Kedua tim sama-sama bertekad menghindari kekalahan ketiga secara beruntun di Premier League. Crystal Palace baru saja tersingkir secara menyakitkan dari Piala Liga Inggris setelah kalah adu penalti dari Arsenal.
Di sisi lain, Tottenham Hotspur datang dengan luka yang tak kalah dalam usai tumbang 2-1 dari Liverpool, meski sempat memberikan perlawanan sengit walau bermain dengan sembilan pemain.
Kondisi Terkini Crystal Palace
Musim lalu, pasukan Oliver Glasner mencatat sejarah dengan mengangkat trofi Piala FA di Wembley, namun langkah mereka kembali ke stadion ikonik tersebut musim ini terhenti secara dramatis.
Palace tampil heroik dengan menahan Arsenal 1-1 di waktu normal, meski akhirnya kalah dalam adu penalti. Malam kelam itu ditutup oleh Maxence Lacroix, yang selain mencetak gol bunuh diri juga gagal mengeksekusi penalti penentuan.
Kini, Palace dapat sepenuhnya mengalihkan fokus ke Liga Inggris. Dua kekalahan beruntun dari Manchester City dan Leeds United membuat The Eagles terlempar dari zona Eropa. Dalam dua laga tersebut, Palace hanya mencetak satu gol dan kebobolan tujuh kali.
Catatan tanpa kemenangan Palace kini mencapai empat pertandingan di semua kompetisi, dengan lini pertahanan kebobolan 10 gol, sebuah sinyal bahaya jelang laga derby.
Meski begitu, Palace dikenal kerap tampil kuat di penghujung tahun. Mereka selalu memenangkan laga liga terakhir pada tahun kalender sejak 2021 hingga 2024, dan kini membidik rekor lima musim beruntun.
Tottenham dalam Tekanan
Tottenham terakhir kali kalah di laga penutup tahun pada 2018. Namun, kondisi terkini membuat pendukung The Lilywhites datang ke Selhurst Park dengan harapan yang terbatas.
Kekalahan dari Liverpool menjadi kekalahan keempat Spurs dalam enam laga liga terakhir, sekaligus memicu spekulasi soal masa depan sang pelatih Thomas Frank. Meski sebagian suporter mulai kehilangan kesabaran, manajemen klub masih memberikan dukungan kepadanya.
Tottenham saat ini tertahan di peringkat ke-14, dan performa tandang mereka sangat mengkhawatirkan, empat kalah dan satu imbang dari lima laga tandang terakhir, dengan total 18 kali kebobolan, rata-rata satu gol setiap 25 menit.
Lebih buruk lagi, Spurs kalah dua kali dari Palace musim lalu tanpa mencetak satu gol pun, dan kini terancam menelan kekalahan beruntun di Selhurst Park untuk pertama kalinya sepanjang sejarah Premier League.
Performa Terakhir
Crystal Palace (Liga Inggris): Menang-Kalah-Menang-Menang-Kalah-Kalah
Crystal Palace (Semua Kompetisi): Menang-Menang-Kalah-Seri-Kalah-Kalah
Tottenham Hotspur (Liga Inggris): Kalah-Kalah-Seri-Menang-Kalah-Kalah
Tottenham Hotspur (Semua Kompetisi): Kalah-Seri-Menang-Menang-Kalah-Kalah
Berita Tim
Crystal Palace mendapat sedikit harapan setelah Chris Richards yang sempat mengalami cedera kaki masih berpeluang tampil. Eddie Nketiah juga diragukan namun berpotensi masuk skuad.
Namun, Palace dipastikan kehilangan Ismaila Sarr, Daniel Munoz, Daichi Kamada, Cheick Doucoure, Chadi Riad, dan Caleb Kporha. Jean-Philippe Mateta masih bermasalah dengan lutut, tetapi diperkirakan tetap menjadi starter, mengingat performanya yang konsisten.
Dari kubu Tottenham, Xavi Simons mulai menjalani larangan tiga pertandingan, sementara Cristian Romero diskors dan terancam hukuman tambahan. Kevin Danso diprediksi menggantikannya di lini belakang.
Sejumlah pemain masih absen karena cedera, termasuk Dominic Solanke, James Maddison, Kulusevski, dan Destiny Udogie, serta duo AFCON Pape Sarr dan Yves Bissouma.
Perkiraan Susunan Pemain
Crystal Palace (3-4-2-1): Henderson; Canvot, Lacroix, Guehi; Clyne, Wharton, Hughes, Mitchell; Pino, Devenny; Mateta
Tottenham Hotspur (4-2-3-1): Vicario; Porro, Danso, Van de Ven, Spence; Gray, Bentancur; Kudus, Bergvall, Kolo Muani; Richarlison
Prediksi Skor: Crystal Palace 2-2 Tottenham Hotspur
Kedua tim sebenarnya menunjukkan semangat juang tinggi di laga terakhir masing-masing. Palace tampil solid meski kelelahan, sementara Tottenham yang bermain dengan sembilan orang tetap merepotkan Liverpool.
Absennya Romero dan Simons memang melemahkan Spurs, tetapi pertahanan Palace juga sedang rapuh. Dengan kondisi tersebut, hasil imbang dengan banyak gol menjadi skenario yang paling masuk akal dalam derbi London kali ini. (*)
Editor : Niklaas Andries