RADARBANYUWANGI.ID - Perayaan dies natalis ke-7 SMAN 2 Taruna Bhayangkara (Smadatara) Genteng Banyuwangi berlangsung meriah dan penuh antusias.
Sekolah yang berlokasi di Dusun Pandan, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng itu menggelar rangkaian kegiatan istimewa sebagai penanda tujuh tahun perjalanan setelah bertransformasi dari sekolah umum menjadi sekolah ketarunaan.
Sebagai pembeda dari peringatan ulang tahun sekolah pada umumnya, Smadatara menggelar event lari bertajuk Smadatara Run 2026, Minggu (25/1).
Ajang ini sukses menyedot perhatian masyarakat luas dan pecinta olahraga lari dari berbagai daerah.
Diikuti 1.749 Pelari, Pecahkan Rekor di Banyuwangi
Tak tanggung-tanggung, total 1.749 pelari ambil bagian dalam SmaDatara Run 2026.
Jumlah tersebut sekaligus memecahkan rekor peserta terbanyak dalam penyelenggaraan event lari yang pernah digelar di Kabupaten Banyuwangi.
Even ini turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuwangi, Guntur Priambodo, serta sejumlah tokoh masyarakat dan unsur pendidikan.
“Ini pelaksanaan pertama kalinya, dan alhamdulillah langsung tembus rekor. Padahal penutupan pendaftaran sempat kami majukan satu hari dari jadwal seharusnya,” ujar Kepala SMAN 2 Taruna Bhayangkara, H. Mujib, saat ditemui di sela kegiatan.
Bagian dari Rangkaian Dies Natalis
Mujib menjelaskan, SmaDatara Run 2026 digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan dies natalis ke-7 sekolah.
Sebelumnya, pihak sekolah juga menggelar kegiatan istigosah bersama masyarakat sekitar, pengajian, serta tausiyah yang dihadiri tokoh-tokoh masyarakat setempat.
“Rangkaian kegiatan kami awali dengan istigosah bersama warga, dilanjutkan pengajian dan tausiyah. Kemudian tadi malam (Sabtu) kami tutup dengan kegiatan prom night,” tuturnya.
Lari Jadi Budaya Siswa Taruna Bhayangkara
Menurut Mujib, pemilihan event lari bukan tanpa alasan. Olahraga lari sudah menjadi bagian dari kultur dan gaya hidup siswa Smadatara.
Mayoritas siswa sekolah ketarunaan tersebut dikenal memiliki minat tinggi terhadap olahraga lari.
“Olahraga lari saat ini memang sangat digandrungi. Selain menyehatkan, lari juga membentuk disiplin dan mental. Lewat event ini, kami ingin memperkenalkan SMAN 2 Taruna Bhayangkara kepada masyarakat luas, khususnya Banyuwangi dan umumnya Jawa Timur,” cetusnya.
Siap Jadi Agenda Tahunan dan Masuk B-Fest
Melihat antusiasme peserta dan suksesnya penyelenggaraan perdana, Mujib memastikan SmaDatara Run akan dijadikan agenda rutin tahunan.
Bahkan, pihak sekolah berencana mengusulkan event tersebut masuk dalam kalender Banyuwangi Festival (B-Fest).
“Tadi saat sambutan sudah saya sampaikan. Insyaallah ini akan menjadi event tahunan. Ke depan, kami juga akan mengangkat SmaDatara Run sebagai bagian dari Banyuwangi Festival,” pungkasnya. (sas)
Editor : Ali Sodiqin