Kurang dari sebulan setelah Villa menang di Birmingham, Arsenal kini menyambut laga balasan dengan status pemuncak klasemen, sementara tim tamu datang dengan rentetan kemenangan luar biasa.
Arsenal Kembali ke Jalur Kemenangan
Setelah sempat tergusur oleh Manchester City, Arsenal segera merebut kembali posisi teratas klasemen usai meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Brighton & Hove Albion akhir pekan lalu. Gol keras Martin Odegaard membuka keunggulan, sebelum Arsenal kembali diuntungkan oleh gol bunuh diri lawan.
Meski Brighton sempat memperkecil kedudukan dan membuat laga berjalan menegangkan hingga akhir, pasukan Mikel Arteta mampu mempertahankan keunggulan. Hasil tersebut menandai lima kemenangan beruntun Arsenal sejak kekalahan menyakitkan di Villa Park.
Di kandang, performa Arsenal juga sangat solid. Mereka memenangkan sembilan dari 10 laga kandang terakhir di Premier League, termasuk enam kemenangan beruntun, catatan terbaik sejak 2022.
Dengan keunggulan dua poin dari pesaing terdekat dan tiga poin atas Villa, The Gunners bisa menutup tahun 2025 di puncak klasemen jika kembali menang.
Namun, Arsenal patut waspada. Dalam lima pertemuan terakhir kontra Villa, mereka kalah tiga kali dan hanya mengoleksi empat poin.
Aston Villa Datang dengan Mental Baja
Di sisi lain, Aston Villa juga punya modal kuat. Tim asuhan Unai Emery mencatatkan delapan kemenangan beruntun di Premier League, dan 11 kemenangan berturut-turut di semua kompetisi, menyamai rekor klub yang telah bertahan lebih dari satu abad.
Villa dikenal sebagai spesialis kebangkitan. Pada laga terakhir, Ollie Watkins masuk sebagai pemain pengganti dan mencetak dua gol untuk membalikkan keadaan saat menang 2-1 atas Chelsea di Stamford Bridge. Secara keseluruhan, Villa telah mengamankan 18 poin dari posisi tertinggal musim ini, terbanyak di liga.
Menariknya, Villa juga tampil cukup baik di Emirates belakangan ini. Mereka meraih empat poin dari dua kunjungan terakhir, termasuk kemenangan 2-0 pada April 2024.
Kabar Tim
Arsenal kemungkinan melakukan rotasi mengingat padatnya jadwal. Declan Rice yang bermain sebagai bek kanan kontra Brighton bisa kembali ke lini tengah. Namun, Arteta masih kehilangan Jurrien Timber, Riccardo Calafiori, Cristhian Mosquera, dan Ben White.
Kembalinya Gabriel Magalhães memberi suntikan moral, meski belum pasti apakah ia siap tampil sejak menit awal. Eberechi Eze berpeluang tampil sebagai starter setelah mencatat kontribusi gol yang impresif dalam laga kandang melawan Villa.
Di kubu Aston Villa, Emery harus melakukan dua perubahan wajib. Matty Cash dan Boubacar Kamara terkena skorsing satu laga, dengan Amadou Onana dan Lamare Bogarde diprediksi menjadi pengganti.
Villa juga masih kehilangan Tyrone Mings, Pau Torres, dan Ross Barkley, sementara Evann Guessand memperkuat negaranya di Piala Afrika.
Prediksi Susunan Pemain
Baca Juga: Nazar Terbayar SK PPPK, Penjaga Sekolah di Banyuwangi Lari 52 Km dari Kota hingga Glenmore
Arsenal (4-3-3):
Raya; Timber, Saliba, Hincapie, Lewis-Skelly; Zubimendi, Rice, Odegaard; Saka, Gyokeres, Eze
Aston Villa (4-2-3-1): Martínez; Bogarde, Konsa, Lindelöf, Maatsen; Onana, Tielemans; McGinn, Buendía, Rogers; Watkins
Prediksi Skor: Arsenal 2-2 Aston Villa
Kedua tim menunjukkan mental baja dalam beberapa pekan terakhir dan kerap bangkit dari situasi sulit. Laga ini diprediksi berlangsung terbuka dan ketat.
Meski rekor kandang Arsenal sangat kuat, rentetan kemenangan Aston Villa membuat hasil imbang menjadi kemungkinan paling realistis, yang justru bisa menguntungkan Manchester City dalam persaingan gelar. (*)
Editor : Niklaas Andries