Sorotan tertuju pada David Moyes, manajer Everton, yang kembali bertemu mantan klubnya. Pelatih berpengalaman asal Skotlandia itu berharap dapat memutus tren negatif The Toffees di ajang Piala FA, kompetisi yang pernah membawa kejayaan bagi klub Merseyside tersebut.
Everton Cari Jalan Keluar dari Kutukan FA Cup
Everton tercatat telah mengoleksi lima trofi FA Cup, namun gelar terakhir mereka raih sudah cukup lama, yakni pada 1995. Sejak mencapai final pada 2009, saat kalah dari Chelsea, langkah The Toffees lebih sering terhenti di fase menengah.
Dalam dua dekade terakhir, Everton dua kali terhenti di semifinal dan empat kali kandas di perempat final. Lebih mengkhawatirkan lagi, mereka selalu gagal melampaui putaran keempat dalam tiga musim terakhir.
Catatan pribadi David Moyes di FA Cup juga kurang meyakinkan. Ia tersingkir dalam delapan dari 10 laga terakhirnya di kompetisi ini ketika menghadapi sesama tim Premier League, sebuah sinyal bahaya di tengah performa liga yang belum stabil.
Di Premier League, Everton hanya mencatat satu kemenangan dari enam laga terakhir. Hasil imbang 1-1 kontra Wolverhampton Wanderers di tengah pekan patut diapresiasi karena diraih dengan sembilan pemain, namun itu sekaligus memperpanjang rekor tanpa kemenangan kandang menjadi tiga laga.
Sunderland Ingin Hentikan Dominasi Everton
Sunderland, peraih dua trofi FA Cup (1937 dan 1973), belum kembali ke final sejak menjadi runner-up pada 1992. Klub berjuluk The Black Cats itu kini berupaya menembus putaran keempat FA Cup untuk kedua kalinya dalam 11 musim terakhir.
Namun, sejarah tidak berpihak kepada mereka. Everton tercatat telah menyingkirkan Sunderland delapan kali di FA Cup, rekor eliminasi terbanyak kedua Everton terhadap satu lawan.
Dari sisi performa, Sunderland juga belum sepenuhnya meyakinkan. Meski sempat menahan imbang Manchester City dan Tottenham Hotspur, kekalahan telak 0-3 dari Brentford di laga terakhir memperpanjang puasa kemenangan mereka menjadi lima pertandingan di semua ajang.
Sunderland juga hanya meraih dua kemenangan dari 12 laga terakhir. Meski sempat menahan Everton 1-1 di Premier League beberapa bulan lalu, konsistensi tetap menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim asuhan Régis Le Bris.
Kabar Tim Everton vs Sunderland
Everton harus kehilangan dua pemain akibat kartu merah saat melawan Wolves. Michael Keane menerima kartu merah langsung dan harus menjalani larangan tiga pertandingan, sementara Jack Grealish absen satu laga karena akumulasi kartu.
Sejumlah pemain lain juga menepi, termasuk Seamus Coleman, Jarrad Branthwaite, Kiernan Dewsbury-Hall, dan Carlos Alcaraz. Iliman Ndiaye serta Idrissa Gueye juga belum tersedia karena masih terkait agenda Piala Afrika.
Di kubu Sunderland, beberapa pemain baru saja tersingkir dari Piala Afrika, dengan status kebugaran mereka masih belum pasti. Aji Alese masih dalam pemulihan cedera bahu, sementara Wilson Isidor harus menjalani tes kebugaran jelang laga.
Perkiraan Susunan Pemain
Everton (4-3-3): Travers; Patterson, O’Brien, Tarkowski, Aznou; Rohl, Garner, Iroegbunam; Dibling, Beto, McNeil
Sunderland (4-2-3-1): Patterson; Mukiele, Alderete, Ballard, Cirkin; Xhaka, Geertruida; Adingra, Le Fee, Mayenda; Brobbey
Prediksi Skor: Everton 1-1 Sunderland (Perpanjangan Waktu, Everton Menang Adu Penalti)
Sunderland kerap kesulitan mencetak gol saat bermain tandang, sementara Everton juga belum sepenuhnya meyakinkan di kandang. Laga ini diprediksi berjalan ketat dan minim gol, sebelum akhirnya Everton memanfaatkan dukungan publik Hill Dickinson Stadium untuk melaju lewat drama adu penalti. (*)
Editor : Niklaas Andries