Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Gunung Semeru Lumajang Erupsi, Warga Diminta Patuhi Zona Aman

Lugas Rumpakaadi • Sabtu, 27 Desember 2025 | 13:33 WIB
Gunung Semeru kembali erupsi di Lumajang.
Gunung Semeru kembali erupsi di Lumajang.

RADARBANYUWANGI.ID - Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Jumat, 26 Desember 2025.

Meski aktivitas vulkanik meningkat, pihak berwenang menyatakan kondisi masih relatif aman dan terus dalam pemantauan intensif.

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) melalui Badan Geologi dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), pengamatan dilakukan di Pos Gunung Sawur, Lumajang, pada periode pukul 12.00 hingga 18.00 WIB.

Kondisi Cuaca dan Visual Gunung Semeru

Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) terpantau berada dalam kondisi cuaca berawan hingga mendung.

Angin bertiup lemah hingga kencang ke arah timur laut dan timur, dengan suhu udara berkisar antara 23 hingga 26 derajat Celsius.

Secara visual, gunung tertutup kabut dengan intensitas bervariasi dari level 0 hingga III. Asap kawah tidak teramati secara jelas.

Namun, tercatat dua kali letusan dengan tinggi kolom abu sekitar 500 hingga 900 meter di atas puncak.

Kolom abu berwarna kelabu hingga hitam tebal dan condong ke arah timur laut.

Aktivitas Kegempaan Meningkat

PVMBG mencatat sebanyak 26 kali gempa letusan dengan amplitudo 11–22 mm dan durasi 63–108 detik.

Selain itu, terdeteksi dua kali gempa guguran dengan amplitudo 1–2 mm dan durasi 38–40 detik.

Aktivitas hembusan tercatat sebanyak sembilan kali dengan amplitudo 2–7 mm dan durasi 35–62 detik.

Terdapat pula satu gempa tektonik jauh dengan amplitudo 30 mm dan durasi 48 detik.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, menjelaskan bahwa erupsi tertinggi terjadi pada pukul 15.27 WIB dengan kolom letusan mencapai sekitar 900 meter di atas puncak atau setara 4.576 mdpl.

Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 108 detik.

Status Gunung dan Imbauan Resmi

Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Isnugroho, menegaskan bahwa status Gunung Semeru saat ini masih berada pada Level III atau Siaga.

Masyarakat diminta tetap tenang dan mengikuti rekomendasi resmi dari PVMBG.

“Masyarakat tidak diperkenankan melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak,” ujarnya.

Selain itu, warga juga dilarang beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer.

Aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru juga tidak diperbolehkan karena rawan lontaran batu pijar.

Kewaspadaan Tetap Diperlukan

PVMBG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, serta lahar di sepanjang aliran sungai dan lembah yang berhulu di Gunung Semeru.

Wilayah yang perlu perhatian khusus meliputi Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak-anak sungai di sekitarnya.

Hingga saat ini, petugas terus melakukan pemantauan secara intensif guna memastikan keselamatan masyarakat di sekitar Gunung Semeru.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Erupsi #lumajang #siaga level III #gunung semeru