Banyak pihak menilai, komentar tersebut menjadi sinyal perpisahan sang pelatih dengan klub dan kompetisi Prancis.
Pelatih asal Inggris itu memang tengah santer dikaitkan dengan kursi manajer Chelsea, yang kosong setelah Enzo Maresca resmi hengkang pada Hari Tahun Baru. Kepergian Maresca menyusul performa The Blues yang mengecewakan, dengan hanya satu kemenangan dalam tujuh laga Premier League terakhir.
Chelsea Terus Dikaitkan, Rumor Kian Menguat
Meski kepindahan Rosenior ke Stamford Bridge berpotensi menimbulkan dampak bagi Strasbourg, klub yang berbasis di Alsace, rumor tersebut tak kunjung mereda. Bahkan, ada indikasi bahwa laga melawan Nice bisa menjadi pertandingan terakhir Rosenior bersama Strasbourg.
Pada musim perdananya menangani klub, Rosenior sukses membawa Strasbourg finis di peringkat ketujuh Ligue 1, sebuah capaian yang dinilai solid dan menjanjikan.
Pernyataan Emosional yang Memantik Tafsir
Pelatih berusia 41 tahun itu mengakui bahwa pembicaraan mengenai peluang melatih Chelsea memang telah berlangsung, meski belum ada kesepakatan final.
“Sebuah kota yang sangat indah, dengan orang-orang yang luar biasa, klub yang hebat. Saya mencintai semuanya. Para pemain tampil luar biasa,” ujar Rosenior.
“Saya benar-benar menginginkan yang terbaik untuk klub ini. Saya tidak tahu apakah ini pertandingan terakhir saya. Dalam hidup, kita tidak pernah tahu.”
Walau menegaskan belum ada keputusan konkret, pernyataan tersebut dinilai banyak pihak sebagai pembuka jalan menuju London Barat.
“Belum ada yang pasti. Ini masih sebatas diskusi. Apa pun yang terjadi, terjadilah,” tambahnya.
Strasbourg Tumbuh Pesat di Bawah Rosenior
Saat ini, Strasbourg berada di posisi ketujuh klasemen Ligue 1 dan menunjukkan perkembangan signifikan selama enam bulan kepemimpinan Rosenior.
Stabilitas permainan dan pendekatan taktis sang pelatih mendapat apresiasi luas, baik dari internal klub maupun pengamat sepak bola Prancis.
Chelsea Prioritaskan Kandidat Internal
Ketertarikan Chelsea terhadap Rosenior disebut sebagai langkah strategis pemilik klub, Todd Boehly dan Behdad Eghbali, untuk menjaga kesinambungan dalam struktur kepelatihan mereka.
Strasbourg sendiri merupakan klub afiliasi Chelsea, sehingga proses transisi Rosenior ke Stamford Bridge diyakini akan lebih mulus dibandingkan merekrut pelatih eksternal di tengah musim.
Meski sejumlah nama sempat dipertimbangkan, seperti Roberto De Zerbi, John Terry, dan Francesco Farioli, Rosenior dinilai paling cocok karena filosofi taktiknya serta kedekatan dengan manajemen BlueCo.
Jika resmi ditunjuk, Rosenior akan menjadi pelatih permanen kelima Chelsea di era kepemilikan saat ini, setelah Thomas Tuchel, Graham Potter, Mauricio Pochettino, dan Enzo Maresca.
Sementara Itu, McFarlane Ambil Alih
Sambil menunggu keputusan resmi, Chelsea menunjuk pelatih akademi Calum McFarlane sebagai manajer interim. Ia akan memimpin The Blues dalam laga berat kontra Manchester City di Premier League akhir pekan ini. (*)
Editor : Niklaas Andries