Sassuolo, tim promosi yang kini menempati peringkat kesembilan klasemen, terpaut enam posisi dari Parma yang masih berkutat di papan bawah di posisi ke-15.
Meski berstatus kuda hitam untuk tiket Eropa, Neroverdi belum sepenuhnya menutup peluang menembus zona enam besar. Sebaliknya, Parma masih berjuang menjauh dari ancaman degradasi.
Performa Terkini: Sassuolo Inkonsisten, Parma Menanjak
Sassuolo mengawali tahun dengan kepercayaan diri setelah menahan Bologna 1-1. Namun, hasil tersebut memperpanjang penantian mereka untuk kembali meraih kemenangan penuh. Tim asuhan Fabio Grosso belum menang dalam tiga laga terakhir Serie A, meski hasil imbang kontra AC Milan 2-2 dan Bologna 1-1 menunjukkan daya saing yang kuat.
Dalam enam pertandingan liga terakhir, kemenangan 3-1 atas Fiorentina pada 6 Desember menjadi satu-satunya raihan tiga poin, selain kemenangan telak 3-0 atas Atalanta di Bergamo sebelumnya. Rentetan hasil tersebut membuat ambisi Sassuolo menembus enam besar sedikit meredup, dengan jarak lima poin dari Como di posisi keenam.
Meski begitu, performa Sassuolo sebagai tim promosi tetap patut diapresiasi. Mereka unggul atas sesama pendatang baru seperti Cremonese dan Pisa, serta masih berada dalam radar persaingan Eropa menjelang paruh musim. Catatan kandang menjadi pekerjaan rumah utama, setelah kalah empat kali dari delapan laga di Mapei Stadium.
Parma Datang dengan Modal Positif
Parma bertandang ke markas rival regional dengan kepercayaan diri tinggi usai meraih kemenangan keempat musim ini. Meski empat kemenangan dari 16 laga tampak minim, fakta bahwa tiga di antaranya diraih dalam lima pertandingan terakhir menegaskan tren positif pasukan Carlos Cuesta.
Dengan sembilan dari total 17 poin dikumpulkan dalam lima laga terbaru, Parma menempati peringkat ketujuh klasemen performa terkini, lebih baik dari Sassuolo yang hanya meraih lima poin dari periode yang sama.
Kemenangan tandang atas Hellas Verona 2-1 dan Pisa 1-0 semakin memperkuat optimisme Gialloblu, yang kini memburu kemenangan tandang ketiga secara beruntun. Kendati demikian, rekor pertemuan kurang berpihak pada Parma, yang gagal menang dalam dua duel terakhir kontra Sassuolo.
Meski mulai menjauh dari zona merah, Parma masih hanya unggul lima poin dari Hellas Verona di peringkat ke-18, membuat konsistensi hasil positif tetap krusial.
Kondisi Tim dan Pemain Kunci
Sassuolo dipastikan tanpa Woyo Coulibaly yang membela Mali di Piala Afrika. Sejumlah pemain juga absen akibat cedera, termasuk Domenico Berardi (otot), Yeferson Paz (pinggul), Edoardo Pieragnolo (lutut), Daniel Boloca (lutut), dan Filippo Romagna (betis).
Andrea Pinamonti menjadi sorotan, karena seluruh empat gol liganya musim ini dicetak di laga tandang. Penyerang Italia itu masih mencari gol pertamanya di Mapei Stadium. Selain Pinamonti, Armand Lauriente juga menjadi ancaman nyata dengan koleksi tiga gol dan tiga assist.
Parma kehilangan Matija Frigan (lutut), Abdoulaye Ndiaye (selangkangan), dan kiper Zion Suzuki (jari). Mateo Pellegrino menjadi tumpuan utama lini depan, dengan dua dari empat gol liganya tercipta di laga tandang. Namun, minimnya kontribusi gol dari pemain lain membuat beban di pundaknya semakin besar.
Perkiraan Susunan Pemain
Sassuolo (4-3-3): Muric; Walukiewicz, Idzes, Muharemovic, Doig; Thorstvedt, Matic, Kone; Volpato, Pinamonti, Lauriente
Parma (4-3-2-1): Corvi; Del Prato, Circati, Valenti, Valeri; Bernabe, Keita, Sorensen; Ondrejka, Benedyczak; Pellegrino
Prediksi Skor: Sassuolo 1-1 Parma
Dengan hanya satu kemenangan kandang dalam lima laga terakhir, Sassuolo berpotensi kembali kesulitan memaksimalkan dukungan publik sendiri. Parma yang sedang menanjak dan solid dalam laga tandang diprediksi mampu mencuri satu poin.
Hasil imbang tampak menjadi skenario paling realistis, seiring ambisi tim tamu menjaga momentum positif di luar kandang. (*)
Editor : Niklaas Andries