Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Heboh! Fabio Quartararo Tinggalkan Yamaha, Jorge Martin Disebut Jadi Penggantinya

Lugas Rumpakaadi • Sabtu, 31 Januari 2026 | 13:15 WIB
Yamaha disebut hampir mengamankan Jorge Martin.
Yamaha disebut hampir mengamankan Jorge Martin.

RADARBANYUWANGI.ID - Bursa transfer pembalap MotoGP untuk musim 2027 mulai memanas bahkan sebelum MotoGP 2026 resmi bergulir.

Dua nama besar yang sama-sama berstatus juara dunia, Fabio Quartararo dan Jorge Martin, menjadi pusat perhatian setelah muncul laporan kuat mengenai rencana pertukaran kursi di tim pabrikan Jepang.

Berdasarkan laporan Motorsport, Yamaha dan Jorge Martin disebut tengah menyelesaikan pembicaraan detail kontrak berdurasi dua musim.

Jika kesepakatan ini terealisasi, Martin akan menggantikan posisi Fabio Quartararo yang dikabarkan semakin dekat dengan tim pabrikan Honda.

Quartararo dan Yamaha di Ujung Perjalanan

Kepindahan Fabio Quartararo dari Monster Energy Yamaha dinilai sebagai langkah yang logis.

Hubungan antara pembalap asal Prancis tersebut dan manajemen Yamaha disebut memburuk dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah performa motor yang tak kunjung kompetitif.

Sejak kalah bersaing dari Francesco Bagnaia dalam perebutan gelar dunia 2022, Quartararo belum kembali meraih kemenangan.

Dalam tiga musim terakhir, ia hanya mencatatkan empat podium, sebuah catatan yang jauh dari ekspektasi seorang juara dunia MotoGP 2021.

Kekecewaan Quartararo juga dipicu oleh lambatnya perkembangan teknis Yamaha.

Meski pabrikan asal Iwata itu tengah mengembangkan mesin V4 baru, proyek tersebut dinilai belum cukup meyakinkan bagi pembalap berjuluk El Diablo.

Situasi ini mendorong Quartararo untuk mencari alternatif, dengan Honda HRC Castrol muncul sebagai tujuan paling realistis.

Jorge Martin Bersiap Tinggalkan Aprilia

Di sisi lain, Jorge Martin dikabarkan siap mengakhiri kebersamaannya dengan Aprilia Racing lebih cepat dari rencana awal.

Martin, yang bergabung dengan Aprilia mulai 2025 usai menjuarai MotoGP 2024 bersama Pramac Ducati, menjalani periode sulit akibat cedera berkepanjangan.

Serangkaian kecelakaan parah, termasuk insiden di MotoGP Jepang dan Qatar, memaksanya absen dari sebagian besar musim.

Martin hanya tampil dalam tujuh balapan dan bahkan harus melewatkan tes pramusim Sepang karena belum pulih dari operasi pada tulang skafoid kiri dan tulang selangka kanan.

Meski demikian, Yamaha disebut melihat Martin sebagai figur pemimpin baru yang dibutuhkan tim.

Kepindahan ini akan membuat Martin mengendarai motor ketiga yang berbeda dalam empat musim, sebuah tantangan besar bagi pembalap Spanyol tersebut.

Efek Domino di Grid MotoGP

Masuknya Quartararo ke Honda berpotensi mengancam posisi salah satu pembalap pabrikan mereka, Joan Mir atau Luca Marini, yang kontraknya sama-sama akan berakhir.

Sementara itu, Yamaha juga menghadapi dilema dalam menentukan rekan setim Jorge Martin, dengan Alex Rins dinilai belum menunjukkan performa yang cukup meyakinkan.

Pengamat MotoGP Alberto Vergani menilai kedua kepindahan ini sebagai langkah yang saling masuk akal.

Menurutnya, Quartararo membutuhkan proyek ambisius yang hanya bisa ditawarkan Honda, sementara Yamaha memerlukan sosok pemimpin seperti Martin.

Menuju Silly Season Lebih Awal

Belum dimulainya MotoGP 2026, namun peta kekuatan MotoGP 2027 mulai tergambar jelas.

Dengan mayoritas kontrak pembalap papan atas berakhir pada 2026, keputusan cepat Quartararo dan Martin diperkirakan akan memicu pergerakan lanjutan di pasar transfer.

MotoGP tengah bersiap menyambut salah satu periode bursa pembalap paling dinamis dalam beberapa tahun terakhir.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Jorge Martin #yamaha #motogp #fabio quartararo #honda