Sementara tuan rumah mulai menemukan kembali konsistensi, tim tamu justru berada dalam situasi genting setelah hanya meraih satu kemenangan dalam 12 laga terakhir.
Performa Menanjak Torino, Cagliari Masih Terpuruk
Torino baru saja mengakhiri rentetan enam pertandingan tanpa kemenangan usai menundukkan Cremonese di kandang sendiri. Momentum tersebut berlanjut pekan lalu ketika mereka bertandang ke Reggio Emilia dan menaklukkan Sassuolo dengan skor tipis 1-0.
Gol kemenangan dicetak Nikola Vlasic, yang kini selalu mencetak gol dalam tiga pertandingan beruntun. Meski kemenangan tandang tersebut belum mengangkat Torino dari peringkat ke-13, skuad asuhan Marco Baroni kini hanya terpaut satu poin dari posisi 10 besar.
Di bawah arahan Baroni, performa Torino kerap sulit diprediksi. Mereka telah kebobolan 26 gol di Serie A, namun di sisi lain mencatat tujuh clean sheet, terbanyak di antara tim papan bawah liga.
Pada laga terakhir mereka di tahun ini, Il Granata berambisi mengulang kemenangan kandang musim lalu atas Cagliari dengan skor 2-0, saat Che Adams memborong dua gol.
Cagliari Mencari Kemenangan Tandang Perdana Sejak September
Di kubu tamu, Cagliari datang ke Turin dengan tekanan besar. Sebelum bertolak ke utara, klub asal Sardinia ini hanya mencatat satu kemenangan dalam 12 laga liga, yakni kemenangan mengejutkan 1-0 atas AS Roma.
Setelah kalah 1-2 dari Atalanta pada laga tandang terakhir, Cagliari kembali ke kandang dan bermain imbang 2-2 kontra Pisa, sesama penghuni papan bawah. Meski sempat bangkit dari ketertinggalan lewat gol Michael Folorunsho dan Semih Kilicsoy, keunggulan gagal dipertahankan.
Hasil tersebut membuat pasukan Fabio Pisacane tetap tertahan di peringkat ke-15, hanya sedikit di atas zona degradasi. Kini, Rossoblu mengincar kemenangan tandang pertama sejak September dalam laga penutup kalender 2025.
Performa Terkini
Torino (Serie A): Seri-Kalah-Kalah-Kalah-Menang-Menang-Menang
Cagliari (Serie A): Seri-Seri-Kalah-Menang-Kalah-Seri
Cagliari (semua kompetisi): Seri-Kalah-Kalah-menang-Kalah-Seri
Kabar Tim
Torino mendapat kabar positif jelang laga ini. Meski bek Saul Coco dan Adam Masina tengah memperkuat negaranya di Piala Afrika, skuad tuan rumah relatif bebas cedera.
Hanya Perr Schuurs, yang sudah absen panjang, masih belum tersedia. Baroni kemungkinan besar akan mempertahankan susunan pemain yang mengalahkan Sassuolo.
Namun, sang pelatih memiliki dilema di lini depan. Top skor tim Che Adams dan Duvan Zapata harus bersaing dengan Giovanni Simeone yang kini telah pulih sepenuhnya.
Sebaliknya, Cagliari kehilangan sejumlah pemain kunci seperti Andrea Belotti, Mattia Felici, dan Folorunsho. Ze Pedro juga masih cedera, sementara Zito Luvumbo membela Angola di Piala Afrika.
Kabar baiknya, Gennaro Borrelli diperkirakan pulih dari cedera engkel dan berpeluang menggantikan Kilicsoy di lini depan. Absennya Folorunsho juga membuka peluang bagi Matteo Prati untuk tampil di lini tengah.
Perkiraan Susunan Pemain
Torino: Paleari; Tameze, Maripan, Ismajli; Pedersen, Gineitis, Asllani, Vlasic, Lazaro; Adams, Zapata
Cagliari: Caprile; Zappa, Mina, Luperto; Palestra, Adopo, Deiola, Prati, Obert; Esposito, Borrelli
Prediksi Skor: Torino 2-0 Cagliari
Torino tampil meyakinkan sepanjang Desember dan berhasil bangkit usai kegagalan memanfaatkan peluang melawan AC Milan. Mengingat Cagliari kerap tampil buruk saat bermain tandang,
Torino berpeluang besar menutup tahun 2025 dengan tiga kemenangan beruntun sekaligus tiga clean sheet berturut-turut. (*)
Editor : Niklaas Andries