Erling Haaland sempat membawa City unggul lewat gol penalti pada menit ke-41. Gol tersebut istimewa karena menjadi gol ke-150 Haaland bersama Manchester City di semua kompetisi, sekaligus gol ke-35.000 sepanjang sejarah Premier League.
Brighton Tampil Berani dan Terorganisasi
Sejak awal laga, Brighton menunjukkan kepercayaan diri tinggi. Tim tamu bahkan lebih dulu menciptakan peluang berbahaya yang memaksa kiper Gianluigi Donnarumma melakukan dua penyelamatan krusial, masing-masing dari sundulan Pascal Groß dan tembakan Ferdi Kadioglu.
Pertandingan berlangsung panas dan keras, baik di lapangan maupun di area teknis. Titik balik babak pertama terjadi saat VAR merekomendasikan penalti untuk City akibat pelanggaran Diego Gomez terhadap Jeremy Doku. Haaland sukses menuntaskan tugasnya dari titik putih.
Mitoma Hantam Harapan Juara City
Manchester City memulai babak kedua dengan tempo tinggi, sementara ancaman Brighton sempat meredup. Namun, pada menit ke-60, Kaoru Mitoma mencetak gol penyeimbang lewat penyelesaian klinis ke sudut bawah gawang setelah menerima umpan Yasin Ayari.
Mitoma hampir membalikkan keadaan ketika tembakannya dari sudut sempit membentur tiang. Di sisi lain, City juga membuang sejumlah peluang emas. Haaland gagal memaksimalkan peluang dari jarak dekat, disusul Rayan Cherki yang mengirim peluang matang melambung di menit-menit akhir.
City terus menekan, tetapi pertahanan solid Brighton membuat skor tak berubah hingga laga usai.
Pukulan Serius bagi Ambisi Gelar
Hasil imbang ini membuat Manchester City tertahan di peringkat kedua klasemen sementara, terpaut lima poin dari Arsenal. Situasi bisa semakin memburuk jika Arsenal mampu mengalahkan Liverpool, yang berpotensi memperlebar jarak menjadi delapan poin.
City juga belum meraih kemenangan sepanjang 2026, dengan catatan tiga hasil imbang beruntun, sebuah rekor langka dalam karier kepelatihan Pep Guardiola.
Di kubu Brighton, hasil ini memperpanjang rekor impresif mereka atas City. The Seagulls kini tak terkalahkan dalam empat pertemuan terakhir, termasuk dua kali imbang beruntun di Etihad. Brighton bertahan di posisi ke-10 dan tetap menjaga peluang menembus zona Eropa.
Sorotan Positif dan Kekecewaan Etihad
Manchester City tetap mendapat secercah harapan dari performa duet bek tengah Abdukodir Khusanov dan Max Alleyne. Alleyne tampil mengesankan pada debut seniornya, menggantikan Josko Gvardiol dan Ruben Dias yang cedera.
Namun secara keseluruhan, para pendukung City meninggalkan Etihad dengan rasa frustrasi, menyadari bahwa peluang emas untuk memangkas jarak di puncak klasemen kembali terbuang.
Pencetak Gol
41’ Erling Haaland (penalti) – Manchester City
60’ Kaoru Mitoma – Brighton
Pemain Terbaik: Max Alleyne
Max Alleyne dinobatkan sebagai Man of the Match. Bek berusia 20 tahun itu tampil matang pada debut seniornya, memenangi duel terbanyak dan mencatatkan dribel sukses terbanyak di babak pertama, menunjukkan ketenangan luar biasa di jantung pertahanan City.
Statistik Pertandingan
Penguasaan bola: Man City 59% – 41% Brighton
Tembakan: Man City 20 – 7 Brighton
Tembakan tepat sasaran: Man City 4 – 3 Brighton
Tendangan sudut: Man City 6 – 2 Brighton
Pelanggaran: Man City 6 – 15 Brighton
Agenda Pertandingan Berikutnya
Kedua tim akan melanjutkan perjuangan di Piala FA putaran ketiga. Manchester City dijadwalkan menjamu Exeter City pada Sabtu, sementara Brighton akan bertandang ke Old Trafford untuk menghadapi Manchester United pada Minggu. (*)
Editor : Niklaas Andries