Pasukan Vincenzo Italiano tengah berada dalam tren kurang meyakinkan setelah gagal meraih kemenangan dalam tiga laga liga terakhir.
Meski demikian, Bologna masih unggul empat poin atas Sassuolo di klasemen sementara. Rekor pertemuan juga memihak Rossoblu, yang tak terkalahkan dalam empat duel terakhir kontra Neroverdi, memberi mereka kepercayaan diri jelang laga terakhir sebelum tahun berganti.
Performa Bologna: Dari Kandidat Kuda Hitam ke Fase Sulit
Baca Juga: La Suntu Tastio, UMKM Binaan BRI yang Angkat Tradisi Lewat Produk Tas Tenun
Kekalahan dari AC Milan di San Siro pada September lalu sempat dibalas Bologna dengan sembilan laga Serie A tanpa kekalahan, membuka peluang menjadi kuda hitam perburuan gelar. Namun, performa mereka menurun sejak awal Desember.
Kekalahan mengejutkan 1-3 di kandang sendiri, disusul hasil imbang melawan Lazio dan kekalahan dari Juventus, membuat roda mulai goyah. Bologna kemudian tampil di Piala Super Italia di Riyadh, menyingkirkan Inter Milan di semifinal sebelum kalah 0-2 dari Napoli di partai final.
Kini kembali ke Serie A, Bologna mengincar kemenangan liga pertama sejak menundukkan Udinese 3-0 pada 22 November. Dari tiga laga liga setelah itu, mereka hanya mengoleksi satu poin.
Posisi Bologna pun mulai terancam. Mereka tertinggal empat poin dari Juventus di peringkat kelima, tetapi hanya unggul tipis dari Como, Lazio, dan Atalanta, situasi yang memaksa Rossoblu mulai “melihat ke belakang”.
Sassuolo: Pendatang Kembali dengan Percaya Diri
Sassuolo, yang sempat terdegradasi dari Serie A, kembali ke kasta tertinggi dengan sikap positif. Tim asuhan Fabio Grosso kini berada di papan tengah menjelang paruh musim.
Meski kalah dari Torino di laga kandang terakhir, performa tandang Sassuolo cukup solid. Mereka bahkan mencuri perhatian lewat hasil imbang 2-2 di San Siro, dengan Armand Laurienté mencetak gol penyeimbang pada menit ke-77.
Sebanyak 11 dari 21 poin Sassuolo musim ini diraih di laga tandang, memberi harapan untuk menutup tahun dengan hasil positif. Namun, catatan pertemuan kontra Bologna masih menjadi ganjalan, karena mereka tak pernah menang dalam empat pertemuan terakhir.
Kabar Tim: Orsolini Andalan Bologna, Sassuolo Krisis Penyerang
Bologna dipastikan kehilangan Torbjorn Heggem akibat skorsing, sementara Lukasz Skorupski, Federico Bernardeschi, Remo Freuler, dan Nicolo Casale masih dibekap cedera.
Tumpuan tuan rumah ada pada Riccardo Orsolini, yang telah mencetak enam gol dan satu assist musim ini. Hanya Lautaro Martinez dan Christian Pulisic yang mencetak gol lebih banyak darinya di Serie A. Empat dari enam gol Orsolini lahir di kandang, menjadikannya ancaman utama.
Di kubu Sassuolo, Domenico Berardi dan Andrea Pinamonti berpotensi absen, dua penyerang kunci yang telah menyumbang sebagian besar gol tim. Berardi yang mencatatkan 4 gol, 3 assist dipastikan menepi karena cedera otot, sementara status Pinamonti masih diragukan.
Absennya dua mesin gol ini menjadi kerugian besar bagi Neroverdi, mengingat semua gol Pinamonti musim ini tercipta di laga tandang.
Perkiraan Susunan Pemain
Bologna (4-2-3-1): Ravaglia; Zortea, Vitik, Lucumi, Lykogiannis; Moro, Pobega; Orsolini, Fabbian, Rowe; Dallinga
Sassuolo (4-3-3): Muric; Walukiewicz, Izdes, Muharemovic, Doig; Thorstvedt, Matic, Kone; Volpato, Cheddira, Lauriente
Prediksi Skor: Bologna 2-1 Sassuolo
Dengan absennya dua penyerang utama Sassuolo, Bologna memiliki peluang besar untuk mengamankan tiga poin di hadapan pendukung sendiri. Jika mampu memaksimalkan keunggulan kandang, Rossoblu berpeluang meraih kemenangan ketiga dalam lima pertemuan terakhir dan menutup 2025 dengan senyum. (*)
Editor : Niklaas Andries