Bek kanan United, Diogo Dalot, menyebut cedera yang dialami kompatriotnya itu sebagai pukulan besar bagi tim, di tengah ketidakpastian mengenai durasi pemulihan sang gelandang.
Bruno Fernandes, yang kini berusia 31 tahun, tampil konsisten sepanjang musim dengan selalu menjadi starter di setiap laga Premier League Manchester United. Ia telah menyumbangkan lima gol dan tujuh assist, menjadikannya figur sentral dalam permainan Setan Merah.
Namun, kontribusi tersebut terancam terhenti sementara setelah Fernandes mengalami cedera jaringan lunak yang memaksanya ditarik keluar pada jeda babak pertama saat United takluk 1-2 dari Aston Villa di Villa Park, Minggu lalu.
Pelatih Ruben Amorim mengakui sang kapten kemungkinan akan absen “untuk beberapa waktu”.
“Ini pukulan besar,” ujar Dalot.
“Kami belum tahu seberapa parah cederanya, tetapi jika Bruno sampai harus keluar dari pertandingan, itu menunjukkan betapa serius situasinya. Semua orang tahu dia pemain yang sangat kuat.”
Dalot sempat mengenakan ban kapten setelah Fernandes ditarik keluar. Ia mengungkapkan kekecewaan tim atas cedera tersebut, meski tetap mengapresiasi upaya rekan-rekannya menjaga permainan.
“Kami tentu sedih ketika Bruno harus keluar. Namun, kami mencoba bertahan di dalam pertandingan, mencari cara bermain, dan menciptakan peluang. Saya rasa kami masih punya cukup peluang untuk mencetak lebih banyak gol,” ujar Dalot.
“Kami berharap cederanya tidak terlalu parah agar Bruno bisa kembali memperkuat tim di pertandingan-pertandingan berikutnya,” tambahnya.
Meski diagnosis lengkap belum diumumkan, Ruben Amorim telah memastikan Bruno Fernandes tidak akan tampil pada laga Boxing Day melawan Newcastle United. Situasi ini semakin diperparah dengan absennya Kobbie Mainoo, yang mengalami cedera betis saat sesi latihan pada Sabtu.
Dengan kondisi tersebut, Manchester United berpotensi kehilangan hingga tujuh pemain tim utama pada laga berikutnya. Amad Diallo, Bryan Mbeumo, dan Noussair Mazraoui tengah memperkuat negaranya masing-masing di Piala Afrika, sementara Matthijs de Ligt dan Harry Maguire juga absen dalam beberapa pertandingan terakhir.
Krisis pemain ini memaksa Amorim memberikan kesempatan kepada para pemain muda akademi. Jack Fletcher, putra legenda klub Darren Fletcher, dan Shea Lacey mencatatkan debut senior mereka saat menghadapi Aston Villa. Sejumlah talenta muda lain juga disebut siap menunggu kesempatan.
“Ini adalah momen yang tepat,” kata Dalot.
“Dengan banyaknya pemain yang absen, ini menjadi peluang bagi mereka yang belum banyak mendapat kesempatan untuk tampil dan membuktikan bahwa mereka layak mendapatkan menit bermain lebih.”
“Saya sangat senang mereka bisa menjalani debut, dan semoga di pertandingan selanjutnya mereka tetap tersedia dan mampu membantu tim,” lanjutnya.
Manchester United memasuki periode Natal dengan menempati peringkat ketujuh klasemen sementara Premier League. Sementara itu, Aston Villa berada di posisi ketiga, hanya terpaut tiga poin dari pemuncak klasemen Arsenal, setelah mencatatkan kemenangan ke-10 secara beruntun di semua kompetisi.
Morgan Rogers menjadi bintang kemenangan Villa pada laga tersebut. Ia kembali mencetak dua gol, menyusul performa gemilangnya pekan lalu saat mencetak dua gol ke gawang West Ham, sekaligus memastikan kemenangan tim asuhan Unai Emery.
“Saya merasa sedang bermain di level terbaik sepanjang karier saya,” ujar Rogers.
“Kepercayaan diri saya sangat tinggi, begitu juga dengan seluruh tim. Ini adalah level kepercayaan diri tertinggi sejak saya bergabung.”
“Ketika tim tampil baik secara kolektif, performa individu juga akan meningkat. Kami saling percaya, pelatih percaya pada kami, dan setiap pertandingan kami turun ke lapangan dengan keyakinan bisa meraih kemenangan,” pungkasnya. (*)
Editor : Niklaas Andries