RADARBANYUWANGI.ID - Dalam kondisi normal, hasil imbang 0-0 melawan Leeds United seharusnya bisa diterima sebagai hari yang kurang beruntung bagi Liverpool.
The Reds tampil dominan sepanjang laga, melepaskan 19 tembakan berbanding empat milik Leeds, serta mencatatkan angka expected goals (xG) 1,96 berbanding 0,68.
Selama 90 menit, Liverpool terus menekan dan berupaya membongkar pertahanan lawan. Namun, rapatnya blok rendah yang diterapkan Leeds membuat setiap peluang mentah. Bola seolah enggan bersarang di gawang.
Kesabaran Pendukung Mulai Menipis
Sayangnya bagi Arne Slot, konteks musim ini membuat hasil tersebut sulit ditoleransi begitu saja. Rentetan performa mengecewakan sebelumnya membuat suporter semakin sensitif terhadap kegagalan mengamankan poin penuh, terutama di laga yang secara statistik sangat dikuasai.
Hasil ini juga mempersulit upaya menepis anggapan bahwa kebangkitan Liverpool dalam beberapa pekan terakhir masih rapuh. Meski kini tak terkalahkan dalam delapan pertandingan dan memiliki jarak tiga poin di posisi krusial empat besar, zona Liga Champions, keraguan belum sepenuhnya hilang.
Ancaman Kemerosotan Kedua Mengintai
Pertanyaan besar yang muncul adalah: berapa banyak dari delapan laga tak terkalahkan itu yang benar-benar menunjukkan performa meyakinkan? Jawabannya, belum cukup untuk menumbuhkan keyakinan bahwa tren positif ini akan bertahan hingga akhir musim.
Justru, ada kesan bahwa Liverpool berpotensi kembali mengalami penurunan performa, yang bisa menghapus progres yang telah dibangun dalam beberapa pekan terakhir.
Alasan Ada, Solusi Belum Terlihat
Sebagai pembelaan, Slot mungkin dapat menunjuk fakta bahwa konsistensi permainan memang menjadi masalah umum di Premier League musim ini.
Banyak tim memilih pendekatan berhati-hati, mengandalkan situasi bola mati dan bertahan dalam blok rendah, seperti yang dilakukan Leeds.
Namun, dengan statusnya sebagai manajer elite yang telah mengeluarkan dana besar pada bursa transfer musim panas, Slot dituntut untuk menemukan solusi konkret. Hingga saat ini, masalah klasik Liverpool dalam menembus pertahanan rapat belum sepenuhnya teratasi.
Hasil imbang melawan Leeds bukan sekadar kehilangan dua poin, melainkan sinyal peringatan. Jika Arne Slot tidak segera menemukan jawaban atas problem efektivitas serangan, ambisi Liverpool untuk bertahan di jalur Liga Champions bisa kembali terganggu. Dominasi tanpa hasil bukanlah kemewahan yang bisa terus dibiarkan di level tertinggi. (*)
Editor : Niklaas Andries