Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Langkah Berani Amorim Berbuah Manis! Rahasia Kemenangan Tipis Manchester United atas Newcastle

Niklaas Andries • Minggu, 28 Desember 2025 | 18:28 WIB

TERTEKAN: Hasil mengecewakan Manchester United kian membuat Ruben Amorim dalam tekanan
TERTEKAN: Hasil mengecewakan Manchester United kian membuat Ruben Amorim dalam tekanan
RADARBANYUWANGI.ID - Pelatih kepala Manchester United, Ruben Amorim, membuat gebrakan taktis yang menjadi kunci kemenangan 1-0 atas Newcastle United pada laga Boxing Day. Dalam kondisi pincang tanpa Bruno Fernandes, Amad Diallo, dan Bryan Mbeumo, Amorim berani meninggalkan skema favoritnya demi stabilitas tim.

Dari Tiga Bek ke Empat Bek

Amorim sebelumnya dikenal sangat setia pada sistem tiga bek, bahkan sempat berseloroh bahwa “bahkan Paus sekalipun” tak bisa membuatnya mengubah skema tersebut. Namun, pada laga kontra Newcastle, prinsip itu akhirnya ditanggalkan.

Manchester United memulai pertandingan dengan empat bek, sebuah kejutan besar, dengan Patrick Dorgu dipindahkan dari posisi wing-back kiri ke peran lebih menyerang di sisi kanan.

Keputusan ini terbukti jitu. Dorgu mencetak gol voli spektakuler, sekaligus gol pertamanya bersama Man United. Lebih dari itu, perubahan sistem membuat lini belakang Setan Merah tampil jauh lebih disiplin, sebuah aspek yang hilang dalam beberapa pekan terakhir.

Respons atas Lini Belakang Rapuh

Kebobolan enam gol dalam dua laga sebelumnya, imbang 4-4 kontra Bournemouth dan kalah 1-2 dari Aston Villa, memaksa Amorim mengambil pendekatan lebih pragmatis.

Absennya Harry Maguire dan Matthijs de Ligt karena cedera semakin memperkuat alasan perubahan sistem. Hasilnya, United sukses mengakhiri tiga laga kandang tanpa kemenangan lewat performa penuh determinasi.

Ketiadaan Fernandes, Mbeumo, dan Amad, yang sebelumnya telah menciptakan 105 peluang Liga Inggris musim ini, membuat pendekatan defensif menjadi pilihan paling realistis.

Kunci Kemenangan dan Peran Pemain Muda

Amorim menurunkan empat bek awal: Diogo Dalot, Ayden Heaven, Lisandro Martinez (kapten), dan Luke Shaw. Sorotan utama tertuju pada Ayden Heaven, bek berusia 19 tahun yang tampil luar biasa dengan delapan sapuan, terbanyak di laga tersebut.

United hanya mencatat clean sheet kedua musim ini, sebuah pencapaian penting mengingat tekanan yang terus diberikan Newcastle.

Menjelang akhir laga, Amorim bahkan mempertebal pertahanan menjadi lima hingga enam bek, dengan Dorgu kembali menjalankan peran ala wing-back. Fleksibilitas ini memperlihatkan kecerdasan taktis sang pelatih.

Dorgu, Senjata Baru di Lini Serang

Penampilan Dorgu di sisi kanan menjadi kejutan menyenangkan. Ia tak hanya mencetak gol penentu, tetapi juga menunjukkan kemampuan memotong ke dalam dengan kaki kiri, memberi dimensi baru bagi serangan United.

Dengan dua kontribusi gol dalam dua laga terakhir, pemain berusia 21 tahun itu berpotensi menjadi solusi saat Mbeumo dan Amad kembali dari Piala Afrika.

Kedewasaan Tim Muda Man United

Amorim juga patut diapresiasi atas keberaniannya memainkan pemain muda. Jack Fletcher (18 tahun) masuk menggantikan Mason Mount, sementara Tyler Fredricson (20 tahun) diturunkan di menit akhir.

Pelatih asal Portugal itu menegaskan pentingnya kebersamaan tim, terutama dalam situasi sulit.

“Kami harus menderita bersama. Pemain senior membantu pemain muda memahami arti berjuang sebagai satu tim. Semua orang bermain, bahkan yang tidak berada di lapangan,” ujar Amorim.

Pertandingan Berikutnya

Dengan Wolverhampton Wanderers yang terpuruk di dasar klasemen akan bertandang ke Old Trafford pada Selasa mendatang, Amorim berpeluang menyempurnakan sistem barunya.

Jika performa solid ini berlanjut, perubahan taktis pada Boxing Day bisa menjadi titik balik musim Manchester United, baik dari sisi pertahanan maupun efektivitas serangan. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#manchester united #newcastle united #Ruben Amorim #Patrick dorgu