Setelah menumbangkan Newcastle United pada Boxing Day, Setan Merah berambisi meraih tiga poin tambahan dari tim penghuni dasar klasemen Premier League.
Meski tampil tanpa sejumlah pemain penting, termasuk kapten inspiratif Bruno Fernandes, Manchester United tetap mampu menjaga asa lolos ke kompetisi Eropa. Gol tunggal kemenangan atas Newcastle dicetak lewat tendangan voli spektakuler Patrick Dorgu, yang kembali menjadi pembeda.
Pada laga tersebut, pelatih Ruben Amorim melakukan perubahan berani dengan meninggalkan skema favoritnya dan menerapkan empat bek.
United rela kehilangan penguasaan bola dan beberapa kali bergantung pada keberuntungan, namun akhirnya mampu mempertahankan keunggulan untuk menang 1-0.
Menariknya, meski menggunakan lini belakang darurat, dipimpin pemain muda dan satu bek yang nyaris absen sepanjang 2025 akibat cedera, United mencatatkan clean sheet kedua mereka di Premier League musim ini.
Tren Positif Mulai Terlihat
Setelah hanya meraih empat kemenangan dari 14 laga kandang awalnya, Amorim perlahan mulai membalikkan keadaan. Lima kemenangan dari delapan laga terakhir di liga membuat optimisme kembali tumbuh di kubu Setan Merah.
Rekor pertemuan juga berpihak pada tuan rumah. United memenangkan delapan dari 11 duel terakhir kontra Wolves, termasuk kemenangan telak 4-1 di Molineux awal bulan ini.
Namun, United harus tetap waspada. Dalam dua tahun terakhir, mereka selalu kalah di laga liga terakhir kalender tahunan, sesuatu yang tak boleh terulang saat menjamu Wolves yang berada di ambang degradasi.
Wolves: Menuju Championship?
Meski Wolves hanya menang sekali di laga penutup tahun dalam enam kalender terakhir, mereka sempat membuat kejutan dengan menang 1-0 di Old Trafford pada April lalu. Sayangnya, itu hanya kilasan singkat di tengah musim yang suram.
Klub asal Midlands tersebut telah menelan 25 kekalahan Premier League, dan masih berpeluang menyamai rekor buruk Ipswich Town 1994 dengan 26 kekalahan dalam semusim.
Tanpa kemenangan dari 18 laga liga, Wolves baru mengoleksi dua poin dan kini tertinggal 16 poin dari zona aman. Meski menunjukkan semangat di bawah pelatih baru Rob Edwards, kekalahan 2-1 dari Liverpool akhir pekan lalu menjadi kekalahan liga ke-11 secara beruntun.
Kini, kebanggaan menjadi satu-satunya motivasi tersisa, sembari menghindari rekor terburuk sepanjang sejarah Premier League yang dipegang Derby County dengan 11 poin pada musim 2007-2008.
Performa Terkini
Manchester United (Liga Inggris): Menang-Seri-Menang-Seri-Kalah-Menang
Wolverhampton Wanderers (Liga Inggris): Kalah-Kalah-Kalah-Kalah-Kalah-Kalah
Kabar Tim
Manchester United masih kehilangan sejumlah pemain akibat cedera dan tugas internasional. Bruno Fernandes dipastikan absen, sementara Mason Mount diragukan tampil setelah ditarik keluar pada babak pertama laga terakhir.
Pilihan Amorim terbatas karena Kobbie Mainoo (betis), Matthijs de Ligt (punggung), dan Harry Maguire (paha) masih menepi. Bryan Mbeumo, Amad Diallo, dan Noussair Mazraoui juga absen karena membela negara di Piala Afrika.
Formasi 3-4-2-1 masih menjadi opsi utama. Patrick Dorgu diprediksi kembali mengisi sisi kanan, mendukung Benjamin Sesko sebagai penyerang tunggal, bersama mantan pemain Wolves, Matheus Cunha.
Di kubu tamu, Wolves kehilangan Toti Gomes (hamstring) dan Emmanuel Agbadou (AFCON). Namun, Hugo Bueno telah kembali bermain saat menghadapi Liverpool.
Beberapa pemain lain seperti Rodrigo Gomes, Jean-Ricner Bellegarde, Marshall Munetsi, Daniel Bentley, dan Tawanda Chirewa juga absen. Di lini depan, Tolu Arokodare kemungkinan kembali berduet dengan talenta muda Mateus Mane, 18 tahun.
Prediksi Susunan Pemain
Manchester United (3-4-2-1): Lammens; Yoro, Heaven, Martínez; Dalot, Casemiro, Ugarte, Shaw; Dorgu, Cunha; Šeško
Wolverhampton Wanderers (3-4-3): Sa; Mosquera, S. Bueno, Krejci; Doherty, J. Gomes, Andre, H. Bueno; Hwang, Mane; Arokodare
Prediksi Skor: Manchester United 2-1 Wolverhampton Wanderers
Gol diyakini akan tercipta, mengingat lini belakang United yang belum sepenuhnya solid menghadapi pertahanan Wolves yang paling rapuh di liga.
Meski Wolves menunjukkan perkembangan, kepercayaan diri mereka terkikis oleh rentetan hasil buruk. Dengan dukungan Old Trafford, Manchester United diprediksi tetap keluar sebagai pemenang, meski dengan skuad yang semakin menipis. (*)
Editor : Niklaas Andries