RADARBANYUWANGI.ID - Serie A akan membuka tahun 2026 dengan laga penuh emosi dan gengsi saat Atalanta BC menjamu AS Roma pada Minggu (4/1) dini hariPertandingan ini menandai kembalinya sosok legendaris Gian Piero Gasperini ke Bergamo, kali pertama sejak ia meninggalkan klub yang pernah ia bawa ke puncak kejayaan.
Namun, tak ada ruang untuk nostalgia. Persaingan menuju empat besar Serie A semakin memanas, dan kedua tim membutuhkan poin maksimal.
Kisah Reuni dan Performa Terkini
Gasperini menghabiskan sembilan musim bersama Atalanta, memimpin La Dea dalam 342 pertandingan liga dan mencatatkan sejarah dengan menjuarai Liga Europa 2024. Kini, ia kembali ke stadion yang membesarkan namanya sebagai pelatih AS Roma.
Sepanjang kariernya, Gasperini dikenal sulit ditaklukkan Atalanta. Dari 14 pertemuan sebagai pelatih lawan, ia hanya empat kali menelan kekalahan.
Roma pun datang dengan ambisi besar, meski performa mereka sempat menurun jelang akhir tahun setelah hanya meraih tiga poin dari empat laga Serie A sebelum Natal.
Kebangkitan Roma terlihat pada awal pekan ini. Gol cepat Matias Soule, Manu Kone, dan Evan Ferguson di babak pertama memastikan kemenangan atas Genoa di Stadion Olimpico. Hasil tersebut menjaga Roma tetap berada di jalur perebutan gelar, hanya terpaut tiga poin dari puncak klasemen.
Fondasi Roma musim ini adalah pertahanan solid. Mereka baru kebobolan 11 gol dari 17 pertandingan liga, terbaik di Serie A. Musim lalu, Giallorossi juga mencatatkan clean sheet terbanyak dengan 18 kali dan mengoleksi poin terbanyak sepanjang tahun kalender, mencapai 82 poin pada awal pekan ini.
Meski demikian, catatan tandang Roma ke Bergamo tak menggembirakan. Mereka selalu kalah dalam tiga kunjungan terakhir dan hanya menang sekali dari tujuh laga terakhir di markas Atalanta.
Atalanta: Era Baru, Tantangan Lama
Di sisi lain, Atalanta masih berupaya menstabilkan diri pasca-kepergian Gasperini. Setelah cepat berpisah dengan Ivan Juric, manajemen menunjuk Raffaele Palladino untuk meredam gejolak.
Tanda-tanda positif mulai terlihat. Atalanta sempat mengalahkan Chelsea dan berada di jalur aman menuju delapan besar Liga Champions.
Mereka juga mencatatkan empat kemenangan kandang beruntun sebelum kembali tergelincir saat kalah tipis dari Inter Milan lewat gol Lautaro Martinez, menutup 2025 dengan hasil pahit.
Sepanjang tahun kalender, Atalanta mencatatkan rasio kemenangan terburuk sejak 2016, setelah sempat menjadi penantang gelar hingga Februari.
Selain itu, performa mereka melawan tim papan atas juga menjadi sorotan: hanya empat poin dari tujuh laga kontra tim setengah atas, dengan torehan empat gol saja.
Namun, statistik pertemuan berpihak kepada La Dea. Atalanta memenangi lima dari enam duel terakhir melawan Roma di Serie A dan berpeluang mencatatkan empat kemenangan liga beruntun atas Giallorossi untuk pertama kalinya.
Performa Terakhir
Atalanta BC (Serie A): Kalah-Menang-Kalah-Menang-Menang-Kalah
Atalanta BC (Semua Kompetisi): Menang-Kalah-Menang-Menang-Menang-Kalah
AS Roma (Serie A): Menang-Kalah-Kalah-Menang-Kalah-Menang
AS Roma (Semua Kompetisi): Kalah-Kalah-Menang-Menang-Kalah-Menang
Kabar Tim
Atalanta masih kehilangan Ademola Lookman yang membela Nigeria di Piala Afrika, begitu pula Odilon Kossounou. Wing-back Raoul Bellanova juga absen akibat cedera. Gianluca Scamacca kembali menjadi tumpuan di lini depan, meski ia belum pernah mencetak gol Serie A ke gawang Roma dalam 252 menit pertemuan.
Mitchel Bakker masih menepi, sementara Davide Zappacosta diragukan tampil karena masalah otot.
Di kubu Roma, Bryan Cristante hampir pasti turun menghadapi mantan klubnya. Namun, Neil El Aynaoui dan Evan Ndicka absen karena Piala Afrika, sedangkan Lorenzo Pellegrini masih dibekap cedera hamstring.
Gasperini baru saja menyambut kembalinya Artem Dovbyk dari cedera paha, sementara Paulo Dybala dan Evan Ferguson belum sepenuhnya fit.
Satu posisi yang pasti adalah penjaga gawang: Mile Svilar tampil luar biasa sepanjang 2025 dengan catatan clean sheet dan persentase penyelamatan terbaik di lima liga top Eropa.
Perkiraan Susunan Pemain
Atalanta BC (3-4-2-1): Carnesecchi; Djimsiti, Hien, Kolasinac; Zalewski, De Roon, Ederson, Bernasconi; De Ketelaere, Pasalic; Scamacca
AS Roma (3-4-2-1): Svilar; Mancini, Ziolkowski, Hermoso; Celik, Kone, Cristante, Wesley; Soule, Dybala; Ferguson
Prediksi Skor: Atalanta BC 0-0 AS Roma
Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat dan sarat duel taktis. Dua tim yang dibentuk oleh tangan pelatih yang sama kemungkinan akan saling meniadakan kekuatan.
Dengan Roma yang mengandalkan pertahanan solid dan Atalanta yang masih mencari konsistensi, hasil imbang tanpa banyak gol tampak sebagai skenario paling realistis. (*)
Editor : Niklaas Andries