Laga ini memiliki bobot besar karena dapat menentukan nasib kedua tim dalam perburuan tiket otomatis ke babak gugur.
Galatasaray saat ini menempati peringkat ke-18 klasemen, hanya terpaut tiga poin dari Atletico Madrid yang berada di posisi kedelapan, batas akhir zona lolos otomatis ke babak 16 besar. Kondisi ini membuat duel di Istanbul menjadi laga hidup-mati bagi kedua kubu.
Galatasaray Mengejar Sejarah di Kandang Sendiri
Secara historis, Galatasaray belum pernah merasakan kemenangan atas Atletico Madrid di ajang Eropa.
Dari empat pertemuan sebelumnya, wakil Turki itu hanya sekali imbang dan tiga kali kalah, termasuk dua kekalahan kandang masing-masing pada musim 1973-1974 0-1 dan Liga Champions 2015-2016 0-2.
Musim ini, performa Galatasaray di Liga Champions masih inkonsisten. Pasukan Okan Buruk mencatat tiga kemenangan dan tiga kekalahan dari enam laga, mengoleksi sembilan poin yang menempatkan mereka di papan tengah klasemen.
Meski demikian, peluang Galatasaray untuk finis di delapan besar masih terbuka. Mereka unggul tiga poin dari Benfica di peringkat ke-25 dan hanya terpaut tiga angka dari Atletico.
Namun, catatan pertemuan melawan tim Spanyol menjadi alarm bahaya, mengingat Galatasaray hanya menang satu kali dalam 21 laga terakhir melawan wakil La Liga.
Galatasaray masih harus menghadapi Manchester City pada laga terakhir fase liga. Dua kekalahan beruntun bisa saja membuat mereka terlempar dari zona playoff, meski tiga kemenangan sebelumnya memberikan fondasi yang cukup kuat.
Atletico Madrid Datang dengan Rekor Meyakinkan
Di sisi lain, Atletico Madrid punya modal statistik yang impresif. Tim asuhan Diego Simeone memenangi enam dari tujuh laga tandang mereka ke Turki, termasuk empat kemenangan beruntun terakhir.
Los Rojiblancos datang ke Istanbul dengan kepercayaan diri tinggi setelah menundukkan Alaves 1-0 di La Liga, serta mencatat kemenangan dramatis 3-2 atas PSV Eindhoven pada laga Liga Champions terakhir mereka.
Dengan catatan empat kemenangan dan dua kekalahan, Atletico kini mengoleksi 12 poin, cukup untuk menempati posisi kedelapan klasemen. Namun, dengan dua laga tersisa, posisi mereka masih belum sepenuhnya aman.
Menariknya, Atletico belum pernah kebobolan satu gol pun dalam empat pertemuan Liga Champions melawan Galatasaray dan juga tidak terkalahkan dalam enam laga melawan klub asal Turki di semua kompetisi.
Kabar Tim Jelang Laga
Galatasaray dipastikan kehilangan Metehan Baltaci akibat akumulasi kartu, sementara Gabriel Sara (lutut) dan Arda Unyay (paha) masih menjalani pemulihan. Kondisi Wilfried Singo juga belum sepenuhnya fit dan akan menjalani tes kebugaran jelang pertandingan.
Kabar baik datang dari Victor Osimhen, yang baru saja membantu Nigeria finis ketiga di Piala Afrika dan diperkirakan siap tampil. Leroy Sane juga disiapkan sebagai andalan di lini serang tuan rumah.
Atletico Madrid hanya kehilangan Clement Lenglet (lutut) dan Nico Gonzalez (paha). Simeone berpeluang melakukan rotasi ringan dengan memasukkan Koke dan Alex Baena sejak menit awal.
Nama Julian Alvarez patut mendapat sorotan. Penyerang asal Argentina itu tampil gemilang di Liga Champions musim ini dengan empat gol dan dua assist dari lima penampilan.
Prediksi Susunan Pemain
Galatasaray (4-2-3-1): Cakir; Elmali, Sanchez, Bardakci, Sallai; Torreira, Lemina; Sane, Akgun, Yilmaz; Osimhen
Atletico Madrid (4-4-2): Oblak; Llorente, Pubill, Hancko, Ruggeri; Simeone, Barrios, Koke, Baena; Sorloth, Alvarez
Prediksi Skor: Galatasaray 1-1 Atletico Madrid
Laga ini diprediksi berjalan ketat dan penuh tensi. Galatasaray akan mengandalkan dukungan publik RAMS Park, sementara Atletico datang dengan pengalaman dan rekor superior. Dengan kekuatan yang relatif seimbang, hasil imbang dinilai sebagai hasil paling realistis, meski peluang kemenangan tetap terbuka bagi kedua tim. (*)
Editor : Niklaas Andries