RADARBANYUWANGI.ID - Para fighter Muaythai Banyuwangi langsung menunjukkan taringnya di awal tahun 2026.
Berlaga pada Kejurprov Liga 1 Muaythai Jawa Timur 2026 yang digelar di Fairway Nine Mall Surabaya, kontingen Banyuwangi sukses mencatatkan hasil positif dengan menempatkan sejumlah atlet di podium kejuaraan.
Hingga pelaksanaan pertandingan pada Sabtu (24/1), sederet atlet Banyuwangi telah memastikan raihan medali dari berbagai kelas
. Capaian tersebut menjadi sinyal kuat kesiapan Muaythai Banyuwangi dalam menghadapi agenda kompetisi sepanjang tahun ini.
Deretan Medali dari Berbagai Kelas
Ketua Muaythai Banyuwangi, Afan Ruli Arnanta, menyampaikan bahwa performa atlet Banyuwangi sejauh ini berjalan sesuai harapan.
Beberapa fighter bahkan tampil dominan dan berhasil menembus partai puncak.
Zidan menjadi salah satu atlet yang mencuri perhatian dengan meraih juara pertama kelas 47 kilogram.
Sementara itu, Raham tampil kompetitif dan harus puas sebagai juara kedua kelas 45 kilogram.
Prestasi Banyuwangi juga ditopang oleh Farisa yang menempati peringkat ketiga kelas 48 kilogram, serta Febrian yang sukses mengamankan posisi kedua kelas 38 kilogram.
Konsisten Naik Podium di Kelas Lain
Tak berhenti di situ, torehan medali Banyuwangi berlanjut di kelas-kelas lainnya.
Kumala berhasil meraih juara kedua kelas 41 kilogram, disusul Bayar yang menempati peringkat ketiga kelas 43 kilogram.
Vero pun turut menyumbang prestasi dengan membawa pulang juara ketiga kelas 44 kilogram.
“Alhamdulillah, atlet-atlet kami bisa tampil maksimal dan konsisten di setiap laga. Ini menunjukkan proses pembinaan di Banyuwangi berjalan dengan baik,” ujar Afan.
Turunkan 17 Atlet dari Tujuh Camp
Dalam Kejurprov Liga 1 Muaythai Jawa Timur 2026 ini, Banyuwangi menurunkan 17 atlet yang berasal dari tujuh camp, yakni Satria Camp, Paim Camp, Lotus Camp, Selo Golden Camp, Viper Camp, Java Camp, dan SW Camp.
Dari total atlet yang diturunkan, delapan atlet di antaranya masih akan tampil di partai final. Dengan demikian, peluang penambahan medali bagi kontingen Banyuwangi masih terbuka lebar.
Ajang Seleksi Menuju Porprov
Afan menambahkan, Kejurprov Liga 1 Muaythai Jawa Timur 2026 tidak hanya menjadi ajang pembuktian prestasi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai bagian dari seleksi atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.
“Kami masih menunggu hasil delapan partai final untuk memastikan total perolehan medali. Kami optimistis atlet Banyuwangi masih bisa menambah medali sekaligus menyiapkan komposisi terbaik untuk Porprov,” tegas Afan.
Dengan start positif di awal tahun, Muaythai Banyuwangi berharap tren prestasi ini dapat terus terjaga, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu kekuatan Muaythai di Jawa Timur. (fre)
Editor : Ali Sodiqin