Laga ini bukan sekadar derby London, tetapi juga ujian krusial bagi dua pelatih yang sedang tertekan, Thomas Frank di kubu Spurs dan Nuno Espirito Santo di sisi The Hammers.
Tottenham berambisi mencatatkan double kemenangan liga atas West Ham untuk pertama kalinya sejak musim 2019/2020, setelah menang telak 3-0 di London Stadium pada pertemuan pertama September lalu.
Performa Spurs: Kian Terpuruk di Awal 2026
Tahun 2026 belum membawa senyum bagi pendukung Tottenham. Spurs masih belum meraih satu pun kemenangan sejak pergantian tahun, hanya bermain imbang melawan Sunderland 1-1 dan Bournemouth 2-2, sebelum tersingkir dari Piala FA usai kalah 1-2 dari Aston Villa pekan lalu.
Gol Wilson Odobert sempat memperkecil ketertinggalan di babak kedua, namun pasukan Thomas Frank gagal menyamakan skor. Kekalahan tersebut membuat Spurs tersingkir di putaran ketiga Piala FA untuk pertama kalinya sejak musim 2013-2014.
Tekanan terhadap Frank pun kian besar. Tottenham hanya meraih empat kemenangan dari 24 laga kandang terakhir Premier League, dengan musim ini baru mencatatkan dua kemenangan kandang, rekor terburuk mereka setelah 10 laga kandang dalam satu musim liga.
Meski kini terpuruk di posisi ke-14 klasemen, Spurs masih memiliki catatan positif menghadapi West Ham, dengan hanya satu kekalahan dari delapan pertemuan liga terakhir.
West Ham di Ambang Krisis Degradasi
Situasi West Ham jauh lebih mengkhawatirkan. The Hammers kini terpuruk di peringkat ke-18, tertinggal tujuh poin dari zona aman setelah kalah 1-2 dari sesama kandidat degradasi Nottingham Forest.
West Ham kini tanpa kemenangan dalam 10 laga liga beruntun, rekor terburuk mereka sejak musim 2006-2007. Nuno Espirito Santo sendiri baru meraih tiga kemenangan dari 17 pertandingan liga sejak menggantikan Graham Potter pada September lalu.
Masalah terbesar West Ham terletak di lini belakang. Mereka belum mencatatkan satu pun clean sheet dalam 19 laga terakhir di semua kompetisi.
Di Premier League, West Ham menjadi tim dengan jumlah kebobolan sundulan terbanyak dengan 11 gol dan juga paling banyak kebobolan dari situasi sepak pojok dengan 12 gol.
Ironisnya, Tottenham justru menjadi salah satu tim paling berbahaya dalam situasi bola mati, mencetak 11 gol dari sepak pojok musim ini.
Kabar Tim: Badai Cedera Spurs, West Ham Tak Kalah Pusing
Tottenham harus kehilangan banyak pemain penting. Richarlison dipastikan absen hingga tujuh pekan akibat cedera hamstring, menyusul Mohammed Kudus, Dejan Kulusevski, James Maddison, dan Rodrigo Bentancur yang masih dalam perawatan.
Kabar baik datang dari rekrutan anyar Conor Gallagher, yang didatangkan seharga £34,7 juta dan siap menjalani debutnya. Cristian Romero juga kembali dari skorsing dan kemungkinan besar akan langsung tampil sebagai starter.
Sementara itu, West Ham masih kehilangan Konstantinos Mavropanos dan Lukasz Fabianski karena cedera. Aaron Wan-Bissaka telah kembali dari tugas Piala Afrika dan berpeluang tampil sebagai starter. Rekrutan baru Valentin Castellanos juga siap kembali memimpin lini depan setelah mencetak gol di Piala FA.
Perkiraan Susunan Pemain
Tottenham Hotspur (4-2-3-1): Vicario; Porro, Romero, Van de Ven, Spence; Gray, Palhinha; Simons, Gallagher, Tel; Kolo Muani
West Ham United (4-2-3-1): Areola; Wan-Bissaka, Todibo, Kilman, Scarles; Magassa, Soucek; Bowen, Pablo, Summerville; Castellanos
Prediksi Skor: Tottenham Hotspur 2-1 West Ham United
Laga ini krusial bagi kedua tim dengan kepentingan berbeda. Tottenham butuh kemenangan untuk meredam tekanan dan memperbaiki posisi, sementara West Ham berjuang keluar dari zona degradasi.
Meski performa kandang Spurs mengecewakan, kualitas skuad dan kelemahan pertahanan West Ham membuat tuan rumah tetap difavoritkan. Dengan dukungan publik London Utara, Tottenham diprediksi mampu mengamankan kemenangan tipis 2-1. (*)
Editor : Niklaas Andries