Amorim kehilangan beberapa opsi penting setelah Bryan Mbeumo, Amad Diallo, dan Noussair Mazraoui membela negara masing-masing di AFCON 2025.
Situasi semakin pelik dengan daftar cedera yang terus bertambah, termasuk Matthijs de Ligt, Harry Maguire, Bruno Fernandes, dan Kobbie Mainoo.
Kondisi tersebut memaksa Amorim mengambil langkah darurat saat Manchester United takluk 1-2 dari Aston Villa pada Minggu lalu.
Pelatih asal Portugal itu memberikan debut senior kepada dua pemain muda berusia 18 tahun, Jack Fletcher dan Shea Lacey, serta memainkan bek Lisandro Martínez sebagai gelandang dadakan di babak kedua.
Di tengah situasi itu, Joshua Zirkzee, yang kesulitan mendapatkan menit bermain reguler musim ini, menjadi incaran beberapa klub, termasuk West Ham United dan AS Roma.
AC Milan juga sempat memantau penyerang asal Belanda tersebut sebelum akhirnya mengalihkan fokus ke striker West Ham, Niclas Fullkrug.
Meski demikian, sumber ESPN mengungkapkan bahwa Manchester United belum menerima pendekatan resmi antarklub untuk Zirkzee.
Penyerang berusia 24 tahun itu saat ini dipatok dengan nilai sekitar £30,5 juta atau sekitar Rp900 miliar oleh Setan Merah dan siap mempertimbangkan setiap tawaran yang masuk pada Januari.
Zirkzee menyadari pentingnya bermain secara konsisten demi mengamankan tempat di tim nasional Belanda menjelang Piala Dunia musim panas mendatang.
Namun, di sisi lain, United menilai skuad mereka sudah terlalu tipis dan telah menegaskan kepada Zirkzee serta agennya bahwa ia tetap menjadi bagian penting dari rencana Amorim, meski tidak selalu masuk dalam starting XI.
Selain membahas Zirkzee, Manchester United juga masih berada dalam perburuan winger Bournemouth, Antoine Semenyo. Pemain berusia 25 tahun itu memiliki klausul rilis senilai £65 juta yang berlaku pada 10 hari pertama bursa transfer Januari.
Semenyo juga diminati Manchester City, dan klub-klub peminat masih menunggu sinyal pilihan sang pemain sebelum mengajukan pendekatan resmi ke Bournemouth.
Meski klausul rilisnya akan kembali aktif pada musim panas dengan nilai lebih rendah, terdapat keyakinan kuat bahwa Semenyo siap meninggalkan Vitality Stadium pada Januari ini.
Situasi ini membuat Manchester United harus berhitung cermat di bursa transfer, menyeimbangkan kebutuhan skuad jangka pendek dengan rencana jangka panjang Amorim di Old Trafford. (*)
Editor : Niklaas Andries