Gol pembuka Ipswich tercipta pada menit-menit akhir laga melalui Jack Clarke, yang tembakannya berubah arah usai membentur mantan bek Ipswich, Luke Woolfenden. Kemenangan tim tamu kemudian dipastikan oleh Wes Burns, yang masuk sebagai pemain pengganti dan mencetak gol penutup.
Ipswich Dominan, Coventry Kehilangan Tajinya
Ipswich tampil dominan sejak babak pertama. Mereka hampir unggul lebih awal andai kiper Coventry, Carl Rushworth, tidak melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan peluang Jack Taylor.
Coventry mencoba bangkit selepas jeda. Christian Walton dipaksa bekerja keras menepis sepakan jarak jauh Haji Wright, namun peluang itu menjadi yang terbaik bagi tuan rumah pada laga yang terasa janggal bagi mereka.
Kemenangan ini menjadi yang kedua bagi Ipswich atas Coventry dalam sebulan, setelah sebelumnya menang telak 3-0 di Portman Road. Tambahan tiga poin memangkas jarak Ipswich dengan peringkat kedua, Middlesbrough, menjadi hanya dua poin.
Sementara itu, Coventry masih unggul delapan poin dari Boro, meski keunggulan tersebut berpotensi terpangkas jika Middlesbrough mampu mengalahkan Hull City.
Jack Clarke Tampil Mencolok
Anak asuh Kieran McKenna kini meraih empat kemenangan dari enam laga terakhir, menghidupkan peluang promosi otomatis setelah awal musim yang tidak konsisten.
Ipswich sempat mendapat kabar buruk jelang laga dengan absennya bek kiri andalan Leif Davis karena sakit. Namun penggantinya, Jacob Greaves, tampil solid. Meski begitu, sorotan utama jatuh pada Jack Clarke, yang dipercaya tampil sejak awal.
Pemain sayap tersebut menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Coventry. Gol pembuka bermula dari tekanan tinggi Cedric Kipre, dilanjutkan umpan silang lapangan Marcelino Nunez kepada Clarke, yang melepaskan tembakan berbelok arah dan mengecoh Rushworth.
Clarke kembali berperan dalam gol kedua. Akselerasinya di sisi kiri diakhiri dengan umpan kepada Nunez, yang kemudian menyodorkan bola kepada Wes Burns untuk diselesaikan menjadi gol, momen spesial bagi Burns yang baru kembali setelah 11 bulan absen akibat cedera ligamen lutut.
Malam Kelabu yang Langka bagi Sky Blues
Meski ini baru kekalahan ketiga Coventry musim ini, performa mereka patut menjadi perhatian. Tim yang biasanya tajam kini hanya mencetak empat gol dalam enam laga terakhir.
Coventry nyaris tak mengancam di babak pertama dan kembali kesulitan setelah tertinggal. Penurunan produktivitas ini sejalan dengan absennya top skor mereka, Brandon Thomas-Asante, yang mengalami cedera hamstring.
Thomas-Asante diperkirakan segera kembali, sementara Frank Lampard kemungkinan akan memanfaatkan bursa transfer Januari untuk menambah opsi, demi mengakhiri penantian 25 tahun Coventry kembali ke Premier League.
Pertandingan Berikutnya
Coventry akan bertandang ke markas Charlton Athletic pada Hari Tahun Baru, sementara Ipswich menjamu Oxford United pada hari yang sama.
Reaksi Pelatih
Frank Lampard (Coventry City):
“Kami memang tidak berada di performa terbaik. Lawan bermain sangat baik dan terkadang Anda harus menerima hasil seperti ini. Yang terpenting adalah reaksi kami, karena laga berikutnya datang sangat cepat.”
Kieran McKenna (Ipswich Town):
“Kami mengendalikan pertandingan sejak awal dengan kepercayaan diri dan intensitas tinggi. Gol kedua, terutama untuk Wes Burns, adalah salah satu momen terbaik musim ini. Hasil seperti ini memberi keyakinan besar pada tim.” (*)
Editor : Niklaas Andries