Performa kedua tim musim ini bertolak belakang. Como tampil konsisten di papan atas, sementara Pisa baru sekali meraih kemenangan dan masih bergulat di zona degradasi dalam perjuangan berat mempertahankan status di kasta tertinggi.
Pisa mengawali tahun 2026 dengan laga krusial kontra sesama penghuni papan bawah, Genoa. Bertandang ke Stadion Luigi Ferraris, tim asuhan Alberto Gilardino menunjukkan daya juang tinggi meski gagal mengamankan kemenangan tandang perdana mereka sejak promosi.
Gol penyeimbang Pisa dicetak Mehdi Leris yang memanfaatkan kesalahan kiper lawan menjelang turun minum. Hasil imbang 1-1 tersebut menjadi seri kelima Pisa dari enam laga tandang musim ini, menjaga jarak poin dengan Genoa tetap tipis.
Namun, masalah utama Pisa justru muncul di kandang sendiri. Dari sembilan laga kandang, mereka hanya mengumpulkan enam poin dan baru mencetak satu gol, catatan yang mengkhawatirkan bagi tim yang kini terdampar di dasar klasemen bersama Fiorentina.
Meski terlihat terancam degradasi, Pisa sejatinya baru menjalani setengah musim Serie A pertama mereka dalam tiga dekade terakhir, sehingga masih memiliki waktu untuk membalikkan keadaan.
Di sisi lain, Como tampil mengesankan sejak kembali ke Serie A. Didukung investasi besar, klub besutan Cesc Fabregas sukses menembus 10 besar musim lalu dan kini menjadi pesaing serius zona Eropa.
Como terakhir kali bertemu Pisa pada Maret 2024 di Serie B dan menang 3-1. Dengan performa terkini, hasil serupa diyakini bisa terulang.
Akhir pekan lalu, Como membuka tahun baru dengan kemenangan 1-0 atas Udinese. Mereka mendominasi penguasaan bola dan hanya memberi dua tembakan kepada lawan, menegaskan solidnya lini belakang.
Setelah sempat kehilangan momentum akibat dua kekalahan beruntun dari Inter Milan dan Roma, kemenangan atas Lecce dan Udinese membawa Como naik ke posisi enam klasemen, mengungguli Bologna, Lazio, dan Atalanta dalam persaingan Eropa.
Performa Terkini
Pisa (Serie A): Kalah-Kalah-Kalah-Seri-Kalah-Seri
Como (Serie A): Menang-Menang-Kalah-Kalah-Menang-Menang
Kabar Tim
Pisa berpeluang kembali memainkan M’Bala Nzola sejak menit awal setelah sang penyerang kembali dari sanksi. Namun, Ebenezer Akinsanmiro masih absen karena memperkuat Nigeria di Piala Afrika, sementara Juan Cuadrado, Mateus Lusuardi, dan Calvin Stengs belum pulih dari cedera.
Como mendapat suntikan tenaga dengan kembalinya Nico Paz yang sebelumnya hanya tampil singkat melawan Udinese. Diego Carlos juga siap bermain usai menjalani larangan satu pertandingan.
Meski demikian, Assane Diao, Alvaro Morata, dan Edoardo Goldaniga masih absen. Jayden Addai berpeluang kembali jika pulih dari cedera fleksor.
Tanpa Morata, peran kreatif Paz, yang terlibat langsung dalam 10 gol liga musim ini, akan kembali menjadi kunci di lini depan bersama Tasos Douvikas.
Perkiraan Susunan Pemain
Baca Juga: Sosok Aktif dan Berprestasi, Kepergian Siswa SMAN 1 Glagah GF Tinggalkan Duka Mendalam
Pisa (3-5-2): Semper; Canestrelli, Caracciolo, Bonfanti; Toure, Leris, Aebischer, Hojholt, Angori; Moreo, Nzola
Como (4-2-3-1): Butez; Smolcic, Ramon, Carlos, Valle; Da Cunha, Caqueret; Vojvoda, Paz, Rodriguez; Douvikas
Prediksi Skor: Pisa 0-2 Como
Como tampak semakin mapan sebagai penghuni Serie A, sementara Pisa masih kesulitan mencetak gol dan mengumpulkan poin. Dengan salah satu rekor pertahanan terbaik liga, tim tamu diprediksi mampu meredam serangan tuan rumah dan membawa pulang kemenangan meyakinkan. (*)
Editor : Niklaas Andries