The Lions baru saja menelan kekalahan telak 1-4 dari Arsenal di tengah pekan, sementara Nottingham Forest menutup tahun 2025 dengan hasil mengecewakan setelah tumbang di kandang sendiri dari Everton.
Pepatah “penyesalan selalu datang belakangan” terasa pas menggambarkan kekalahan Aston Villa di markas Arsenal. Banyak pihak bertanya-tanya bagaimana hasil pertandingan akan berubah jika Ollie Watkins mampu memaksimalkan peluang emas di babak pertama.
Alih-alih unggul, tim asuhan Unai Emery justru runtuh di babak kedua. Arsenal mencetak empat gol lewat Gabriel Magalhaes, Martin Zubimendi, Leandro Trossard, dan Gabriel Jesus, sebelum Watkins mencetak gol hiburan di menit akhir yang setidaknya merusak catatan nirbobol tuan rumah.
Kekalahan tersebut juga diwarnai sorotan non-teknis, menyusul ketegangan antara Emery dan Mikel Arteta, setelah pelatih Arsenal itu merayakan gol sebelum jabat tangan resmi pascapertandingan.
Meski menelan kekalahan pertama sejak 1 November, Aston Villa masih nyaman bertengger di peringkat ketiga klasemen Liga Inggris, unggul cukup jauh dari Liverpool. Lebih penting lagi, rekor kandang mereka tetap terjaga.
Villa Park kembali menjadi benteng kokoh. Aston Villa mencatat 10 kemenangan beruntun di kandang, dan jika kembali menang akhir pekan ini, mereka akan mencatatkan rekor terbaik dalam 36 tahun terakhir, sesuatu yang belum terjadi sejak 1990.
Nottingham Forest: Tekanan Meningkat di Awal Tahun
Nottingham Forest juga mengakhiri 2025 dengan catatan pahit. Pelatih Sean Dyche, yang pernah menjadi ikon Everton, kembali dipukul mantan klubnya. Setelah kalah 0-3 di Goodison Park, Forest kembali tumbang 0-2 di City Ground.
Gol dari James Garner dan Thierno Barry memperpanjang periode kelam Forest di bulan Desember. Mereka menelan tiga kekalahan beruntun dari Everton, Manchester City, dan Fulham, serta hanya mencetak satu gol sepanjang periode tersebut.
Meski masih unggul empat poin dari West Ham United dan relatif aman dari zona degradasi untuk sementara, pekerjaan Dyche masih jauh dari kata selesai.
Secara historis, awal tahun kerap membawa keberuntungan bagi Forest, dengan lima kemenangan dari tujuh laga pembuka tahun kalender. Namun, rekor tandang mereka ke Villa Park jauh dari meyakinkan.
Forest belum pernah menang di markas Aston Villa di Liga Inggris sejak 1994, dan musim lalu kembali kalah 1-2 di stadion yang sama, memperpanjang catatan tanpa kemenangan menjadi enam laga beruntun di sana.
Performa Terkini
Aston Villa (Liga Inggris): Menang-Menang-Menang-Menang-Menang-Kalah
Aston Villa (semua kompetisi): Menang-Menang-Menang-Menang-Menang-Kalah
Nottingham Forest (Liga Inggris): Menang-Kalah-Menang-Kalah-Kalah-Kalah
Nottingham Forest (semua kompetisi): Kalah-Menang-Menang-Kalah-Kalah-Kalah
Kabar Tim
Aston Villa
Kabar baik datang bagi tuan rumah. Matty Cash dan Boubacar Kamara kembali tersedia usai menjalani sanksi akumulasi kartu. Cash diprediksi langsung mengisi posisi bek kanan, sementara Kamara kembali menjadi jangkar lini tengah.
Namun, Amadou Onana diragukan tampil setelah mengalami masalah hamstring. Kondisi Tyrone Mings dan Pau Torres juga masih dipantau. Sementara itu, Evann Guessand (Piala Afrika) dan Ross Barkley (cedera lutut) dipastikan absen.
Nottingham Forest
Aston Villa (4-2-3-1): Martinez; Cash, Konsa, Lindelof, Maatsen; Kamara, Tielemans; McGinn, Rogers, Malen; Watkins
Nottingham Forest (4-2-3-1): Victor; Savona, Murillo, Milenkovic, Williams; Anderson, Dominguez; Hutchinson, Gibbs-White, Hudson-Odoi; Jesus
Prediksi Skor: Aston Villa 2-0 Nottingham Forest
Statistik menyerang Forest tergolong mengkhawatirkan. Mereka gagal mencetak gol dalam 10 laga Liga Inggris musim ini, terbanyak dibanding tim lain. Catatan tersebut berpotensi bertambah menjadi 11 laga.
Didukung atmosfer Villa Park dan motivasi untuk menebus kekalahan dari Arsenal, Aston Villa difavoritkan kembali ke jalur kemenangan dengan clean sheet. (*)
Editor : Niklaas Andries