Newcastle bertekad mempertahankan gelar Piala Liga yang mereka raih musim 2024-2025, sementara Manchester City mengincar trofi tersebut untuk pertama kalinya sejak musim 2020-2021.
Newcastle: Mimpi Besar yang Ingin Dipertahankan
The Magpies akhirnya mengakhiri penantian 70 tahun tanpa trofi besar ketika menjuarai Piala Liga musim lalu. Gol dari Alexander Isak dan Dan Burn memastikan kemenangan dramatis 2-1 atas Liverpool di Wembley.
Perjalanan Newcastle dalam mempertahankan gelar musim ini terbilang meyakinkan. Pasukan Eddie Howe menyingkirkan Bradford City 4-1, Tottenham Hotspur (2-0), dan melaju ke semifinal setelah menaklukkan Fulham 2-1 lewat gol penentuan Lewis Miley pada menit ke-92.
Kini, Newcastle menghadapi ujian terberat dengan menjamu Manchester City. Catatan kandang mereka memberi kepercayaan diri tambahan: dalam empat pertemuan kandang terakhir melawan City, Newcastle mencatat dua kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan. Bahkan, Newcastle selalu menang dalam dua pertemuan terakhir kontra City di ajang Piala Liga.
Performa terkini Newcastle juga impresif. Mereka mencatat tiga kemenangan dan satu hasil imbang dalam empat laga terakhir, termasuk kemenangan adu penalti 7-6 atas Bournemouth. Di St James’ Park, Newcastle tak terkalahkan dalam 13 pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Manchester City: Konsisten, Namun Ingin Tebus Kegagalan
Baca Juga: Tol Jagorawi, Tol Pertama di Indonesia: Sejarah Panjang, 13 Pintu Tol, dan Deretan Rest Area Ikonik
Manchester City datang dengan modal 12 laga tanpa kekalahan di semua kompetisi, meraih sembilan kemenangan dan tiga hasil imbang. Kemenangan telak 10-1 atas Exeter City pada laga terakhir menegaskan ketajaman skuad asuhan Pep Guardiola.
Meski demikian, perjalanan City di Piala Liga beberapa musim terakhir tidak selalu mulus. Mereka sempat tersingkir lebih awal pada edisi 2021-2022, 2022-2023, dan 2023-2024.
Musim ini, kemenangan atas Huddersfield Town, Swansea City, dan Brentford membawa City kembali ke semifinal Piala Liga untuk pertama kalinya sejak era dominasi empat gelar beruntun antara 2017 hingga 2021.
Guardiola tentu mengincar hasil positif di leg pertama ini, mengingat leg kedua akan digelar di kandang mereka sendiri. City juga ingin menghindari pengulangan kekalahan 1-2 dari Newcastle di St James’ Park pada laga Liga Inggris November 2025.
Kemenangan terakhir City di stadion tersebut terjadi dua tahun lalu, saat mereka menaklukkan Newcastle 3-2 lewat gol penentu menit ke-91 dari Oscar Bobb.
Performa Terkini
Newcastle United (Piala Liga): Menang-Menang-Menang
Newcastle United (semua kompetisi): Seri-Menang-Menang-Menang-Kalah-Seri
Manchester City (Piala Liga): Menang-Menang-Menang
Manchester City (semua kompetisi): Menang-Seri-Seri-Seri-Menang-Menang
Kabar Tim
Newcastle harus kehilangan beberapa pemain bertahan akibat cedera, termasuk Dan Burn, Emil Krafth, Fabian Schär, Jamaal Lascelles, dan William Osula. Anthony Elanga juga masih diragukan tampil.
Kabar baik datang dari Harvey Barnes, yang mencetak empat gol dalam dua penampilan terakhir dan diprediksi menjadi bagian dari lini serang bersama Anthony Gordon, Nick Woltemade, dan Yoane Wissa.
Di lini tengah, Bruno Guimarães kemungkinan kembali menjadi starter mendampingi Sandro Tonali, sementara lini belakang berpotensi diisi Lewis Miley, Malick Thiaw, Sven Botman, dan Lewis Hall.
Manchester City juga tidak datang dengan kekuatan penuh. John Stones, Joško Gvardiol, Mateo Kovačić, Rúben Dias, Savinho, dan Oscar Bobb masih dibekap cedera.
Duet Max Alleyne dan Abdukodir Khusanov berpeluang kembali mengisi jantung pertahanan, sementara Phil Foden, yang diistirahatkan pada laga sebelumnya, siap kembali memimpin lini serang bersama Erling Haaland.
Perkiraan Susunan Pemain
Newcastle United (4-2-3-1): Ramsdale; Miley, Thiaw, Botman, Hall; Tonali, Guimarães; Gordon, Woltemade, Barnes; Wissa
Manchester City (4-1-4-1): Trafford; Nunes, Khusanov, Alleyne, O’Riley; González; Cherki, Foden, Reijnders, Doku; Haaland
Prediksi Skor: Newcastle United 2-2 Manchester City
Newcastle tampil sangat solid di kandang, sementara Manchester City membawa konsistensi tinggi dalam performa mereka.
Dengan kekuatan relatif berimbang dan atmosfer panas St James’ Park, laga leg pertama semifinal ini diprediksi berlangsung ketat dan berakhir imbang, sebelum penentuan nasib berlanjut di Etihad Stadium. (*)
Editor : Niklaas Andries