RADARBANYUWANG.ID - Inter Milan akan menghadapi Napoli dalam laga akbar Serie A yang digelar Senin (12/1) dini hari di Stadion San Siro. Pertemuan dua kandidat juara ini diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menentukan dalam persaingan perebutan Scudetto musim ini.
Meski Napoli keluar sebagai pemenang saat kedua tim bertemu di Naples pada putaran pertama, Inter kini unggul empat poin atas rival asal Italia selatan tersebut di klasemen sementara.
Performa Terkini Kedua Tim
Inter Milan tampil impresif di kompetisi domestik. Sejak kalah di Derby della Madonnina, Nerazzurri mencatat enam kemenangan beruntun di Serie A.
Respons positif ini menunjukkan mental juara tim asuhan Cristian Chivu, meski mereka sempat terpeleset di Liga Champions dan Supercoppa Italiana.
Memasuki tahun 2026, Inter langsung meraih kemenangan atas Bologna, lalu melanjutkan tren positif dengan menaklukkan Parma pada tengah pekan.
Marcus Thuram dan Federico Dimarco menjadi pencetak gol dalam laga tersebut, dengan Thuram mencatatkan gol keduanya secara beruntun.
Inter saat ini memiliki lini serang paling produktif di Serie A, mencetak 11 gol lebih banyak dibanding pesaing terdekat mereka, AC Milan. Dari 18 laga liga, Inter membukukan 14 kemenangan dan empat kekalahan, unggul tiga poin atas Milan dan empat poin dari Napoli.
Meski masih ada tanda tanya terkait performa di laga besar, Inter berada di posisi ideal untuk merebut kembali Scudetto. Apalagi, performa kandang mereka sangat solid dengan tujuh kemenangan dari sembilan laga liga di San Siro, semuanya dengan minimal dua gol.
Inter juga tak terkalahkan dalam delapan laga kandang terakhir melawan Napoli di Serie A, dengan kekalahan terakhir terjadi pada April 2017.
Napoli Hadapi Tekanan Besar
Di sisi lain, Napoli datang dengan tekanan cukup besar. Meski memiliki catatan empat laga beruntun tanpa kekalahan melawan Inter, termasuk kemenangan 3-1 pada pertemuan pertama musim ini, konsistensi mereka mulai dipertanyakan.
Tim asuhan Antonio Conte kehilangan poin penting pada tengah pekan setelah ditahan imbang Hellas Verona. Gol babak kedua dari Scott McTominay dan Giovanni Di Lorenzo hanya cukup untuk menyelamatkan satu poin.
Hasil tersebut memutus rangkaian empat kemenangan beruntun tanpa kebobolan yang sebelumnya menjaga Napoli tetap bersaing di puncak klasemen. Kini, mereka tertinggal dari dua klub Milan dalam persaingan ketat yang juga melibatkan Juventus dan AS Roma.
Meski kemenangan tandang 2-0 atas Cremonese dan Lazio sempat memperbaiki rekor tandang yang kurang meyakinkan, laga di San Siro akan menjadi ujian terberat Napoli sejauh ini.
Kabar Tim Inter Milan
Inter hanya kehilangan Denzel Dumfries karena cedera, sementara Davide Frattesi masih diragukan. Matteo Darmian dan Andy Diouf sudah kembali berlatih, namun kemungkinan hanya mengisi bangku cadangan.
Pemain-pemain utama seperti Marcus Thuram, Alessandro Bastoni, dan Nicolo Barella diperkirakan kembali menjadi starter. Piotr Zielinski, yang pernah membela Napoli, juga berpeluang tampil sejak awal.
Thuram akan berduet dengan kapten tim Lautaro Martinez, yang tercatat sudah mencetak empat gol Serie A ke gawang Napoli, meski belum mencetak gol dalam delapan pertemuan liga terakhir.
Kabar Tim Napoli
Napoli masih dilanda badai cedera di lini tengah. Kevin De Bruyne, Frank Anguissa, dan Billy Gilmour belum bisa tampil. Mantan penyerang Inter, Romelu Lukaku, juga absen.
Namun, Scott McTominay dipastikan tampil dan menjadi salah satu ancaman utama setelah mencetak dua gol dalam tiga laga melawan Inter. Penyerang tajam Rasmus Hojlund tetap menjadi ujung tombak Napoli.
Winger Brasil David Neres masih diragukan, sementara Pasquale Mazzocchi kembali tersedia usai menjalani larangan bermain.
Perkiraan Susunan Pemain
Inter Milan (3-5-2): Sommer; Bisseck, Akanji, Bastoni; Henrique, Barella, Calhanoglu, Zielinski, Dimarco; Thuram, Lautaro Martinez
Napoli (3-4-2-1): Milinkovic-Savic; Di Lorenzo, Rrahmani, Buongiorno; Politano, Lobotka, McTominay, Spinazzola; Elmas, Lang; Hojlund
Prediksi Skor: Inter Milan 2-1 Napoli
Inter dinilai memiliki momentum yang tepat untuk mengakhiri tren negatif mereka di laga besar melawan rival langsung. Sementara Napoli tetap berbahaya, inkonsistensi dan rekor tandang yang kurang solid menjadi pekerjaan rumah besar. (*)
Editor : Niklaas Andries