Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bursa Transfer Women Super League 2026 Dibuka! Inilah PR Besar Setiap Klub Demi Kejar Target Musim Ini

Niklaas Andries • Rabu, 24 Desember 2025 | 14:29 WIB

TERTINGGAL: Manchester United memaksakan hasil imbang dengan Spurs di ajang Women Super League
TERTINGGAL: Manchester United memaksakan hasil imbang dengan Spurs di ajang Women Super League
RADARBANYUWANGI.ID - Bursa transfer musim dingin Women Super League (WSL) 2026 resmi dibuka pada 2 Januari dan akan ditutup pada 3 Februari. Paruh kedua musim akan kembali bergulir pada 10 Januari, dengan Manchester City memimpin klasemen sementara unggul enam poin.

Sementara itu, Chelsea, Arsenal, dan Manchester United masih punya pekerjaan rumah besar untuk mengejar ketertinggalan.

Berikut rangkuman kebutuhan dan target transfer masing-masing klub WSL saat jendela transfer dibuka.

Manchester City

City menikmati awal musim terbaik mereka dan relatif tak perlu banyak perubahan. Pelatih anyar Andree Jeglertz kemungkinan hanya mencari gelandang bertahan sebagai pelapis Yui Hasegawa.

Fokus utama justru ada di luar lapangan, memperpanjang kontrak Khadija “Bunny” Shaw, mesin gol tim yang kontraknya habis musim panas nanti. City sebelumnya sudah mengikat Hasegawa, Alex Greenwood, dan Lauren Hemp.

Chelsea

Chelsea memiliki kedalaman skuad yang sangat kuat. Prioritas utama adalah memperpanjang kontrak pemain kunci seperti Lucy Bronze, Sam Kerr, dan Aggie Beever-Jones.

Cedera memang menghantam beberapa pemain, tetapi The Blues tak diperkirakan aktif belanja. Klub justru fokus meminjamkan pemain muda demi pengembangan jangka panjang.

Arsenal

Juara Eropa ini menghadapi jendela transfer krusial. Dengan selisih delapan poin dari City dan agenda Liga Champions, Arsenal membutuhkan kiper pelapis, bek kanan, bek tengah muda, serta kedalaman lini tengah.

Masalah lain adalah usia rata-rata XI tertinggi di WSL dan potensi eksodus pemain musim panas nanti. Masa depan pelatih Renee Slegers juga masih belum pasti.

Manchester United

United sangat membutuhkan kedalaman skuad, terutama di bek tengah. Hanya tiga opsi tersedia, sementara mereka masih bersaing di Liga Champions dan WSL.

Nama Lea Schüller dan Hanna Lundkvist dikaitkan, tetapi United juga perlu meremajakan skuad dan menghindari transfer darurat.

Tottenham Hotspur

Spurs bergerak cepat dengan merekrut talenta Norwegia Signe Gaupset. Klub membutuhkan kedalaman tambahan, terutama di sayap menyusul cedera ACL Jessica Naz.
Tottenham juga membuka peluang peminjaman Maika Hamano dari Chelsea.

London City Lionesses

Promosi ke WSL langsung diwarnai gejolak setelah pemecatan Jocelyn Precheur. Klub kini membutuhkan pelatih baru, kiper, serta pemain muda untuk menyeimbangkan skuad yang cukup senior.

Brighton & Hove Albion

Brighton membutuhkan penyerang setelah Michelle Agyemang cedera ACL. Tambahan kreativitas di lini depan dan kedalaman pertahanan juga jadi prioritas demi bertahan di papan tengah.

Aston Villa

Villa memerlukan penyerang tajam untuk mendampingi Rachel Daly, serta bek serba bisa. Klub juga berencana membangun tim di sekitar talenta muda Lucia Kendall, dengan tambahan pengalaman di ruang ganti.

Leicester City

Leicester menghadapi krisis produktivitas. Tambahan winger, striker, dan gelandang kreatif menjadi kebutuhan mendesak. Dengan anggaran terbatas, mereka akan mengandalkan pemain bebas transfer dan skema pinjaman.

Everton

Everton membutuhkan kreativitas dan pelapis lini belakang. Jika Kelly Gago hengkang, The Toffees harus segera mencari pengganti. Memindahkan Ruby Mace kembali ke posisi aslinya di gelandang bertahan juga jadi target.

West Ham United

Di bawah pelatih baru Rita Guarino, West Ham perlu dua bek tengah berpengalaman, striker, dan gelandang box-to-box untuk menjauh dari zona degradasi.

Liverpool

Situasi Liverpool paling genting. Tanpa rekrutan signifikan musim panas lalu dan dilanda cedera ACL, The Reds kini berada di dasar klasemen. Meski tak ada degradasi langsung musim ini, nasib Liverpool bertahan di WSL akan sangat ditentukan oleh aktivitas transfer Januari. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#kejar target #women super league #bursa transfer