RADARBANYUWANGI.ID - Real Madrid secara resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan pelatih kepala Xabi Alonso berdasarkan kesepakatan bersama.
Keputusan ini diumumkan hanya beberapa hari setelah Los Blancos kalah 2-3 dari Barcelona pada partai final Piala Super Spanyol, Minggu malam waktu setempat.
Menariknya, pasca laga tersebut, sejumlah laporan menyebut Alonso masih mendapat dukungan penuh dari Presiden klub Florentino Perez serta jajaran petinggi klub di Santiago Bernabeu.
Bahkan, Alonso sempat dijadwalkan langsung mempersiapkan tim untuk laga Copa del Rey melawan Albacete setibanya skuad kembali dari Arab Saudi.
Namun, situasi berubah cepat. Klub akhirnya mengonfirmasi bahwa pelatih asal Spanyol itu telah meninggalkan jabatannya.
Pernyataan Resmi Klub
Dalam pernyataan resminya, Real Madrid menyampaikan:
“Real Madrid CF mengumumkan bahwa, berdasarkan kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso, telah diputuskan untuk mengakhiri masa tugasnya sebagai pelatih tim utama.
Xabi Alonso akan selalu mendapatkan kasih sayang dan rasa hormat dari seluruh Madridista karena ia adalah legenda Real Madrid dan selalu merepresentasikan nilai-nilai klub ini. Real Madrid akan selalu menjadi rumahnya.
Klub mengucapkan terima kasih kepada Xabi Alonso beserta seluruh staf kepelatihannya atas dedikasi dan kerja keras mereka, serta mendoakan yang terbaik dalam fase baru kehidupan mereka.”
Álvaro Arbeloa Ditunjuk sebagai Pelatih Baru
Tak butuh waktu lama bagi manajemen Real Madrid untuk menunjuk pengganti. Álvaro Arbeloa resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala tim utama Real Madrid.
Dalam pernyataan terpisah, klub menegaskan:
“Real Madrid CF mengumumkan bahwa Álvaro Arbeloa adalah pelatih baru tim utama.”
Arbeloa, yang kini berusia 42 tahun, merupakan mantan pemain Real Madrid. Ia memulai karier profesionalnya bersama klub ibu kota Spanyol tersebut sebelum kembali mengenakan seragam putih pada 2009. Total, Arbeloa mencatat 238 penampilan bersama Los Blancos.
Dari Castilla ke Tim Utama
Sebelum promosi ke tim senior, Arbeloa menjabat sebagai pelatih Real Madrid Castilla sejak Mei tahun lalu. Dari 19 pertandingan, ia membukukan 10 kemenangan, satu hasil imbang, dan delapan kekalahan.
Meski catatan tersebut terbilang moderat, Arbeloa dikenal sukses membina pemain muda di akademi Real Madrid. Reputasinya sebagai pelatih pengembangan menjadi salah satu alasan manajemen mempercayakan jabatan tertinggi kepadanya setelah kepergian Alonso.
Rekam Jejak Singkat Xabi Alonso di Bernabeu
Xabi Alonso baru ditunjuk sebagai pelatih Real Madrid pada Juni lalu, menyusul kesuksesannya bersama Bayer Leverkusen. Ia dianggap sebagai salah satu pelatih muda terbaik di dunia saat ini.
Selama menangani Real Madrid, Alonso mencatat:
34 pertandingan
24 kemenangan
4 hasil imbang
6 kekalahan
Persentase kemenangan: 70,6%
Catatan tersebut tergolong impresif, meski tidak cukup untuk mengamankan posisinya di tengah tekanan hasil dan ekspektasi tinggi klub.
Debut Arbeloa Dimulai di Copa del Rey
Álvaro Arbeloa akan langsung memimpin tim pada laga Copa del Rey melawan Albacete, Rabu malam. Setelah itu, Real Madrid dijadwalkan menjamu Levante pada lanjutan La Liga akhir pekan ini.
Saat ini, Los Blancos menempati peringkat kedua klasemen La Liga, tertinggal empat poin dari Barcelona di puncak klasemen.
Era Baru di Santiago Bernabeu
Kepergian Xabi Alonso dan penunjukan Arbeloa menandai babak baru bagi Real Madrid di tengah musim. Tantangan besar menanti, baik di kompetisi domestik maupun Eropa, dengan sorotan tajam tertuju pada bagaimana Arbeloa mampu mengelola skuad penuh bintang di level tertinggi. (*)
Editor : Niklaas Andries