Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Final AFCON 2025: Senegal Kehilangan Dua Pilar Jelang Duel Panas Kontra Maroko

Niklaas Andries • Sabtu, 17 Januari 2026 | 08:45 WIB

FINAL: Sadio Mane bawa Senegal ke final Piala Afrika 2025
FINAL: Sadio Mane bawa Senegal ke final Piala Afrika 2025
RADARBANYUWANGI.ID - Laga puncak Piala Afrika 2025 (AFCON) dipastikan berlangsung panas. Senegal akan menantang tuan rumah Maroko pada Senin (20/1) dini hari di Stade Prince Moulay Abdellah, Rabat, namun Singa Teranga harus tampil pincang tanpa dua pemain penting akibat sanksi akumulasi kartu.

Final AFCON 2025 ini mempertemukan dua raksasa Afrika setelah Senegal memastikan tiket ke partai puncak berkat kemenangan tipis 1-0 atas Mesir di semifinal.

Sementara itu, Maroko melaju ke final usai menyingkirkan Nigeria lewat drama adu penalti 4-2, setelah bermain imbang tanpa gol hingga perpanjangan waktu.

Koulibaly dan Diarra Dipastikan Absen

Senegal dipastikan tidak dapat menurunkan Kalidou Koulibaly dan Habib Diarra pada laga final. Keduanya harus menjalani hukuman larangan bermain akibat akumulasi kartu kuning selama fase gugur.

Absennya Koulibaly menjadi pukulan besar bagi Senegal. Sang kapten menerima kartu kuning saat menghadapi Mesir sebelum akhirnya ditarik keluar enam menit kemudian karena cedera. Sebelumnya, bek tengah berpengalaman itu sudah berada dalam ancaman skorsing usai menerima kartu kuning pada laga perempat final kontra Mali.

Pelanggaran kerasnya terhadap Omar Marmoush di semifinal menambah catatan pahit Koulibaly di AFCON edisi kali ini, setelah sebelumnya juga sempat diusir wasit pada fase grup. Final AFCON 2025 pun menjadi satu lagi laga besar yang harus ia saksikan dari pinggir lapangan.

Nasib serupa dialami Habib Diarra, yang juga mendapat kartu kuning pada pertandingan sebelumnya usai momen panas antar pemain. Gelandang muda tersebut dipastikan hanya bisa menjadi penonton saat Senegal berjuang merebut trofi.

Keuntungan Besar bagi Maroko

Dua absennya pemain kunci Senegal berpotensi mengubah peta kekuatan di final. Maroko datang dengan skuad nyaris sempurna tanpa satu pun pemain yang terkena sanksi, serta dukungan penuh publik sendiri di Rabat.

Tim asuhan Walid Regragui tampil solid sepanjang turnamen dan menunjukkan mental baja saat menyingkirkan Nigeria di semifinal. Dengan kondisi lawan yang pincang, Atlas Lions berada dalam posisi ideal untuk memburu gelar juara AFCON di kandang sendiri.

Final Sarat Gengsi dan Tekanan

Meski kehilangan dua pilar utama, Senegal tetap berambisi mengulang kejayaan sebagai juara Afrika. Namun, menghadapi Maroko yang sedang berada di puncak performa, tantangan Singa Teranga jelas semakin berat.

Final AFCON 2025 ini diprediksi berlangsung ketat, penuh tensi, dan sarat gengsi, dengan satu pertanyaan besar: mampukah Senegal mengatasi absennya Koulibaly dan Diarra, atau justru Maroko yang akan berpesta di hadapan publik sendiri? (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#senegal #AFCON 2025 #maroko