lap time 1 menit 57,173 detik, sebuah catatan luar biasa untuk sesi Shakedown.
Waktu tersebut bahkan 0,2 detik lebih cepat dibandingkan lap terbaik Joan Mir saat kualifikasi GP Malaysia 2025.
Jika dibandingkan dengan hasil balapan, catatan Espargaro ini setara dengan posisi keempat di grid start, menandakan kemajuan signifikan bagi Honda.
Performa ini memperkuat kabar bahwa Honda telah menemukan arah pengembangan yang tepat untuk RC213V, meskipun mereka kehilangan sejumlah privilese setelah naik ke konsesi peringkat C.
Sinyal kebangkitan pabrikan asal Jepang itu pun mulai terlihat jelas.
KTM Konsisten, Pol Espargaro Tempel Ketat
Red Bull KTM Factory Racing juga menunjukkan performa solid.
Pol Espargaro finis di posisi kedua dengan waktu 1 menit 57,299 detik, hanya terpaut 0,126 detik dari catatan Aleix.
Lap time ini bahkan lebih cepat dibandingkan waktu kualifikasi Pedro Acosta di GP Malaysia musim lalu.
Selama Shakedown, KTM menurunkan tiga pembalap penguji berpengalaman, yakni Pol Espargaro, Dani Pedrosa, dan Mika Kallio.
Fokus utama mereka terlihat pada pengembangan aerodinamika RC16, meski beberapa komponen masih disinyalir sebagai proyek jangka panjang.
Yamaha Uji Mesin V4, Quartararo di Posisi Ketiga
Fabio Quartararo menempatkan Monster Energy Yamaha MotoGP di posisi ketiga dengan waktu terbaik 1 menit 57,690 detik.
Catatan tersebut sekitar setengah detik lebih lambat dari waktu Q2 GP Malaysia 2025, namun tetap relevan mengingat Yamaha tengah menguji YZR-M1 bermesin V4 untuk musim 2026.
Dengan status konsesi peringkat D, Yamaha memiliki kebebasan pengujian tanpa batas.
Total enam pembalap turun ke lintasan selama tiga hari, termasuk Alex Rins, Jack Miller, Augusto Fernandez, Andrea Dovizioso, serta rookie Toprak Razgatlioglu.
Bahkan, Jack Miller sempat memimpin jalannya pengujian pada hari kedua.
Ducati, Aprilia, dan Persiapan Menuju Tes Resmi
Dari kubu Ducati, sorotan utama justru tertuju pada aerodinamika baru yang diuji sejak hari pertama.
Michele Pirro fokus mempersiapkan Desmosedici GP26 menjelang kedatangan tim utama Ducati.
Alex Marquez tampak hadir sebagai pengamat sebelum presentasi tim Gresini Racing di Kuala Lumpur.
Sementara itu, Aprilia Racing melalui Lorenzo Savadori melakukan pengujian intensif untuk mempersiapkan kedatangan Marco Bezzecchi.
Pengembangan sasis dilaporkan telah ditentukan, dengan fokus lanjutan pada perbandingan aerodinamika bagi Bezzecchi, Raul Fernandez, dan Ai Ogura.
Rookie Manfaatkan Kesempatan Tambahan
Dua rookie MotoGP 2026, Diogo Moreira dan Toprak Razgatlioglu, memanfaatkan Shakedown sebagai waktu adaptasi krusial.
Moreira sempat mengalami kendala teknis, namun berhasil menutup hari terakhir dengan waktu 1 menit 58,338 detik, meningkat signifikan dibandingkan hari sebelumnya.
Toprak Razgatlioglu berada tepat di belakangnya dengan catatan 1 menit 58,465 detik bersama Prima Pramac Yamaha MotoGP.
Keduanya dipastikan akan terus berbenah pada Tes Sepang resmi yang dijadwalkan berlangsung pada 3–5 Februari mendatang.
Editor : Lugas Rumpakaadi