Pertandingan empat besar ini berlangsung ketat dan minim peluang bersih. Kedua tim sama-sama kesulitan menembus sepertiga akhir lapangan, hingga momen penentuan akhirnya lahir dari kaki Mané pada babak kedua.
Gol semata wayang tersebut membawa Lions de la Teranga melangkah ke partai puncak, di mana mereka akan menghadapi pemenang laga semifinal lainnya antara Nigeria dan Maroko pada Minggu mendatang.
Bukan Performa Terbaik, Tapi Cukup Efektif
Secara permainan, duel Senegal kontra Mesir jauh dari kata spektakuler. Alur permainan sering tersendat dan kualitas serangan kedua tim tidak konsisten. Namun, pengalaman dan ketenangan Mané menjadi pembeda pada saat yang paling dibutuhkan.
Senegal sendiri hanya pernah sekali menjuarai Piala Afrika, yakni pada edisi 2021. Sementara Mesir datang dengan status raksasa Afrika sebagai tujuh kali juara, terakhir mengangkat trofi pada 2010 dan terakhir tampil di final pada 2021.
Perjalanan Senegal menuju semifinal pun tidak sepenuhnya mulus. Mereka sempat tertinggal saat menghadapi Sudan di babak 16 besar sebelum bangkit, serta hanya menang tipis 1-0 atas Mali di perempat final.
Mesir Tumpul, Salah Gagal Bersinar
Meski bukan penampilan terbaik Senegal, mereka tetap mampu mengendalikan pertandingan. Sebaliknya, Mesir tampil jauh di bawah ekspektasi.
Mohamed Salah dan Omar Marmoush gagal memberi dampak signifikan, sementara The Pharaohs hanya mencatatkan satu tembakan sepanjang laga, kontras dengan enam gol yang mereka cetak dalam dua pertandingan gugur sebelumnya.
Statistik tersebut menjadi gambaran betapa sulitnya Mesir mengembangkan permainan dan menembus pertahanan solid Senegal.
Momen Gol Penentu
Gol Sadio Mane (78’ – Senegal 1-0 Mesir). Kebuntuan akhirnya pecah ketika Mané melepaskan tembakan akurat dari tepi kotak penalti yang mengarah ke sudut bawah gawang. Gol tersebut langsung mengubah arah pertandingan dan memastikan Senegal melaju ke final.
Pemain Terbaik (Man of the Match): Sadio Mane
Tak diragukan lagi, Sadio Mane layak menyandang gelar pemain terbaik. Meski tidak selalu dominan sepanjang laga, penyerang berusia 33 tahun itu tampil paling menentukan. Keberaniannya mengambil risiko dan ketajamannya di momen krusial menjadi kunci kemenangan Senegal.
Statistik Pertandingan Senegal vs Mesir
Baca Juga: Cara Pinjam Uang di DANA 2026: Ini Fakta Sebenarnya, Fitur Legal, dan Tips Aman Hindari Penipuan
Penguasaan bola: Senegal 63% – 37% Mesir
Tembakan: Senegal 12 – 3 Mesir
Tembakan tepat sasaran: Senegal 4 – 1 Mesir
Sepak pojok: Senegal 6 – 1 Mesir
Pelanggaran: Senegal 10 – 11 Mesir
Pertandingan Selanjutnya
Senegal kini tinggal selangkah lagi dari gelar Piala Afrika 2025, dengan laga final menanti pada Minggu melawan Nigeria atau Maroko.
Sementara itu, Mesir akan mengalihkan fokus ke Piala Dunia 2026, di mana mereka dijadwalkan menghadapi Belgia pada laga pembuka turnamen, 15 Juni mendatang. (*)
Editor : Niklaas Andries