Sejak kedatangannya ke Anfield pada musim panas 2024, Slot dihadapkan pada potensi besar yang dimiliki Rio Ngumoha. Pemain berusia 17 tahun itu tampil menonjol bersama tim muda Liverpool dan kemudian mendapat kesempatan berlatih bersama skuad utama pada paruh pertama musim.
Ngumoha akhirnya melakoni debut profesionalnya pada 11 Januari 2025 saat Liverpool menang telak 4-0 atas Accrington Stanley di ajang Piala FA.
Namun, sejak laga tersebut, sang pemain muda baru mencatatkan sembilan penampilan tambahan. Minimnya menit bermain ini memunculkan tanda tanya mengenai masa depannya serta arah kebijakan yang diambil klub.
Situasi itulah yang kemudian disebut memicu perdebatan sengit antara Slot dan Hughes.
Slot Ingin Winger Baru, Manajemen Pilih Jalur Regenerasi
Akar konflik bermula dari kebijakan transfer Liverpool usai kepergian winger andalan Luis Díaz. Pada bursa transfer musim panas, The Reds melepas Díaz ke Bayern Munchen dengan nilai mencapai £65,5 juta.
Slot menginginkan pengganti sepadan di sektor sayap. Liverpool sempat dikaitkan dengan sejumlah penyerang, namun akhirnya memilih memfokuskan belanja pada posisi penyerang tengah dengan mendatangkan Alexander Isak dan Hugo Ekitike.
Keputusan ini bertentangan dengan keinginan Slot. Pelatih asal Belanda itu dikabarkan mendesak manajemen untuk merekrut winger baru seperti Bradley Barcola atau Malick Fofana guna memperkuat sisi lapangan.
Di sisi lain, Hughes dan tim rekrutmen Liverpool memiliki pandangan berbeda. Mereka menilai Slot seharusnya memberi peran lebih besar kepada Ngumoha, yang tampil impresif selama pramusim. Pemain muda tersebut mencatatkan lima kontribusi gol dari lima laga pramusim, statistik yang dianggap cukup sebagai bukti kesiapan bersaing di level tertinggi.
Slot, bagaimanapun, disebut belum sepenuhnya yakin. Ia menilai Ngumoha belum siap tampil reguler dan tetap menuntut kedatangan winger baru sebelum jendela transfer ditutup.
Ketegangan Memuncak, Masa Depan Ngumoha Menggantung
Laporan tersebut mengungkap bahwa Hughes menolak mengikuti permintaan Slot. Dalam diskusi internal, sang direktur disebut menegaskan kepada pelatihnya agar Ngumoha dimainkan secara konsisten sepanjang musim. (*)
Kebijakan klub, menurut Hughes, lebih menitikberatkan pada pengembangan talenta internal ketimbang mengeluarkan dana besar untuk pembelian pemain baru.
Namun, realitas di lapangan menunjukkan Slot belum sepenuhnya sejalan dengan arahan tersebut. Minimnya kesempatan bermain bagi Ngumoha terus menjadi sumber gesekan antara manajer dan jajaran manajemen.
Dengan posisi Slot yang disebut belum sepenuhnya aman, perhatian kini tertuju pada respons Hughes dan direktur sepak bola Michael Edwards. Jika situasi Ngumoha tidak membaik pada paruh kedua musim, konflik internal ini berpotensi menjadi isu serius di Anfield. (*)
Editor : Niklaas Andries