Meski hanya terpaut dua peringkat di klasemen, performa kedua tim dalam beberapa pekan terakhir berada di kutub yang berlawanan.
Como tengah memburu posisi enam besar Serie A dengan modal tiga kemenangan beruntun tanpa kebobolan. Sebaliknya, Bologna datang ke Lombardy dalam situasi sulit setelah gagal meraih kemenangan dalam enam laga liga terakhir.
Como Kian Solid, Pertahanan Terbaik Serie A
Didukung investasi besar dan proyek jangka panjang, Como terus menunjukkan perkembangan signifikan sejak promosi kembali ke kasta tertinggi. Setelah finis di 10 besar musim lalu, tim asuhan Cesc Fabregas kini melangkah lebih jauh dengan bercokol di peringkat keenam klasemen.
Como membuka tahun 2026 dengan meyakinkan. Usai menaklukkan Udinese, mereka kembali berpesta gol dengan kemenangan 3-0 atas Pisa di tengah pekan. Penyerang Tasos Douvikas tampil menonjol dengan mencetak dua gol.
Tak hanya tajam di depan, lini belakang Como juga tampil luar biasa. Mereka tidak kebobolan dalam lebih dari 300 menit terakhir, dan total 12 gol yang bersarang ke gawang mereka menjadi rekor pertahanan terbaik Serie A musim ini, mengungguli Inter, AC Milan, Juventus, hingga Napoli.
Dengan koleksi 33 poin, Como telah melampaui raihan paruh musim lalu yang hanya 18 angka. Di kandang sendiri, Lariani juga belum tersentuh kekalahan dengan catatan enam kemenangan dan tiga hasil imbang di semua ajang.
Bologna Kehilangan Momentum
Situasi Bologna sangat berbeda dibandingkan awal musim. Tim asuhan Vincenzo Italiano sempat tampil impresif dan menjadi penantang serius zona Liga Champions. Namun, periode sulit di paruh musim membuat peluang mereka tergerus.
Setelah mencatat sembilan laga tak terkalahkan, Bologna kini terjerembap tanpa kemenangan dalam enam pertandingan Serie A dan turun ke peringkat kedelapan. Kekalahan 0-2 dari Atalanta di tengah pekan, yang membuat mereka disalip lawan, semakin menegaskan tren negatif tersebut.
Sebagai juara bertahan Coppa Italia, Bologna juga gagal bangkit di Supercoppa setelah ditundukkan Napoli. Dengan hanya dua poin dari enam laga liga terakhir, mereka tak lagi mampu menyamai capaian 32 poin pada paruh musim lalu.
Sebelum menghadapi rangkaian laga berat di Serie A dan Europa League, Bologna dituntut segera bangkit saat bertandang ke markas Como.
Kabar Tim Como vs Bologna
Como dipastikan kehilangan bek tengah Jacobo Ramon yang harus menjalani sanksi akumulasi kartu. Absennya Diego Carlos dan Edoardo Goldaniga membuka peluang bagi Ignace Van der Brempt untuk mengisi lini belakang.
Tuan rumah juga belum bisa diperkuat Assane Diao, Alvaro Morata, dan Jayden Addai. Di lini depan, Douvikas diprediksi kembali berduet dengan kreator serangan Nico Paz.
Di kubu Bologna, hanya Federico Bernardeschi yang dipastikan absen. Kiper utama Lukasz Skorupski telah kembali berlatih penuh dan berpeluang masuk bangku cadangan. Thijs Dallinga kemungkinan kembali dipercaya sebagai ujung tombak, menggeser Santiago Castro.
Perkiraan Susunan Pemain
Como (4-2-3-1): Butez; Smolcic, Van der Brempt, Kempf, Valle; Perrone, Da Cunha; Vojvoda, Paz, Rodriguez; Douvikas
Bologna (4-2-3-1): Ravaglia; Holm, Heggem, Lucumi, Miranda; Moro, Pobega; Orsolini, Odgaard, Cambiaghi; Dallinga
Prediksi Skor: Como 1-0 Bologna
Duel ini diprediksi berlangsung ketat, mempertemukan dua klub yang dikelola dengan baik namun melalui jalur berbeda. Dengan performa kandang yang solid dan kepercayaan diri tinggi, Como berpeluang membalas kekalahan tipis di pertemuan pertama musim ini sekaligus memperpanjang krisis Bologna. (*)
Editor : Niklaas Andries