Kemenangan tersebut membawa The Gunners kembali ke puncak klasemen Premier League, namun diraih dengan penuh ketegangan setelah Brighton memberikan tekanan hebat di menit-menit akhir laga.
Arsenal sempat unggul nyaman berkat gol perdana Martin Odegaard musim ini serta gol bunuh diri Georginio Rutter pada babak kedua. Namun situasi berubah ketika Diego Gomez memperkecil ketertinggalan Brighton lewat gol pada menit ke-64, yang memantik kebangkitan tim tamu.
Raya Jadi Penyelamat, Arsenal Bertahan dengan Susah Payah
Brighton nyaris menyamakan skor ketika Yankuba Minteh melepaskan tembakan berbahaya pada menit ke-76. Beruntung bagi Arsenal, kiper David Raya tampil gemilang dengan penyelamatan satu tangan yang krusial untuk menjaga keunggulan timnya.
Tekanan tersebut mengingatkan publik Emirates pada beberapa laga sebelumnya, termasuk kemenangan atas Wolverhampton Wanderers dan Crystal Palace, di mana Arsenal juga harus berjuang keras hingga peluit akhir.
Arteta: Arsenal Harus Lebih Dewasa Mengelola Situasi
Dalam konferensi pers usai laga, Arteta menyoroti aspek mental timnya, khususnya setelah kebobolan gol di fase akhir pertandingan.
“Kami baru saja kebobolan di menit-menit akhir pada laga sebelumnya melawan Crystal Palace, dan kini situasinya kembali terjadi,” ujar Arteta.
“Kami harus bisa melalui momen seperti itu dengan lebih normal, menunjukkan ketenangan dan pemahaman bahwa jika kami tidak cukup efektif saat menyerang, maka kami harus sangat solid saat bertahan.”
Menurut Arteta, keinginan besar untuk menang terkadang justru membuat tim bermain terlalu berhati-hati.
“Kami semua sangat ingin menang. Kadang itu membuat kami berpikir, ‘Saya tidak ingin kehilangan apa yang sudah saya miliki’. Tapi kami harus tetap bermain untuk mencetak gol dan menunjukkan ketenangan. Seharusnya kami bisa mencetak gol ketiga.”
Masalah Cedera Tambah Kekhawatiran Arsenal
Selain evaluasi permainan, Arteta juga mengonfirmasi kabar kurang menggembirakan terkait kondisi pemain. Riccardo Calafiori mengalami masalah otot saat pemanasan jelang laga, sementara Jurriën Timber terpaksa ditarik keluar setelah mengalami masalah fisik yang muncul dalam sesi latihan pada Jumat.
Kondisi keduanya akan terus dipantau, mengingat Arsenal tengah memasuki periode padat jadwal dan persaingan gelar yang kian ketat.
Dengan kemenangan ini, Arsenal tetap menjaga momentum dalam perburuan gelar Premier League. Namun pesan Arteta jelas: ketenangan dan efektivitas di momen krusial akan menjadi pembeda utama dalam perjalanan panjang musim ini. (*)
Editor : Niklaas Andries