The Cherries membidik kemenangan beruntun atas Wolves setelah menang tipis 1-0 pada pertemuan pertama Agustus lalu.
Jika kembali meraih tiga poin, Bournemouth akan mencatatkan “double” liga atas Wolves untuk ketiga kalinya sepanjang sejarah, setelah sebelumnya melakukannya pada musim 1985-1986 dan 2014-2015.
Wolves Berjuang di Tengah Tekanan Degradasi
Rangkaian empat laga tanpa kekalahan Wolves di semua kompetisi pada awal 2026 akhirnya terhenti pekan lalu usai tumbang 0-2 dari Manchester City. Kekalahan tersebut menjadi yang ke-17 bagi Wolves di Premier League musim ini, sekaligus menegaskan betapa berat perjuangan mereka untuk bertahan.
Pelatih Rob Edwards mengapresiasi semangat juang timnya, terutama di babak kedua, meski hasil akhir tetap mengecewakan. Statistik juga kurang berpihak kepada Edwards, yang mencatatkan 32 kekalahan dari 50 laga Premier League pertamanya sebagai pelatih.
Dengan hanya 15 pertandingan tersisa dan tertinggal 17 poin dari zona aman, Wolves kini berpacu dengan waktu. Target realistis mereka adalah mengumpulkan setidaknya empat poin tambahan demi menghindari rekor poin terendah Premier League yang masih dipegang Derby County dengan 11 poin.
Meski demikian, ada sedikit angin segar dari sektor pertahanan. Wolves mencatat dua clean sheet dalam dua laga kandang terakhir, imbang 0-0 kontra Newcastle dan menang 3-0 atas West Ham—setelah sebelumnya selalu kebobolan dalam 11 laga kandang beruntun.
Namun, rekor kandang melawan Bournemouth tidak berpihak pada Old Gold. Mereka selalu kalah dalam tiga pertemuan kandang terakhir kontra Cherries, termasuk kekalahan 2-4 pada November 2024.
Bournemouth Percaya Diri Usai Jinakkan Tim Besar
Bournemouth sempat melewati periode kelam tanpa kemenangan dalam 11 laga Premier League. Namun, situasi berbalik drastis dalam beberapa pekan terakhir. Anak asuh Andoni Iraola kini meraih dua kemenangan dari tiga laga terakhir, keduanya diraih di kandang lewat gol penentu di menit akhir kontra Tottenham dan Liverpool.
Gol Amine Adli pada menit ke-94 ke gawang Liverpool pekan lalu menjadi simbol kebangkitan Bournemouth. Hasil tersebut mengangkat mereka ke peringkat ke-13 klasemen, hanya terpaut tiga poin dari papan tengah.
Laga ini juga menandai pertandingan ke-100 Iraola bersama Bournemouth di Premier League. Pelatih asal Spanyol itu mencatat rasio kemenangan tertinggi dengan 35,4 persen dibanding pelatih top-flight Bournemouth lainnya.
Meski performa tandang Bournemouth musim ini masih lemah, hanya satu kemenangan dari 11 laga tandang, rekor mereka melawan tim papan bawah cukup impresif. Cherries hanya kalah dua kali dari 19 laga Premier League melawan tim zona degradasi.
Performa Terakhir
Wolverhampton Wanderers – Premier League: Kalah-Seri-Menang-Seri-Seri-Kalah
Wolverhampton Wanderers – Semua Kompetisi: Seri-Menang-Seri-Menang-Seri-Kalah
Bournemouth – Premier League: Kalah-Seri-Kalah-Menang-Seri-Menang
Bournemouth – Semua Kompetisi: Seri-Kalah-Menang-Kalah-Seri-Menang
Kabar Tim
Wolves masih kehilangan Toti Gomes dan Jean-Ricner Bellegarde akibat cedera hamstring. Jorgen Strand Larsen juga berpotensi absen di tengah rumor kepindahannya ke Crystal Palace.
Rob Edwards kemungkinan akan merotasi lini depan dengan memberi kesempatan kepada Tolu Arokodare untuk mengakhiri puasa golnya di Premier League. Jose Sa diprediksi tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar.
Di kubu Bournemouth, sejumlah pemain masih berkutat dengan cedera, termasuk Marcus Tavernier, Tyler Adams, dan Justin Kluivert. David Brooks akan menjalani tes kebugaran jelang pertandingan.
Rekrutan anyar Januari, Rayan, berpeluang menjalani debut penuh di Premier League, bersaing dengan Amine Adli dan Alex Jimenez di sektor sayap.
Perkiraan Susunan Pemain
Wolverhampton Wanderers (3-5-2): Sa; Mosquera, S. Bueno, Krejci; Tchatchoua, Andre, Mane, Joao Gomes, H. Bueno; Hwang, Arokodare
Bournemouth (4-2-3-1): Petrovic; Smith, Hill, Senesi, Truffert; Scott, Cook; Jimenez, Kroupi, Adli; Evanilson
Prediksi Skor: Wolverhampton Wanderers 1-3 Bournemouth
Laga ini berpotensi berlangsung panas, mengingat sejarah pertemuan kedua tim yang kerap diwarnai kartu merah. Wolves diprediksi tampil ngotot di hadapan publik sendiri, tetapi ketajaman dan momentum positif Bournemouth diyakini akan menjadi pembeda.
Cherries difavoritkan membawa pulang tiga poin penting dari Molineux, sekaligus semakin menjauh dari ancaman degradasi. (*)
Editor : Niklaas Andries