RADARBANYUWANGI.ID – Nasib Persewangi Banyuwangi di ajang Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur musim ini ditentukan pada laga terakhir fase grup.
Tim berjuluk Laskar Blambangan itu harus menghadapi Malang United pada pertandingan penentuan yang dijadwalkan berlangsung Jumat (9/1) siang.
Saat ini, Persewangi berada di peringkat ketiga klasemen sementara Grup EE dengan raihan dua poin dari dua pertandingan.
Berdasarkan kalkulasi klasemen, Persewangi wajib menang dengan selisih minimal dua gol, atau setidaknya skor 2-0, untuk menjaga peluang lolos ke babak 16 besar.
Persaingan di Grup EE sendiri masih terbuka lebar setelah seluruh peserta menuntaskan dua laga awal.
Persikoba Batu dan Unesa FC sementara memimpin klasemen dengan koleksi empat poin.
Persikoba Batu menempati posisi puncak usai mencatatkan satu kemenangan dan satu hasil imbang, dengan produktivitas dua gol memasukkan dan satu gol kebobolan, sehingga memiliki selisih gol +1.
Unesa FC membuntuti di peringkat kedua dengan catatan poin, jumlah pertandingan, serta selisih gol yang sama.
Kondisi tersebut membuat persaingan di papan atas klasemen masih sangat ketat dan berpeluang berubah hingga laga terakhir.
Sementara itu, Persewangi Banyuwangi berada di posisi ketiga dengan dua poin, hasil dari dua kali bermain imbang.
Dalam dua laga tersebut, Persewangi mencetak dua gol dan kebobolan dua gol, sehingga memiliki selisih gol nol.
Di dasar klasemen terdapat Malang United yang belum mengoleksi poin setelah menelan dua kekalahan, belum mencetak gol, dan kebobolan dua kali.
Meski berada di posisi ketiga, peluang Persewangi untuk melangkah ke fase gugur masih terbuka.
Laga terakhir melawan Malang United menjadi momentum krusial yang tak boleh disia-siakan.
Dengan catatan, Persewangi harus meraih kemenangan dengan margin dua gol atau lebih, sembari berharap hasil pertandingan lain berjalan sesuai skenario yang menguntungkan.
Kapten Persewangi Banyuwangi, Anis Mujiono, menegaskan seluruh pemain siap tampil habis-habisan pada laga krusial tersebut.
Menurutnya, tim telah memahami betul situasi yang dihadapi dan target yang harus dicapai pada pertandingan penentuan ini.
“Seluruh pemain dalam kondisi fit. Kami siap bermain maksimal dan all out untuk mengambil poin penuh sekaligus mencetak skor yang dibutuhkan,” ujar Anis.
Ia menambahkan, kemenangan dengan margin gol menjadi harga mati demi menjaga asa Persewangi melangkah lebih jauh di turnamen.
“Kami ingin membuka peluang Persewangi lolos ke babak 16 besar. Tidak ada pilihan lain selain menang dengan selisih gol,” tandasnya.
Dengan persiapan matang dan motivasi tinggi, Persewangi berharap mampu memanfaatkan laga terakhir fase grup sebagai pintu menuju babak 16 besar, sekaligus menjaga peluang mengharumkan nama Banyuwangi di ajang Piala Gubernur Jawa Timur musim ini. (fre)
Editor : Ali Sodiqin