Meski membutuhkan waktu untuk menemukan ritme permainan, Bayern akhirnya mampu menunjukkan ketajaman. Gol keempat Lennart Karl, wonderkid berusia 17 tahun, pada musim Bundesliga ini menjadi penutup kemenangan Die Roten dalam laga yang sarat emosi tersebut.
Dengan 17 pertandingan telah dimainkan dari total 34 laga musim ini, Bayern kini mengoleksi 47 poin, menyamai rekor paruh musim Bundesliga yang sebelumnya dicatat tim asuhan Pep Guardiola pada musim 2013-2014. Bayern bahkan melampaui rekor tersebut dari selisih gol, dengan +53, jauh di atas +35 milik tim Guardiola kala itu.
Namun, kemenangan ini tidak semegah pesta gol 8-1 atas Wolfsburg yang mereka raih akhir pekan lalu.
Asap Flare, Gol Cepat, dan Perlawanan Sengit Cologne
Aksi piroteknik besar-besaran dari pendukung Cologne sebelum kick-off menciptakan asap tebal yang menyelimuti lapangan. Wasit terpaksa menghentikan laga pada menit keempat hingga kondisi memungkinkan pertandingan dilanjutkan.
Cologne tampil penuh semangat sejak awal. Manuel Neuer harus melakukan penyelamatan krusial untuk menggagalkan peluang emas Said El Mala, 19 tahun, dalam serangan balik cepat di menit kedua.
Tuan rumah akhirnya unggul lebih dulu pada menit ke-41. Linton Maina merebut bola dari Serge Gnabry di area pertahanan Bayern, lalu melesat menembus lapangan sebelum mencetak gol solo spektakuler akibat lambannya reaksi lini belakang tim tamu.
Bayern tak butuh waktu lama untuk merespons. Gnabry menebus kesalahannya dengan gol unik dari sudut sempit, sebuah tembakan yang memantul ke tanah lalu melambung melewati kiper Cologne.
Gol Kim Min-jae dan Sentuhan Ajaib Wonderkid
Setelah kesulitan membongkar pertahanan rapat Cologne, Bayern akhirnya berbalik unggul pada menit ke-71 lewat skema sepak pojok pendek yang rapi. Kim Min-jae menyundul bola masuk ke gawang, mengakhiri puasa golnya selama 32 pertandingan atau hampir satu tahun bersama Bayern.
Kemenangan Bayern dipastikan pada menit ke-84. Lennart Karl menyambut umpan Luis Díaz dengan penyelesaian satu sentuhan yang klinis, mempertegas statusnya sebagai salah satu talenta muda paling bersinar di Bundesliga musim ini.
Hasil ini membuat Bayern semakin kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan 11 poin, sekaligus mengirim pesan tegas bahwa dominasi mereka masih sulit digoyahkan, meski laga diawali dengan asap, bukan api. (*)
Editor : Niklaas Andries