Kedua tim sama-sama baru tampil di San Siro pada pertengahan pekan. Lecce harus mengakui keunggulan Inter Milan, sedangkan Milan menunjukkan mental baja dengan bangkit dan menundukkan Como dalam laga tunda Serie A.
Mental Baja Milan, Harapan Scudetto Tetap Menyala
AC Milan baru saja menyelesaikan laga tunda akibat agenda Supercoppa Italiana di Arab Saudi, dengan bertandang ke markas Como. Meski hanya terpaut enam poin, Como sempat unggul lebih dulu dan nyaris memperkecil jarak klasemen.
Namun, penyelamatan krusial Mike Maignan dari jarak dekat menjadi titik balik. Meski kalah penguasaan bola dan dihujani 18 tembakan, Milan tampil sangat efektif lewat serangan balik. Christopher Nkunku sukses mengeksekusi penalti, sementara Adrien Rabiot mencetak dua gol penentu kemenangan.
Hasil tersebut menegaskan karakter pantang menyerah pasukan Massimiliano Allegri. Milan kini telah mengumpulkan 13 poin dari posisi tertinggal, terbanyak di Serie A musim ini. Sebelumnya, Rossoneri juga sempat menyelamatkan poin lewat hasil imbang dramatis kontra Genoa dan Fiorentina.
Konsistensi itu menjaga asa Scudetto tetap hidup. Milan belum pernah kalah di Serie A sejak pekan pembuka dan kini menyamai rekor tak terkalahkan terbaik mereka sejak 2004. Target berikutnya adalah memecahkan rekor 23 laga tanpa kekalahan yang dicatat era Fabio Capello pada musim 1992-1993.
Rekor Berpihak ke Milan, Lecce Masih Tumpul di Depan Gawang
Secara historis, Milan sangat dominan saat menjamu Lecce. Rossoneri menang 15 dari 19 laga kandang kontra wakil Salento tersebut. Lecce sendiri hanya mampu meraih satu kemenangan dari 28 pertemuan terakhir melawan Milan, yang terakhir terjadi hampir dua dekade lalu.
Meski demikian, Milan sempat tumbang 0-2 pada pertemuan pertama musim ini, bukti bahwa Lecce masih berpotensi merepotkan.
Namun, performa Lecce sepanjang awal 2026 jauh dari meyakinkan. Anak asuh Eusebio Di Francesco baru mengoleksi satu poin, dan kini hanya unggul tipis dari zona degradasi.
Dalam sepekan terakhir, Lecce kalah dari Parma setelah bermain dengan sembilan orang, lalu takluk 0-1 dari Inter Milan. Meski bertahan solid selama 77 menit, masalah lama kembali muncul: tumpul di lini serang. Lecce kini menjadi tim paling sedikit mencetak gol di Serie A musim ini.
Performa Terkini
AC Milan (Serie A): Seri-Menang-Menang-Seri-Seri-Menang
AC Milan (Semua Kompetisi): Kalah-Menang-Menang-Seri-Seri-Menang
Lecce (Serie A): Menang-Kalah-Seri-Kalah-Kalah-Kalah
Kabar Tim: Milan Nyaris Full Skuad, Lecce Krisis Bek
Baca Juga: Diduga ODGJ Hendak Curi Motor di Singojuruh, Pria Asal Banten Diamankan Warga dan Polisi
AC Milan masih menunggu kondisi bek Strahinja Pavlovic, yang mengalami cedera kepala dan harus mendapat sembilan jahitan pekan lalu. Koni De Winter kembali disiapkan sebagai pelapis jika Pavlovic belum pulih.
Selain Santiago Gimenez yang dipastikan absen, Allegri memiliki banyak opsi di lini depan. Christian Pulisic berpeluang berduet dengan Rafael Leao atau rekrutan anyar Niclas Fullkrug, sementara Nkunku tengah on fire dengan lima kontribusi gol dalam empat laga liga terakhir.
Di kubu Lecce, penyerang muda Francesco Camarda dipastikan absen menghadapi klub induknya karena cedera bahu. Nikola Stulic diprediksi menjadi ujung tombak.
Lecce juga kehilangan dua bek akibat akumulasi kartu, yakni Danilo Veiga dan Kialonda Gaspar. Namun, Lameck Banda dan Ylber Ramadani kembali tersedia usai menjalani sanksi. Hanya Medon Berisha yang masih masuk daftar cedera.
Prediksi Susunan Pemain
AC Milan (3-4-3): Maignan; Tomori, Gabbia, De Winter; Saelemaekers, Loftus-Cheek, Modric, Rabiot, Bartesaghi; Pulisic, Leao
Lecce (4-2-3-1): Falcone; Kouassi, Gabriel, Siebert, Gallo; Coulibaly, Ramadani; Pierotti, Gandelman, Sottil; Stulic
Prediksi Skor: AC Milan 3-0 Lecce
Meski Milan kerap kehilangan poin saat menghadapi tim papan bawah, kondisi Lecce yang pincang di lini belakang dan minim ancaman di depan membuat Rossoneri sangat difavoritkan.
Dengan kualitas individu dan kedalaman skuad yang unggul, AC Milan diprediksi menang meyakinkan 3-0, sekaligus terus menjaga tekanan dalam perburuan gelar Serie A. (*)
Editor : Niklaas Andries