Sepanjang sejarah pertemuan di kasta tertinggi, Lecce belum pernah mencetak gol maupun meraih poin melawan Como. Musim lalu, mereka menelan dua kekalahan telak dengan agregat 0-5, sebuah catatan yang ingin segera dihapus akhir pekan ini.
Lecce Mulai Bangkit, Via del Mare Jadi Kekuatan
Lecce kembali ke kandang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan krusial pada laga terakhir Serie A. Kemenangan tipis 1-0 atas sesama tim papan bawah, Pisa, menjadi kemenangan kedua mereka dalam tiga pertandingan terakhir, periode paling produktif Lecce sejauh musim ini.
Hasil tersebut membuka jarak empat poin dari zona degradasi, memberikan napas lega sekaligus dorongan moral jelang fase krusial musim. Meski demikian, konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah utama. Lecce sudah tiga kali gagal melanjutkan hasil positif dengan kemenangan beruntun di liga.
Dua di antaranya bahkan berakhir dengan hasil imbang tanpa gol di kandang melawan Sassuolo dan Verona, hasil yang menahan laju mereka. Karena itu, laga melawan Como menjadi kesempatan penting untuk menunjukkan progres nyata.
Kabar baiknya, performa Lecce di Via del Mare menunjukkan tren positif. Mereka menang dalam dua laga kandang terakhir dan tak terkalahkan dalam tiga pertandingan kandang beruntun, mengoleksi tujuh poin dari sembilan yang tersedia.
Tiga kemenangan kandang beruntun di Serie A akan menjadi pencapaian langka, terakhir kali terjadi pada September 2023.
Como Tersendat, Produktivitas Tandang Menurun
Baca Juga: Khutbah Jumat: Memperbanyak Amal Saleh di Bulan Rajab
Di sisi lain, Como secara historis kerap menyulitkan Lecce. Dalam satu dekade terakhir, mereka hanya sekali kalah dari Giallorossi, termasuk dua kemenangan tanpa kebobolan pada pertemuan pertama di Serie A musim lalu.
Namun, situasi Como kini berbeda. Tim asuhan Cesc Fabregas datang ke Italia selatan setelah dua kekalahan beruntun tanpa mencetak gol, yang membuat mereka terlempar dari enam besar klasemen.
Kekalahan dari Inter Milan dan AS Roma memang menyisakan sisi positif, tetapi Fabregas tentu ingin menghentikan tren negatif sebelum berkembang menjadi krisis. Masalah lain adalah performa tandang yang kurang meyakinkan: hanya satu kemenangan dari enam laga tandang terakhir di liga.
Lebih mengkhawatirkan, Como gagal mencetak gol dalam empat dari enam laga tandang tersebut. Ketumpulan ini membuat mereka tertinggal enam poin dari empat besar jelang pekan ini.
Performa Terkini
Lecce (Serie A): Menang-Kalah-Menang-Kalah-Seri-Menang
Como (Serie A): Kalah-Kalah-Menang-Menang-Seri-Seri
Kabar Tim
Lecce
1. Cedera: Gaby Jean, Filip Marchwinski, Balthazar Pierret
2. Medon Berisha cedera dan ditarik keluar cepat kontra Pisa
3. Absen Piala Afrika: Kialonda Gaspar, Lassana Coulibaly, Lameck Banda
4. Nikola Stulic, pencetak gol dari bangku cadangan pada laga terakhir, berpeluang jadi starter
Como
1. Cedera: Assane Diao, Alberto Dossena, Alvaro Morata, Edoardo Goldaniga
2. Diragukan tampil: Jayden Addai, Sergi Roberto, Maxence Caqueret
3. Nico Paz menjadi tumpuan utama, terlibat langsung dalam 10 gol Como musim ini
Prediksi Skor: Lecce 1-1 Como
Lecce datang dengan kepercayaan diri tinggi, terutama berkat performa solid di Via del Mare. Sementara itu, Como sedang kesulitan saat bermain tandang.
Meski begitu, kualitas individu tim tamu masih cukup untuk memberi perlawanan sengit. Hasil imbang tampak menjadi skenario paling realistis. (*)
Editor : Niklaas Andries