Keputusan ini diambil di tengah performa inkonsisten Chelsea, yang hanya mampu meraih satu kemenangan dari tujuh laga terakhir Premier League, termasuk hasil imbang 2-2 kontra Bournemouth pada Selasa malam.
Tekanan Internal Percepat Keputusan
Maresca tidak menghadiri konferensi pers usai laga melawan Bournemouth dengan alasan sakit. Namun, sejumlah sumber menyebutkan bahwa ketegangan yang meningkat dengan jajaran petinggi klub di Stamford Bridge membuat posisinya semakin sulit dipertahankan.
Padahal, musim lalu Chelsea finis di peringkat keempat Premier League dan menjuarai UEFA Conference League. Pada musim panas lalu, Maresca juga sukses mempersembahkan trofi Piala Dunia Antarklub, usai mengalahkan juara Liga Champions Paris Saint-Germain di partai final.
Saat ini, Chelsea berada di posisi kelima klasemen Premier League, hanya terpaut dua poin dari Liverpool di urutan keempat, serta menempati peringkat ke-13 klasemen keseluruhan Liga Champions.
Pernyataan Resmi Chelsea
Chelsea sejatinya berencana mengevaluasi masa depan Maresca di akhir musim. Namun, ketidakpuasan sang pelatih terhadap kondisi kerjanya mempercepat keputusan perpisahan.
“Chelsea Football Club dan Head Coach Enzo Maresca telah sepakat untuk berpisah,” demikian pernyataan resmi klub.
“Selama menangani klub, Enzo membawa tim meraih kesuksesan di UEFA Conference League dan FIFA Club World Cup. Pencapaian tersebut akan selalu menjadi bagian penting dari sejarah terbaru klub, dan kami berterima kasih atas kontribusinya,”
“Dengan sejumlah target penting yang masih diperebutkan di empat kompetisi, termasuk tiket Liga Champions, Enzo dan klub sepakat bahwa perubahan ini memberikan peluang terbaik untuk mengembalikan musim ke jalur yang tepat. Kami mendoakan yang terbaik bagi Enzo di masa depan.”
Liam Rosenior Unggulan Utama Pengganti Maresca
Pelatih Strasbourg, Liam Rosenior, kini muncul sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan Maresca.
Pelatih berusia 41 tahun itu menarik perhatian manajemen Chelsea berkat kinerjanya bersama Strasbourg, klub yang juga berada di bawah naungan BlueCo, konsorsium yang dipimpin Todd Boehly dan Clearlake Capital.
Sejak menangani Strasbourg pada 2024, Rosenior mencatatkan 31 kemenangan, 14 hasil imbang, dan 17 kekalahan dari total 62 pertandingan.
Pakar transfer Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa Chelsea bergerak cepat dalam menunjuk pelatih baru.
“Chelsea akan menunjuk manajer baru dalam waktu dekat, tidak akan memakan waktu berminggu-minggu. Klub sedang bekerja sekarang. Liam Rosenior sangat dihargai secara internal berkat pekerjaannya yang luar biasa di Strasbourg dan masuk dalam daftar kandidat. Keputusan akan diambil dalam hitungan hari,” tulis Romano di media sosial X.
Nama Lain Masuk Radar
Selain Rosenior, dua nama lain juga dikaitkan dengan kursi panas Stamford Bridge, yakni Oliver Glasner (Crystal Palace), yang kontraknya berakhir akhir musim ini, serta Andoni Iraola, pelatih Bournemouth. (*)
Editor : Niklaas Andries