Kekalahan telak dari Juventus meruntuhkan harapan Napoli mempertahankan gelar Scudetto, sebelum tersingkir dari Liga Champions hanya tiga hari berselang. Di sisi lain, Fiorentina masih berjibaku menjauh dari zona merah klasemen.
Napoli Terpukul, Fokus Beralih ke Serie A
Musim Napoli yang sudah tersendat mencapai titik nadir pekan lalu. Setelah gagal mengalahkan FC Copenhagen yang bermain dengan 10 orang di laga sebelumnya, Napoli dihancurkan Juventus 0-3 dalam duel klasik Serie A. Kembalinya Antonio Conte ke Turin justru menjadi mimpi buruk bagi mantan klubnya.
Hasil tersebut membuat Napoli kini tertahan di peringkat keempat klasemen, tertinggal sembilan poin dari Inter Milan di puncak. Situasi semakin rumit ketika Napoli menjamu Chelsea pada laga penentuan fase liga Liga Champions tengah pekan lalu.
Sempat bangkit dan unggul saat jeda babak pertama, Napoli akhirnya tak kuasa menahan tekanan Chelsea di paruh kedua dan kalah 2-3. Kekalahan itu mengakhiri rekor tak terkalahkan Napoli di kandang selama lebih dari setahun, sekaligus memastikan langkah mereka terhenti di kompetisi Eropa.
Meski demikian, performa kandang Napoli di Serie A tetap impresif. Juara bertahan Scudetto itu belum terkalahkan dalam 21 laga liga di Stadio Maradona. Jika mampu menghindari kekalahan akhir pekan ini, mereka akan menyamai rekor panjang tak terkalahkan kandang terlama kedua dalam sejarah klub.
Satu-satunya catatan yang lebih baik terjadi pada periode Agustus 2015 hingga September 2016, ketika Napoli mencatat 22 laga kandang Serie A tanpa kekalahan.
Fiorentina Masih Terjebak Krisis Konsistensi
Napoli tentu berharap bisa kembali ke jalur kemenangan saat menghadapi Fiorentina, tim yang mereka kalahkan 3-1 di Florence pada pertemuan pertama musim ini.
Secara historis, La Viola juga kerap kesulitan menghadapi Napoli, hanya mencatat satu clean sheet dari 11 pertemuan liga terakhir dengan rata-rata kebobolan 2,2 gol per laga.
Namun, secara performa terkini, Fiorentina tidak sepenuhnya tertinggal. Dalam tujuh pekan Serie A terakhir, klub asal Toscana itu hanya meraih satu poin lebih sedikit dibanding Napoli, dengan koleksi 11 poin yang sedikit mendekatkan mereka ke zona aman.
Sayangnya, tren positif Fiorentina kembali terhenti di awal 2026. Kekalahan 1-2 dari sesama tim papan bawah, Cagliari, membuat mereka kembali terperosok ke tiga terbawah klasemen sekaligus mengakhiri empat laga tanpa kekalahan.
Nasib buruk berlanjut di Coppa Italia, ketika Fiorentina secara mengejutkan tersingkir setelah kalah 1-3 dari Como di Stadio Franchi. Kekalahan tersebut memperpanjang periode sulit La Viola menjelang rangkaian laga tandang berat, termasuk lawatan ke Napoli dan kemudian Como.
Catatan tandang Fiorentina musim ini juga mengkhawatirkan. Mereka baru mencatat satu kemenangan tandang di Serie A, yakni saat menundukkan Bologna 2-1 pada Derby dell’Appennino.
Kabar Tim dan Kondisi Pemain
Napoli masih berkutat dengan krisis cedera berkepanjangan. Kevin De Bruyne, Frank Anguissa, dan Billy Gilmour tetap absen jangka panjang, disusul beberapa pemain lain yang juga belum pulih.
Kiper Alex Meret telah kembali menggantikan Vanja Milinkovic-Savic yang cedera. Namun, Napoli dipastikan tanpa Matteo Politano dan David Neres di sektor sayap, serta kehilangan bek tangguh Amir Rrahmani.
Di lini depan, Rasmus Hojlund sedang paceklik gol setelah enam laga liga tanpa mencetak gol. Romelu Lukaku belum sepenuhnya fit, sementara Lorenzo Lucca telah meninggalkan klub.
Di kubu Fiorentina, gelandang kelahiran Naples, Rolando Mandragora, menjadi top skor klub di Serie A dengan enam gol. Namun, lini serang La Viola secara umum masih tumpul.
Roberto Piccoli tampil cukup menjanjikan dengan dua gol dari tiga laga terakhir, meski rekornya melawan Napoli kurang meyakinkan. Moise Kean masih berkutat dengan cedera pergelangan kaki, sementara Piccoli sendiri mengalami masalah otot ringan sehingga status starter masih menjadi tanda tanya.
Pelatih Paolo Vanoli berharap Fabiano Parisi bisa kembali tampil, serta diperkirakan akan mengembalikan beberapa pemain utama, termasuk kapten David De Gea, setelah rotasi besar di laga Coppa Italia.
Perkiraan Susunan Pemain
Napoli (3-4-2-1): Meret; Beukema, Jesus, Buongiorno; Di Lorenzo, Lobotka, McTominay, Spinazzola; Vergara, Elmas; Hojlund
Fiorentina (4-2-3-1): De Gea; Dodo, Comuzzo, Pongracic, Gosens; Fagioli; Solomon, Mandragora, Brescianini, Gudmundsson; Piccoli
Prediksi Skor: Napoli 1-1 Fiorentina
Untuk pertama kalinya musim ini, Napoli mungkin bukan tuan rumah yang menakutkan. Kondisi tim yang pincang dan mental yang terguncang membuka peluang bagi Fiorentina untuk mencuri poin, meski performa mereka juga belum stabil.
Napoli sangat membutuhkan kemenangan demi menyelamatkan peluang mempertahankan Scudetto, tetapi Fiorentina yang mulai beradaptasi dengan wajah baru berpotensi memberikan perlawanan sengit.
Hasil imbang dinilai sebagai skenario paling realistis dalam duel dua tim yang sama-sama sedang mencari bentuk terbaiknya. (*)
Editor : Niklaas Andries