Sebelumnya, Liverpool sudah tertahan oleh Leeds United dan Sunderland di Anfield musim ini. Kondisi tersebut membuat duel melawan Burnley menjadi ujian penting bagi pasukan Arne Slot.
Tren Imbang Bayangi Liverpool
Meski belum tersentuh kekalahan, Liverpool kehilangan momentum kemenangan dalam beberapa pekan terakhir. Sejak awal tahun, The Reds mencatatkan tiga hasil imbang beruntun di Premier League.
Hasil seri melawan Leeds dan Fulham terasa sebagai dua poin yang terbuang, namun Liverpool patut bersyukur saat menahan Arsenal tanpa gol pekan lalu. Laga tersebut diwarnai kontroversi setelah Gabriel Martinelli mendorong Conor Bradley yang tengah cedera.
Saat ini, Liverpool menempati posisi keempat klasemen, batas akhir zona Liga Champions, dengan keunggulan dua poin atas Brentford. Newcastle United dan Manchester United juga mengintai di belakang, membuat tekanan semakin besar.
Kemenangan 4-1 atas Barnsley di Piala FA, Senin lalu, setidaknya mengembalikan rasa percaya diri. Hasil itu memperpanjang rekor tak terkalahkan Liverpool menjadi 11 pertandingan di semua kompetisi, sejak kekalahan telak dari PSV Eindhoven di Liga Champions pada November lalu.
Kabar baik lainnya adalah kembalinya Mohamed Salah dalam waktu dekat usai Piala Afrika, yang diharapkan mampu mendongkrak daya gedor Liverpool. Musim ini, rata-rata tembakan Liverpool (14,7 per laga) menjadi yang terendah sejak musim 2001-2002.
Burnley Masih Terjebak Krisis
Baca Juga: Pesona Wisata Kebun Teh Gunung Gambir Jember, Hamparan Hijau Sejuk di Lereng Pegunungan
Berbanding terbalik dengan tuan rumah, Burnley masih berkutat dalam krisis panjang. Tim asuhan Scott Parker belum meraih kemenangan dalam 12 laga Premier League terakhir.
Sejak kemenangan dramatis 3-2 atas Wolverhampton pada Oktober, Burnley mencatatkan sembilan kekalahan dan tiga hasil imbang. Meski begitu, tiga hasil seri diraih dalam lima laga terakhir, memberi sedikit harapan.
Burnley terakhir bermain imbang 2-2 melawan Manchester United di Turf Moor pada 7 Januari. Hasil itu membuat mereka tertahan di posisi ke-19 klasemen, terpaut delapan poin dari zona aman.
Di Piala FA, Burnley sempat menunjukkan ketajaman lewat kemenangan 5-1 atas Millwall, namun konsistensi di liga masih menjadi masalah besar. Lebih buruk lagi, Burnley belum mencatatkan clean sheet tandang musim ini dan telah kalah enam kali beruntun dari Liverpool di Premier League, termasuk kekalahan 0-1 pada pertemuan pertama September lalu.
Kabar Tim
Liverpool dipastikan kehilangan Conor Bradley hingga akhir musim akibat cedera lutut serius, meski ia terhindar dari cedera ACL. Ia menyusul Giovanni Leoni, Alexander Isak, dan Wataru Endo ke ruang perawatan.
Hugo Ekitike kembali dari cedera dengan kontribusi satu gol dan satu assist di Piala FA dan berpeluang menjadi ujung tombak. Sementara itu, Mohamed Salah belum bisa tampil karena masih menjalani laga perebutan tempat ketiga Piala Afrika bersama Mesir.
Di kubu Burnley, sejumlah pemain absen, termasuk Zeki Amdouni, Connor Roberts, dan Josh Cullen. Ashley Barnes mencetak dua gol di Piala FA, tetapi kemungkinan akan digantikan Armando Broja sejak menit awal. Lyle Foster berpeluang kembali usai pulih dari sakit.
Perkiraan Susunan Pemain
Liverpool: Alisson; Frimpong, Konate, Van Dijk, Kerkez; Gravenberch, Mac Allister; Szoboszlai, Jones, Wirtz; Ekitike
Burnley: Dubravka; Laurent, Esteve, Humphreys; Walker, Ugochukwu, Florentino, Pires; Bruun Larsen, Anthony; Broja
Prediksi Skor: Liverpool 2-0 Burnley
Liverpool diperkirakan akan mendominasi permainan melawan Burnley yang cenderung bertahan rendah. Meski tidak mudah, kualitas dan kedalaman skuad The Reds diyakini cukup untuk membongkar pertahanan lawan dan mengamankan kemenangan liga pertama mereka pada 2026, kemungkinan disertai clean sheet. (*)
Editor : Niklaas Andries